Kartini 2026: Perempuan Bekerja Makin Stres, Tren ‘Self-Care’ Jadi Bentuk Emansipasi Baru - Koran Mandalika

Kartini 2026: Perempuan Bekerja Makin Stres, Tren ‘Self-Care’ Jadi Bentuk Emansipasi Baru

Selasa, 21 April 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Hari Kartini 2026 di Jakarta, Bali Wangi Spa menyoroti meningkatnya tingkat stres pada perempuan urban, khususnya usia 25–40 tahun, yang menjalankan berbagai peran sebagai profesional, ibu, dan pengelola rumah tangga. Berdasarkan data Deloitte Women @ Work Report 2025, sekitar 36% perempuan mengalami peningkatan stres dan 29% kesulitan beristirahat setelah jam kerja, yang mendorong munculnya tren self-care sebagai kebutuhan penting untuk menjaga kesehatan mental dan keseimbangan hidup. Dalam enam bulan terakhir, Bali Wangi Spa mencatat lebih dari 72% pelanggannya berasal dari segmen ini dengan peningkatan permintaan layanan hingga 35% pada hari kerja, terutama malam hari, menunjukkan bahwa relaksasi kini menjadi bagian dari rutinitas. Melalui layanan home spa dengan konsep “Luxury Balinese Home Spa Experience”, Bali Wangi Spa menawarkan solusi praktis dan efisien bagi perempuan untuk mengelola stres tanpa harus keluar rumah, sekaligus mencerminkan perubahan makna emansipasi modern yang tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga pada kemampuan merawat diri demi keberlanjutan kesehatan fisik dan mental.

Jakarta, 21 April 2026 — Peringatan Hari Kartini tahun ini menyoroti perubahan makna emansipasi perempuan di era modern. Jika dahulu perjuangan perempuan berfokus pada akses pendidikan dan kesetaraan hak, kini tantangan baru muncul dalam bentuk menjaga kesehatan mental saat menghadapi tekanan hidup yang semakin kompleks—terutama bagi perempuan urban yang menjalankan berbagai peran sekaligus.

Data global dari Deloitte Women @ Work Report 2025 menunjukkan bahwa sekitar 36% perempuan pekerja mengalami level stress lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, sementara 29% merasa tidak bisa istirahat total selepas dari jam kerja. Tren serupa juga mulai terlihat di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, di mana perempuan kerap menjalankan multi-peran sebagai profesional, ibu, sekaligus pengelola rumah tangga.

Perempuan tidak hanya dituntut berkarier, tetapi juga tetap memegang tanggung jawab domestik dan sosial. Kombinasi ini menciptakan tekanan berlapis yang berdampak langsung pada kesehatan mental dan fisik.

Fenomena ini mendorong munculnya pola perilaku baru: meningkatnya kebutuhan terhadap self-care sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan hidup. Aktivitas seperti spa dan relaksasi kini tidak lagi dipandang sebagai kemewahan, melainkan sebagai kebutuhan.

Bali Wangi Spa, penyedia layanan home spa di Jakarta, mencatat bahwa lebih dari 72% pelanggannya merupakan perempuan usia 25–40 tahun, dengan peningkatan permintaan layanan hingga 35% pada weekday (Senin–Kamis) dalam enam bulan terakhir.

“Perempuan sekarang ngga cuma pengen sukses, tapi juga mau tetap waras dan sehat. Kami melihat peningkatan permintaan layanan spa bukan karena tren semata, tapi karena kebutuhan nyata untuk mengelola stres,” ujar Fita, founder Bali Wangi Spa.

Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya diskursus publik mengenai kesehatan mental. Dalam berbagai platform digital, topik seperti burnout, anxiety, dan emotional exhaustion semakin sering dibicarakan, terutama di kalangan perempuan Milenial dan Gen Z.

Dalam praktiknya, aktivitas relaksasi seperti pijat dan spa menjadi salah satu metode yang dipilih untuk meredakan tekanan tersebut. Berbeda dengan pendekatan medis, spa menawarkan solusi yang lebih holistik—menggabungkan sentuhan fisik, aroma terapi, dan suasana yang menenangkan.

