Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor - Koran Mandalika

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar tokenisasi aset Indonesia diproyeksikan mencapai US$88 miliar pada 2030. Bittime melihat Tokenized US Stocks semakin diminati investor seiring meningkatnya kebutuhan diversifikasi ke aset global.

Tokenisasi aset diperkirakan akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri aset keuangan digital di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. 

Berdasarkan riset Tiger Research, nilai pasar tokenisasi aset ata Real World Assets (RWA) di Indonesia diproyeksikan mencapai US$88 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) sebesar 31,7%. Pertumbuhan tersebut didukung oleh semakin kuatnya ekosistem digital Indonesia yang dinilai mampu mempercepat adopsi aset berbasis blockchain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiger Research juga menilai investor Indonesia mulai meningkatkan minat terhadap aset global, khususnya Tokenized US Stocks, karena menawarkan akses yang lebih mudah ke perusahaan-perusahaan global melalui teknologi blockchain.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan tren tersebut menunjukkan investor Indonesia semakin terbuka terhadap diversifikasi portofolio ke aset global.

“Tokenisasi membuka akses yang lebih mudah bagi investor Indonesia untuk memiliki eksposur ke perusahaan-perusahaan global. Kami melihat minat terhadap aset ini terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem aset digital,” ujar Ryan.

Pilihan Aset dan Fitur Jadi Faktor Pendorong

Baca Juga :  VRITIMES dan Surabayapostnews.com Jalin Kerja Sama untuk Perluas Distribusi Berita Digital

Seiring meningkatnya minat investor, pilihan aset yang tersedia di platform tokenisasi menjadi salah satu pertimbangan. Berdasarkan analisis Tiger Research dan benchmark industri yang dilakukan Bittime, platform dengan pilihan Tokenized US Stocks yang lebih komprehensif dinilai lebih mampu memenuhi kebutuhan investor yang ingin membangun portofolio global.

Berdasarkan benchmark tersebut, Bittime menyediakan salah satu lini Tokenized US Stocks paling lengkap di antara platform aset digital lokal, mencakup saham perusahaan global seperti NVIDIA, Microsoft, Apple, Amazon, Alphabet (Google), Meta, Tesla, serta sejumlah ETF berbasis teknologi. 

Selain kelengkapan pilihan aset, Bittime juga menjadi exchange aset kripto berlisensi pertama di Indonesia yang menghadirkan fitur Flexible Staking pada Tokenized US Stocks dengan reward hingga 7% APR, sehingga investor dapat memperoleh potensi imbal hasil tambahan tanpa kehilangan fleksibilitas dalam mengelola asetnya.

Ryan mengatakan inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab karakteristik saham Amerika Serikat yang umumnya memiliki dividend yield lebih rendah dibandingkan saham di Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih relevan melalui akses ke aset global yang disertai fitur bernilai tambah sesuai kebutuhan investor Indonesia,” kata Ryan.

Minat tersebut juga tercermin pada data internal Bittime. Dalam 48 jam setelah peluncuran Flexible Earn, kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106%, dengan sekitar 96% dana baru mengalir ke tokenized saham bertema AI, terutama NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Hampir 50% kepemilikan Tokenized US Stocks di Bittime juga langsung ditempatkan ke fitur Earn.

Baca Juga :  FLOQ Dukung Bulan Literasi Kripto 2026 dan Penguatan Literasi Aset Digital di Indonesia

Sementara itu, lima Tokenized US Stocks dengan kepemilikan terbesar pada pekan lalu adalah SpaceX (SPCXX), NVIDIA (NVDAX), Tesla (TSLAX), MicroStrategy (MSTRX), dan Apple (AAPLX). 

Data tersebut menunjukkan investor Indonesia mulai membangun portofolio global dengan berinvestasi pada perusahaan-perusahaan yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, mulai dari sektor teknologi, kecerdasan buatan (AI), kendaraan listrik, hingga aset yang terkait dengan ekosistem aset digital.

Ryan menilai proyeksi pasar tokenisasi aset yang terus bertumbuh menunjukkan peluang pengembangan investasi aset global di Indonesia juga semakin besar.

“Potensi pasar tokenisasi aset yang terus berkembang menunjukkan investor Indonesia akan memiliki semakin banyak pilihan untuk mengakses aset global. Kami melihat Tokenized US Stocks menjadi salah satu segmen yang berpotensi tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan diversifikasi investasi dan dukungan regulasi yang semakin kuat,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru