KAI Perkenalkan Lokomotif Hasil Reverse Engineering dalam Jambore IRCC di Balai Yasa Yogyakarta - Koran Mandalika

KAI Perkenalkan Lokomotif Hasil Reverse Engineering dalam Jambore IRCC di Balai Yasa Yogyakarta

Sabtu, 19 Juli 2025 - 15:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkenalkan lokomotif hasil reverse engineering dalam rangkaian kegiatan Jambore Indonesian Railways Cyclist Community (IRCC) yang digelar di Balai Yasa Yogyakarta pada Sabtu, 19 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam memperbarui dan memodernisasi sarana perkeretaapian untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional.

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI John Robertho menyampaikan bahwa inovasi dalam dunia transportasi merupakan langkah strategis yang tidak dapat dihindari untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

“Keberhasilan program reverse engineering ini merupakan hasil dari inovasi Insan KAI di Balai Yasa Yogyakarta yang terus berinovasi dan bertransformasi. Melalui upaya ini, kami berharap dapat menghadirkan layanan kereta api yang lebih andal, efisien, dan tentunya aman bagi seluruh pelanggan,” ujar John.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokomotif yang direverse adalah lokomotif legendaris CC 201 89 16, yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia sejak era 1980-an. Namun, seiring berjalannya waktu, performanya menurun akibat faktor usia. Oleh karena itu, KAI melakukan pembaruan menyeluruh untuk mengembalikan sekaligus meningkatkan kinerja lokomotif agar sesuai dengan kebutuhan operasional masa kini.

Baca Juga :  PT Akulaku Finance Indonesia Raih Dua Penghargaan Bergengsi Di 15th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa salah satu elemen utama dalam reverse engineering ini adalah penerapan sistem Medha Excitation Propulsion (MEP) berbasis mikroprosesor. Teknologi ini menggantikan sistem eksitasi konvensional yang bersifat elektro-mekanis dan telah berusia puluhan tahun.

“MEP memberikan daya hingga 2.100 HP dengan respons tenaga yang lebih cepat serta sistem kontrol yang lebih presisi. Teknologi ini juga terbukti lebih efisien dalam memaksimalkan energi sehingga berdampak langsung pada penghematan bahan bakar dan biaya operasional,” jelas Anne.

Proses reverse ini juga mencakup penggantian generator DC lama dengan alternator, yang menghasilkan tegangan lebih stabil meskipun kecepatan mesin berubah-ubah. Sistem ini terbukti lebih hemat energi, lebih minim perawatan, dan meningkatkan performa lokomotif di berbagai kondisi medan dan beban.

Teknologi MEP turut dilengkapi TFT Display yang memungkinkan pemantauan real-time terhadap parameter penting seperti tegangan, arus, tekanan udara sistem pengereman, dan lainnya. Fitur ini memungkinkan teknisi untuk melakukan diagnosis daring (online monitoring), mempercepat proses perawatan, dan mengurangi potensi gangguan layanan.

Seluruh proses reverse engineering ini dilakukan oleh tenaga ahli KAI di Balai Yasa Yogyakarta. Setelah selesai, lokomotif telah melewati uji performa dan keselamatan sesuai dengan standar tinggi yang berlaku. Hasil uji menunjukkan performa lokomotif sangat baik dan siap mendukung operasional angkutan penumpang maupun barang.

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Tumbuh Bersama Masyarakat, Hadirkan Manfaat Berkelanjutan

Dengan keberhasilan inisiatif ini, KAI berencana untuk memperluas implementasi teknologi MEP ke lokomotif lainnya secara bertahap. Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan biaya pemeliharaan serta meningkatkan keandalan dan produktivitas sarana.

Selain program reverse engineering, KAI juga tengah memperkuat sarana dengan mendatangkan 54 unit lokomotif baru tipe CC 205 produksi Progress Rail – Caterpillar Company dari Amerika Serikat. Lokomotif ini dirancang untuk mendukung angkutan batu bara dan logistik di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung, serta memperkuat konektivitas logistik nasional hingga 2029.

“Sebanyak 13 unit pertama lokomotif CC 205 telah tiba di Pelabuhan Panjang, Lampung, pada Minggu, 13 Juli 2025, dan saat ini tengah menjalani uji performa untuk memastikan kualitas dan keandalannya sebelum masuk layanan operasional,” tambah Anne.