Baca Juga :  Akun IG Sepi Terus? Coba Audit 5 Menit Ini Biar Ga Posting Sia-Sia!

Bali Wangi Spa mengusung konsep “Luxury Balinese Home Spa Experience”, menghadirkan pengalaman spa khas Bali langsung ke rumah pelanggan. Model ini dinilai relevan dengan kebutuhan perempuan urban yang memiliki keterbatasan waktu dan menginginkan kenyamanan tanpa harus keluar rumah.

“Waktu adalah aset paling mahal bagi perempuan perkotaan. Dengan konsep home spa, mereka tidak perlu buang waktu macet-macetan di jalan,” tambahnya.

Menariknya, peningkatan permintaan tidak hanya terjadi pada akhir pekan, tetapi juga pada hari kerja, khususnya malam hari. Hal ini menunjukkan bahwa relaksasi kini menjadi bagian dari rutinitas, bukan aktivitas sesekali.

Momentum Hari Kartini 2026 menjadi refleksi bahwa bentuk emansipasi perempuan terus berkembang. Jika dahulu perempuan berjuang untuk mendapatkan ruang, kini mereka juga berjuang untuk menjaga keseimbangan dalam ruang tersebut.

Bali Wangi Spa menilai bahwa kemampuan perempuan untuk merawat diri sendiri adalah bagian dari kekuatan, bukan kelemahan. Dalam konteks modern, emansipasi tidak hanya tentang produktivitas, tetapi juga tentang keberlanjutan—bagaimana perempuan bisa terus berfungsi secara optimal tanpa mengorbankan kesehatan.

“Perempuan hebat hari ini bukan hanya yang mampu bekerja keras, tapi juga yang sadar kapan harus berhenti sejenak untuk memulihkan diri. Kalau dulu self-care dianggap egois, sekarang justru menjadi bagian dari tanggung jawab terhadap diri sendiri. Itu adalah bentuk emansipasi modern,” tutup pernyataan tersebut.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Pemimpin Cabang BRI BO Cut Mutiah Sambut Nasabah dengan Hangat
Tanggal Kembar Nggak Cuma Soal Diskon, Ini 5 Keseruan Berburu Smartphone di 9.9
itel POWER 80 Buktikan Ketangguhannya di Gunung Halimun Bersama Wanadri
Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures sebagai Bagian dari Evolusi Strategi Trading
The 12th IndoEBTKE ConEx 2026, RESMI DIBUKA INDONESIA RENEWABLE ENERGY ACCELERATION: EXECUTING STRATEGIC PROJECTS, UNLOCKING INVESTMENT, BUILDING RESILIENCE
Harga Emas Tertekan, Dupoin Futures Waspadai Penurunan XAUUSD
Rayakan KAI Expo 2026, KAI Bandara Hadirkan Promo Tiket hingga 30 Persen
Undifest Hadir Membawa Konsep Baru dalam Aktivitas Undian Berhadiah di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:03

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Pemimpin Cabang BRI BO Cut Mutiah Sambut Nasabah dengan Hangat

Rabu, 9 September 2026 - 11:02

Tanggal Kembar Nggak Cuma Soal Diskon, Ini 5 Keseruan Berburu Smartphone di 9.9

Rabu, 9 September 2026 - 11:02

itel POWER 80 Buktikan Ketangguhannya di Gunung Halimun Bersama Wanadri

Rabu, 9 September 2026 - 10:02

Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures sebagai Bagian dari Evolusi Strategi Trading

Rabu, 9 September 2026 - 10:02

The 12th IndoEBTKE ConEx 2026, RESMI DIBUKA INDONESIA RENEWABLE ENERGY ACCELERATION: EXECUTING STRATEGIC PROJECTS, UNLOCKING INVESTMENT, BUILDING RESILIENCE

Rabu, 9 September 2026 - 10:02

Rayakan KAI Expo 2026, KAI Bandara Hadirkan Promo Tiket hingga 30 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 10:02

Undifest Hadir Membawa Konsep Baru dalam Aktivitas Undian Berhadiah di Indonesia

Selasa, 8 September 2026 - 22:02

Tetap Siaga! Ini yang Perlu Disiapkan agar Rumah Tetap Nyaman

Berita Terbaru