Kementerian PU Bergerak Cepat Rehabilitasi Fasilitas Umum Terdampak Aksi Penyampaian Aspirasi - Koran Mandalika

Kementerian PU Bergerak Cepat Rehabilitasi Fasilitas Umum Terdampak Aksi Penyampaian Aspirasi

Kamis, 4 September 2025 - 08:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 4 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan asesmen lapangan dan melakukan proses rehabilitasi fasilitas umum yang rusak pasca aksi penyampaian aspirasi masyarakat di sejumlah wilayah di Indonesia. Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera memulihkan infrastruktur publik demi kelancaran layanan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut
ditegaskan oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, setelah bertemu dengan Gubernur DKI
Jakarta, Pramono Anung, untuk membahas percepatan rehabilitasi fasilitas umum,
di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/9/2025).

“Sesuai arahan
Bapak Presiden, kami bergerak cepat untuk memulihkan semua aset publik. Prinsip
kami adalah mengembalikan fungsinya karena ini menyangkut kelancaran mobilitas
dan keberlanjutan pelayanan publik,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan
tersebut, Menteri Dody menyatakan komitmennya untuk membantu perbaikan
fasilitas umum yang mengalami kerusakan pasca aksi penyampaian aspirasi
masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Jakarta.

Sebagai langkah awal, Kementerian PU memprioritaskan perbaikan
infrastruktur vital di Ibu Kota.

“Untuk di Jakarta, tadi Bapak Gubernur menyampaikan untuk membantu
prioritas perbaikan 2 JPO (Jembatan Penyeberangan Orang), yakni JPO di depan
Polda Metro Jaya dan di kawasan Senen,” kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Kini, LindungiHutan Punya Layanan Impact Report untuk Ukur Dampak Hijau

Menteri Dody juga mengungkapkan, anggaran untuk perbaikan
fasilitas-fasilitas yang rusak itu telah disiapkan oleh Kementerian PU melalui
mekanisme tanggap darurat untuk memastikan proses pemulihan berjalan tanpa
hambatan. Selain itu, Kementerian PU akan menerapkan pengawasan ketat dan
quality control agar hasil perbaikan memiliki daya tahan jangka panjang, dengan
pekerjaan yang akan dilakukan secara paralel untuk meminimalkan gangguan
terhadap aktivitas warga.

Berdasarkan identifikasi sementara, kerusakan tersebar di berbagai provinsi
di Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:

•          DKI Jakarta: Gedung
DPR/MPR, 7 Gerbang Tol (GT Slipi 1 & 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT
Semanggi 1 & 2, GT Kuningan 1), 2 JPO Transjakarta (Polda Metro Jaya dan
Senen), serta Stasiun MRT Istora Mandiri Senayan.

•          Jawa Barat: Gedung DPRD
Provinsi, Wisma MPR di Bandung, serta Gedung DPRD di Kabupaten dan Kota
Cirebon.

•          Jawa Tengah: Pemprov Jateng
dan Gedung DPRD Provinsi di Kota Semarang; Gedung Sekretariat DPRD Kota
Surakarta; Kantor Pemkab Banyumas, Area BKD, Kantor Dinas Kominfo, Pendopo
Kabupaten, dan Gedung DPRD Kabupaten Banyumas; Gedung DPRD, Gedung Sekretariat Daerah,
Kantor Walikota Pekalongan; Gedung DPRD Kabupaten Jepara, Tegal, Brebes, dan
Cilacap.

Baca Juga :  Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

•          Jawa Timur: Gedung
Grahadi  Kota Surabaya; Kantor DPRD Kota
Madiun; Kawasan Kantor DPRD Kota Kediri, Gedung Museum Bhagawanta Bhari,
Kompleks Kantor DPRD, Kantor Sekda dan Kantor Bupati Kediri; Kantor DPRD
Kabupaten Blitar; dan Mapolresta Malang.

•          DI Yogyakarta: Kantor Polda
DI Yogyakarta (Kabupaten Sleman)

•          Kalimantan Barat: Kantor
DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

•          Sulawesi Selatan: Kantor
DPRD Kota Makassar, Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Gedung PTSM dan
Aspirasi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

•          Sumatera Utara: Gedung DPRD
Provinsi Sumatera Utara.

•          Nusa Tenggara Barat: Kantor
DPRD Kota Mataram.

Kementerian PU memastikan proses rehabilitasi dapat segera dilakukan untuk
memulihkan fungsi layanan publik dan mendukung stabilitas sosial di seluruh
wilayah terdampak.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Berita Terkait

Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan
Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028
BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan
Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah
Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya
100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?
PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:20

Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan

Selasa, 15 September 2026 - 11:19

Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 15 September 2026 - 10:02

XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

Selasa, 15 September 2026 - 00:02

Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

Berita Terbaru