Melalui strategi inovatif yang mengombinasikan reverse engineering terhadap sarana eksisting dan pengadaan sarana baru, KAI terus mendorong transformasi layanan perkeretaapian nasional yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Photogrammetry Drone: Mengubah Foto Udara Menjadi Peta dan Model 3D yang Akurat
Dupoin Futures Resmi Pindah Alamat Kantor
XAUUSD Berpeluang Menguat Hari Ini, Dupoin Futures Cermati Level 4.277
Bittime Soroti Dampak Keputusan FOMC terhadap Pasar Kripto
Pipeline Inspection dengan Drone: Menemukan Masalah Pipa Migas Sebelum Menjadi Insiden
Saham AI Tertekan, Peringatan Bos Teknologi Bikin Investor Mulai Waspada
LPIXEL Menjalin Kemitraan dengan VNPT-IT untuk Menyediakan AI Pendukung Diagnosis Citra Medis “EIRL” di Vietnam
Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:02

Photogrammetry Drone: Mengubah Foto Udara Menjadi Peta dan Model 3D yang Akurat

Rabu, 16 September 2026 - 11:02

Dupoin Futures Resmi Pindah Alamat Kantor

Rabu, 16 September 2026 - 11:02

XAUUSD Berpeluang Menguat Hari Ini, Dupoin Futures Cermati Level 4.277

Rabu, 16 September 2026 - 09:02

Bittime Soroti Dampak Keputusan FOMC terhadap Pasar Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 09:02

Saham AI Tertekan, Peringatan Bos Teknologi Bikin Investor Mulai Waspada

Rabu, 16 September 2026 - 09:02

LPIXEL Menjalin Kemitraan dengan VNPT-IT untuk Menyediakan AI Pendukung Diagnosis Citra Medis “EIRL” di Vietnam

Rabu, 16 September 2026 - 02:02

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026

Rabu, 16 September 2026 - 02:02

Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali

Berita Terbaru

Signature: 85H5YSWs9aZCnWlSeQIqxNYkS3IyauehP4Nd8auqhfL2EfLf/2ii93OUVdcI2qlVQsZuHPMqjcyMNBWu9iTJ8EUg7znX290IChIORA+y/7FOl9P6TNVrDJ433cjfZgxARIOdLTEWINhfYIYnkVV5sjoEOdYJ58JunKaUud0Q3as1aQJK5M4UdJOYazOXpYb4TfboDV1/nfmgf1uvMXjidNC6d2zW4GDIeVodrYJdff8y/XPw6ObwCiwA/yyPb/UKbuw3oR75z30RZi3Fp2oFMXOWqpt9WuemuIlU/bTrIRts5xk0txQeQhKTKpdhBYhJ3B9ptkZl7YiOSoQfMgYvNzzTGtMxHiEmaIs3HeT9eOmHKtIWYsTZet4Y4k/smQp5bbV328H/nwvipfk7nLZrazZt8i/iMs/bjncStnJPPMCOvzRIRhzCFmtpu0wGWudOdKM9exn5aJ5JqAI/tiJnyN9RLmyhEwQOlc5cD7Kk7KXwlvvhZILKRho2bhYgnigoBJrqv5sjE0cEY/x4tPreZcxb9wRQowj6SIX5AByr4opK7l7kceEdorOW4P/YrY5Kk2/x5CpWrQw40IPGd4R7upyIwfBehIjsAmJl8iZu6hY0IYiUKT87nYVys0bD8d6OXR/p1hcu4SXorZPC+3y+28TByGalbrnMiD9ZfgfWEb4x3B1eDHU4ZlOhuMT82dp0fEyI2JT1Tm2po0DbM2xfESt2pjkfl2JLB0AdLpDUmHczVtWQKadZeYsE5HBhUsgj9z5+kjv5UvyVpcUQUWXT80ljzx29tPV0tYCW9xq/1CJKxTLLns05yBTgwJvkNiuW51iBk3cu7IjODJZ1TH62U71Kn6aag4wZXLPWY9J56u9NGoRGdcQKQWZWLr/rROjB93cEqN2FallrxARJ+G22rbS2uq8D5qTqKwK20TVzi6dBah6AHRZh1gTWWIqHDPTEpPKepP8DgVqq+w4tX46MusMZEI2MeT/KXCTrKh7nBas=

NTB Terkini

Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07

Teknologi

Dupoin Futures Resmi Pindah Alamat Kantor

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:02