Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional sepanjang 291,13 kilometer dan 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) untuk mendukung kelancaran arus mudik serta balik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional ini diharapkan dapat membantu mengurai potensi kepadatan pada jalur-jalur utama mudik sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta mengatakan,
pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional secara terbatas tersebut bertujuan
mengurai potensi kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama mudik dan
meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat.
“Langkah ini dilakukan untuk menambah
kapasitas jaringan jalan tol sekaligus mengurai potensi kepadatan di ruas-ruas
utama,” ujar Menteri Dody.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesepuluh ruas tol konstruksi yang difungsionalkan
itu tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
Di Sumatera, terdapat
tiga ruas sepanjang 90,73 km yang disiapkan. Ruas tersebut meliputi Tol Ruas Sigli–Banda Aceh
sepanjang ±24,67 km dengan progres ±94,25% akan difungsikan dua jalur dua arah
(A&B) untuk seluruh golongan kendaraan. Sementara itu ruas Palembang–Betung
sepanjang 53,20 km dengan progres 90–91% juga akan dioperasikan dua jalur dua
arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus). Adapun ruas Kuala
Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sepanjang ±12,86 km dengan progres 100% siap
difungsikan penuh dua jalur dua arah untuk semua golongan kendaraan.
Sementara di Pulau
Jawa, Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyiapkan enam ruas
sepanjang 148,03 km.
Ruas Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 sepanjang 24,08
km telah mencapai progres 100% dan dapat difungsikan dua jalur dua arah untuk
seluruh golongan kendaraan. Sementara Seksi 3 sepanjang 25,60 km dengan progres
95,98% difungsikan dengan skema serupa, namun khusus untuk kendaraan Golongan I
(non-bus).
Ruas Serang–Panimbang Seksi 2 sepanjang ±24,17 km dengan
progres ±98,10% akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk
kendaraan Golongan I (non-bus).
Selanjutnya ruas Ciawi–Sukabumi Seksi 3 hingga akses
Karangtengah sepanjang ±4,97 km dengan progres ±71,95% akan difungsikan satu
jalur satu arah khusus Golongan I (non-bus). Ruas Jakarta–Cikampek II Selatan
sepanjang ±52 km dengan progres antara 72% hingga 94% akan difungsikan secara
khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I
(non-bus).
Selain itu, ruas
Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Seksi 1 Paket 1.2B sepanjang 12,23 km (progres
93,30%) serta ruas Yogyakarta–Bawen Seksi 6 sepanjang 4,98 km (progres 89,93%)
masing-masing akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I
(non-bus).
Adapun di wilayah
Kalimantan, Akses Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang 52,37 km akan
difungsikan melalui dua jalur dua arah, khusus untuk kendaraan Golongan I.
Kepala Badan Pengatur
Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menjelaskan bahwa skema operasional ruas tol
fungsional ini akan bersifat fleksibel dan situasional menyesuaikan dinamika
kondisi lalu lintas di lapangan.
“Pengaturan dan
skema lalu lintas, baik satu arah maupun dua arah terbatas, akan diterapkan
sesuai diskresi Kepolisian termasuk dengan waktu operasionalnya,” jelan
Wilan Oktavian.
Guna melengkapi
infrastruktur jalan, sebanyak 15 TIP fungsional juga disiapkan. Sejumlah TIP
tersebut telah dilengkapi fasilitas dasar seperti area parkir, SPBU modular,
tempat ibadah, toilet, hingga gerai UMKM.
Di antaranya, TIP Sigli–Banda Aceh pada KM 37+000 A/B dan
TIP Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat pada KM 99+800 A/B yang telah siap
100%. TIP Palembang–Betung di KM 71+000 A/B dengan progres sekitar ±95% juga
disiapkan dengan fasilitas serupa.
Selain itu tersedia TIP sementara di ruas Cipali KM 77B
yang memanfaatkan eks Gerbang Tol Cikopo dengan fasilitas minimal berupa
parkir, tempat ibadah, toilet, dan tenant UMKM terbatas.
Di wilayah Jawa Barat, TIP Cileunyi–Sumedang–Dawuan KM
203+000 A/B dengan progres ±34% turut disiapkan. Sementara di Jawa Tengah, TIP
Semarang–Solo KM 439+000 A dan KM 444+000 B telah siap 100% dengan fasilitas
yang lebih lengkap termasuk bengkel, pos kesehatan, ruang laktasi, serta ATM
center.
Selanjutnya, TIP Solo–Yogyakarta–NYIA KM 19+000 A
disiapkan dengan fasilitas sementara, serta TIP Pasuruan–Probolinggo KM 844 A/B
dengan progres 30,96% yang dilengkapi SPBU, SPKLU, serta fasilitas pendukung
lainnya. Adapun TIP Probolinggo–Banyuwangi KM 888 A juga difungsikan dengan
fasilitas dasar berupa area parkir, tempat ibadah, dan toilet.
Pengoperasian seluruh
fasilitas fungsional ini akan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor guna
memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES






