KAI Raih Learning Excellence Awards 2025 dari MarkPlus Institute - Koran Mandalika

KAI Raih Learning Excellence Awards 2025 dari MarkPlus Institute

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) meraih MarkPlus Institute Learning Excellence Awards (MILEA) 2025 kategori Experience Learning yang diberikan dalam rangkaian MarkPlus Conference 2026 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place (11/12).

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja KAI dalam program Effective Problem Solving & Decision Making for Basic and Managerial, khususnya dalam memastikan setiap insan KAI mampu mengambil keputusan cepat, tepat, dan aman di berbagai kondisi lapangan. Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan learning culture dan kualitas SDM yang berorientasi pada keselamatan perjalanan kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti bahwa KAI terus memperkuat kapasitas insan perusahaan sebagai fondasi utama keselamatan operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersyukur menerima Learning Excellence Awards 2025. Program pembelajaran yang diakui ini meningkatkan kemampuan problem solving dan pengambilan keputusan, sekaligus memperkuat budaya keselamatan yang menjadi prioritas tertinggi di KAI. Kompetensi SDM adalah kunci agar setiap langkah operasional semakin mengutamakan keselamatan pelanggan,” ujar Anne.

Baca Juga :  Perusahaan Grup Terra Drone, Terra Drone Indonesia, Tampilkan Teknologi Drone untuk Inspeksi sebagai Bagian dari Inovasi Bandara Injourney di Acara “BESTINFEST 2024” yang Diselenggarakan oleh Injourney

Anne menegaskan bahwa program pelatihan tersebut dirancang untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, khususnya bagi insan yang berada pada lini operasi seperti masinis, PPKA, petugas prasarana, petugas sarana, hingga tim keamanan.

Materi pembelajaran mencakup pemahaman risiko, simulasi pengambilan keputusan kritis, komunikasi lintas fungsi pada situasi darurat, serta kemampuan menilai skenario operasional secara menyeluruh. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap petugas memiliki judgement yang kuat dalam menjaga keselamatan perjalanan.

Penghargaan yang diberikan oleh MarkPlus Institute tersebut juga sejalan dengan upaya KAI dalam membangun learning ecosystem modern, termasuk pemanfaatan modul e-learning, LMS, coaching & mentoring, serta pelatihan berbasis simulasi yang terintegrasi dengan program Safety Management System (SMS) perusahaan.

“Keselamatan adalah hasil dari kompetensi, kedisiplinan, dan budaya kerja yang konsisten. Karena itu KAI terus memperkuat pelatihan teknis dan manajerial, memastikan setiap insan siap menghadapi dinamika operasional. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkokoh budaya keselamatan di seluruh wilayah operasi,” lanjut Anne.

Baca Juga :  Webinar AI for Business oleh Telkom Indonesia Jadi Momentum Percepat Transformasi Digital di Kawasan Indonesia Timur

MarkPlus Institute melalui MILEA 2025 menilai KAI unggul dari sisi desain program pelatihan, tingkat dampak, keterlibatan peserta, dan pengalaman belajar yang efektif. Dalam surat resmi undangan penerimaan penghargaan (ditujukan kepada EVP Safety Management KAI) disebutkan bahwa KAI menjadi salah satu institusi terpilih kategori Experience Learning karena keberhasilan kolaborasi dan implementasi pembelajaran sepanjang tahun.

Dengan diraihnya penghargaan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas SDM, memperbarui pendekatan pembelajaran, serta meningkatkan standar keselamatan perkeretaapian nasional. KAI memastikan seluruh proses transformasi perusahaan akan selalu berorientasi pada layanan yang selamat, andal, dan semakin melayani.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru