Kanzler Ubah ‘Jam Rawan’ Menjadi ‘Jam Segar’: Inovasi Sosis Tom Yum Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan - Koran Mandalika

Kanzler Ubah ‘Jam Rawan’ Menjadi ‘Jam Segar’: Inovasi Sosis Tom Yum Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanzler kembali mencuri perhatian publik dengan menghadirkan inovasi terbarunya, Sosis Tom Yum, yang resmi diperkenalkan melalui rangkaian acara bertajuk Festival Sosis Jam 3 di Anjungan Sarinah, Jakarta, pada 5–8 Februari 2026. Festival ini menjadi momen pertama masyarakat dapat mencicipi varian terbaru Kanzler sekaligus merasakan pengalaman menikmati sosis dengan cara yang berbeda.

Mengambil latar Sarinah sebagai ruang publik ikonik, Kanzler menghadirkan vending machine sosis terbesar yang dirancang khusus sebagai pusat pengalaman festival. Lewat pendekatan ini, Kanzler tidak hanya meluncurkan produk baru, tetapi juga mengajak masyarakat khususnya generasi urban dan Gen Z, untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan menikmati momen segar di tengah padatnya aktivitas harian.

Fransisca Sheilla Xavera, Senior Brand Manager (Kanzler) menjelaskan, “Kanzler Singles menghadirkan sosis pertama di Indonesia dengan cita rasa Tom Yum, memadukan sensasi segar gurih dan sedikit hint pedas. Varian ini diperkenalkan dengan positioning “Nyegerin di Jam 3”, waktu yang kerap identik dengan rasa lelah, mengantuk, dan turunnya fokus. Melalui kampanye ini, Kanzler ingin menghadirkan solusi yang relevan dengan realita keseharian anak muda dan pekerja kota.”

Untuk memperkuat pengalaman kesegaran menikmati produk, Kanzler memperkenalkan ritual khas Sobek, Seruput, Segar (S3). Pengunjung diajak menikmati sosis dengan cara menyobek kemasan, menyeruput saus Tom Yum, lalu menggigit sosis, menjadikan sebuah momen kecil yang dikemas sebagai pengalaman seru.

Jam 3 sore merupakan momen jam jam rawan yang sangat relevan untuk anak muda dan pekerja kantoran, karena di jam 3 biasanya sudah tidak fokus, jam nanggung lapar dan mengantuk.

Di tengah kehidupan generasi muda perkantoran di kota besar, jam 3 sore acapkali menjadi momen jam rawan, karena di saat ini banyak pekerja rentan tidak fokus pada pekerjaan, merasa lapar, dan kerap mengantuk.

“Lewat Sosis Tom Yum dan Festival Sosis Jam 3, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bukan cuma enak, tapi juga fun dan relevan dengan gaya hidup sekarang ini,” ujar Sheilla.

Selama empat hari penyelenggaraan, Festival Sosis Jam 3 menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang menggabungkan kuliner, hiburan, dan partisipasi publik. Di hari pertama, pengunjung dapat menyaksikan live cooking show bersama kreator kuliner dan chef ternama yang mengolah Sosis Tom Yum menjadi beragam menu kreatif. Aktivitas ini menjadi daya tarik tersendiri karena menampilkan eksplorasi rasa secara langsung di hadapan pengunjung.

Baca Juga :  HSB Investasi Pertegas Penerapan Standar Keamanan di Tengah Maraknya Pialang Ilegal

Festival ini juga dimeriahkan dengan penampilan musisi ternama, termasuk berbagai bintang ternama yang hadir menyapa pengunjung dengan konsep hiburan sore hari yang santai dan menyegarkan. Sementara itu, sesi Makan Bareng Gratis bersama figur publik seperti Maia Estianty dan Machel menjadi salah satu sorotan yang menarik antusiasme pengunjung.

Tak hanya berhenti di area Sarinah, rangkaian acara Festival Sosis Jam 3 akan ditutup dengan Parade Sosis Jam 3 di kawasan Car Free Day (CFD), dari Dukuh Atas hingga Sarinah. Performer lebih dari 300 orang, menghadirkan suasana meriah yang sekaligus memperkenalkan varian baru Sosis Tom Yum kepada masyarakat.

Berbagai zona interaktif juga dihadirkan untuk memperkaya pengalaman pengunjung dalam merasakan sensasi ‘’Sobek-Seruput-Segar’’ (S3), mulai dari area permainan, live cam experience, hingga photobooth. Lewat berbagai zona yang interaktif di Festival Sosis Jam 3, Kanzler menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, tidak hanya dalam menghadirkan produk baru, tetapi juga dalam menciptakan pengalaman merek yang relevan, kontekstual, dan mudah terhubung dengan konsumen.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Lokakarya Revitalisasi Eco-Teologi Jawa Kuno Dorong Kawasan Candi Cetho dan Masyarakat Dusun Cetho Menjadi Pusat Pembelajaran Warisan Budaya Hidup Agraris Jawa Kuno
Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif
Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 2 Bandung Perbaiki Geometri Perlintasan Sebidang di 47 Titik
Kolaborasi SUCOFINDO–ABPEDNAS Hadirkan Akses Air Bersih bagi Desa Pulau Semambu
Bank Raya Bersama Komunitas Tangan Diatas (TDA) Percepat Transformasi dan Pertumbuhan UMKM Lewat GEN TDA Raya
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
Promo Pembiayaan Kendaraan Bunga 0%, Penawaran Spesial BRI Finance Padang dan Payakumbuh
Mobil Baru Digenggaman, BRI Finance Tawarkan KKB 3,97% Flat

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:02

Rayakan Peluncuran POWER 80, itel Indonesia Gelar POWER 80 Mini HYROX Berhadiah Total Rp25 Juta

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:45

Creative Digital Communication: Program Ilmu Komunikasi Modern ala BINUS International

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:02

Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:38

Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:00

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Berita Terbaru