Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini - Koran Mandalika

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Senin, 13 April 2026 - 15:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelontorkan sekitar Rp 128 miliar dana untuk program Desa Berdaya di tahun 2026. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti.

Nelly mengatakan jumlah dana yang akan diterima tiap desa berbeda. Untuk desa miskin akan menerima dana sebesar Rp 300 juta.

Sedangkan desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem mendapat Rp 500 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang 500 (juta) itu adalah desa yang miskin ekstrem yang sudah kita klasterkan 40 desa dulu tahun ini. Tetapi dana langsung ke desa itu 300 (juta) yang 200 (juta) dalam bentuk rumah tidak layak huni,” ucap Nelly, Senin (13/4).

Nelly menuturkan jumlah tersebut akan dibagi untuk program Desa Bedaya Tematik dan Transformatif.

Baca Juga :  Pilih Pemimpin Harus Lihat Rekam Jejak, F4 NTB Usulkan Abdul Hakim

“76,8 miliar untuk desa berdaya tematik, belum lagi transformatif yang menyentuh KK. Jadi hampir sekitar 128 M pemprov menggelontorkan dana tahun ini saja untuk masyarakat desa,” tuturnya.

Dana itu, kata Nelly, berasal dari APBD murni dan akan diserahkan secara simbolis pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi.

“Makanya nanti penyerahannya di Musrenbang secara simbolis dulu,” ujar Nelly.

Nelly menjelaskan dana tersebut akan masuk sebagai pendapatan desa.

“Untuk kami transfer tergantung desanya, sudah berubah atau endak pendapatannya. Karena ini masuk dalam dana desa kan, sebagai pendapatan desa,” jelasnya.

Nelly mengungkapkan dana tersebut bisa saja diperuntukan untuk membackup program yang ada di desa.

“Bisa. Itu yang saya bilang, jangan anti dengan kata kolaborasi. Kita tidak akan pernah bisa maju sendiri, harus bareng-bareng,” ungkapnya.

Baca Juga :  Desa Berdaya Tranformatif, Strategi Lalu Iqbal Bereskan Miskin Ekstrem di NTB

Terlebih, dana yang digelontorkan Pemprov NTB itu untuk mengembangkan potensi masing-masing desa.

“Yang penting peruntukannya tiga, satu ketahanan pangan, dua pengembangan pariwisata, tiga terkait dengan penanganan lingkungan,” ucap Nelly.

Dana ini akan dibagikan hanya sekali secara berkala. Sehingga seluruh desa di NTB diharapkan mampu memanfaatkannya sebaik mungkin.

“Satu kali dan selesai, karena ini seterusnya kan. Tahun depan (untuk) yang belum. Yang jelas 2029 maka 1. 166 desa/kelurahan dapat,” tegasnya.

Selain desa kata Nelly, kelurahan juga akan mendapat bagian. Namun, dana tersebut akan ditransfer ke pemerintah daerah.

“Kelurahan dapat. Makanya kita transfernya ke pemdanya tetapi dengan label kelurahan ini yang punya,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru