Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026 - Koran Mandalika

Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Micron Technology menyatakan bahwa kelangkaan chip memori global kini memasuki fase yang semakin parah dan bahkan bersifat “belum pernah terjadi sebelumnya.” Kondisi ini dipicu oleh lonjakan permintaan memori berperforma tinggi, khususnya high-bandwidth memory (HBM), yang menjadi komponen krusial dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Permintaan dari sektor AI menyerap kapasitas industri memori secara masif, sehingga menimbulkan kekurangan pasokan bagi segmen tradisional seperti smartphone dan komputer pribadi (PC).

Dalam pernyataannya, Micron menegaskan tekanan pasokan tersebut diperkirakan akan berlanjut setidaknya hingga setelah 2026. Antrean panjang dari produsen perangkat yang berlomba mengamankan pasokan chip memori menjadi indikasi bahwa ketidakseimbangan antara permintaan dan suplai masih akan berlangsung dalam jangka menengah. Fokus industri pada pemenuhan kebutuhan akselerator AI membuat kapasitas produksi yang tersedia bagi produk konsumen semakin terbatas.

Dampak dari kondisi ini mulai terasa di berbagai lini industri teknologi. Sejumlah produsen smartphone dilaporkan memangkas target pengiriman karena kenaikan biaya memori, sementara produsen PC juga memperingatkan potensi gangguan pasokan yang dapat memengaruhi harga dan ketersediaan produk di pasar. Situasi tersebut berpotensi menekan margin keuntungan produsen perangkat sekaligus mendorong kenaikan harga bagi konsumen akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, Micron mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan pelanggan utama di sektor AI, termasuk perusahaan seperti Nvidia. Bahkan, Micron memutuskan untuk menghentikan bisnis memori konsumen bermerek Crucial, guna mengalihkan kapasitas produksi ke segmen yang dinilai memiliki nilai strategis lebih tinggi. Langkah ini mencerminkan perubahan fokus industri memori yang kini semakin terpusat pada kebutuhan AI dan pusat data.

Baca Juga :  Hadapi Potensi Hilangnya 80 Juta Pekerjaan oleh AI, MAXY Academy Buka Pelatihan Karir Digital Batch 17

Di sisi ekspansi, Micron mempercepat investasi besar-besaran untuk meningkatkan kapasitas manufaktur. Perusahaan mengumumkan proyek investasi senilai US$100 miliar di New York, serta mengakuisisi fasilitas manufaktur di Taiwan. Ekspansi ini bertujuan memperluas kapasitas DRAM dan memastikan pasokan memori berperforma tinggi dapat memenuhi permintaan AI yang terus melonjak. Namun, pembangunan fasilitas baru membutuhkan waktu, sehingga tekanan pasokan diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat.

Bagi pasar keuangan, kondisi ini menjadi faktor penting yang memengaruhi kinerja saham-saham sektor semikonduktor, khususnya emiten memori dan perusahaan yang terlibat dalam rantai pasok AI. Investor mencermati bagaimana kelangkaan chip dapat berdampak pada pendapatan, margin, serta strategi jangka panjang perusahaan teknologi global.

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau perkembangan sektor teknologi global, pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital dapat diakses melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memungkinkan investor mengikuti dinamika pasar global secara real-time dalam satu aplikasi yang praktis.

Baca Juga :  Pastikan Dampak Hilirisasi, MIND ID Perkuat SDM Daerah Lebih Unggul

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di saham global maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang aman dan tepercaya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, aset pengguna juga mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, memberikan rasa aman bagi investor pemula maupun berpengalaman.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store dan App Store, membantu investor menjelajahi peluang investasi di tengah transformasi industri teknologi global yang terus berkembang.

Tentang NANOVEST

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pengamat Sebut MIND ID Barometer Nasional Penerapan K3 Tambang
KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api
Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026
MiiTel Workspace: Platform Campaign Management untuk Outbound Call Berbasis Preview Dialer
Penggunaan KA Bandara PSO Tumbuh 16,9% Sepanjang 2025
BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 Serahkan Hadiah Program BRI Highest Point – Amazing Rewards 9 di Mall Bassura Jakarta Timur
Hotel Management BINUS University Hadirkan Callum Hann, Australian MasterChef Personality
Dukung Stimulus Pemerintah, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan Diskon Angkutan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36

Rating & Review Aplikasi KVB Indonesia, Dapatkan Kesempatan Raih Hadiah Total 2,5 Juta

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:00

DJI Dock 3: Solusi Otomatis Pemantauan Stockpile untuk Pertambangan dan Konstruksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:13

Menyambungkan Pembeli, Penjual, dan UMKM dalam Satu Jaringan Terbuka ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:29

Utamakan Keselamatan dan Pelayanan, Jajaran Direksi KAI Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:20

Wujudkan Kecintaan terhadap Moda Transportasi Kereta Api, KAI Daop 4 Semarang dan Komunitas Railfans Tegal Adakan Cuci Lokomotif dan Kereta Bersama

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:09

Emas Tetap Menarik Sebagai Aset Safe Haven, Peluang Kenaikan XAU/USD Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:54

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:45

IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional

Berita Terbaru