Keselamatan Jadi Prioritas, LRT Jabodebek Lakukan Perawatan Berkala di Seluruh Stasiun - Koran Mandalika

Keselamatan Jadi Prioritas, LRT Jabodebek Lakukan Perawatan Berkala di Seluruh Stasiun

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional LRT Jabodebek. Untuk menjaga keandalan layanan, KAI melakukan perawatan berkala pada 18 stasiun LRT Jabodebek.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa dari sisi prasarana dilakukan perawatan berkala sebagai langkah mitigasi risiko guna memastikan seluruh sistem kritikal stasiun tetap berfungsi optimal dan aman digunakan.

“Dengan volume pengguna LRT Jabodebek yang telah melampaui 100 ribu pada hari kerja, KAI memastikan perawatan dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar potensi risiko dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perawatan mencakup sistem kelistrikan, antara lain pengecekan grounding system, panel distribusi, perangkat proteksi seperti MCB dan MCCB, serta pengujian untuk mendeteksi potensi overheating yang berisiko menyebabkan korsleting maupun gangguan operasional.

Sementara itu, dari sisi bangunan, perawatan dilakukan pada elemen struktural dan nonstruktural untuk memastikan tidak terdapat retakan, indikasi korosi, maupun penurunan struktur yang dapat memengaruhi keselamatan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga integritas prasarana dalam berbagai kondisi lingkungan.

Pada sistem proteksi kebakaran, perawatan difokuskan pada hydrant, sprinkler, fire alarm, smoke detector, dan APAR yang diperiksa secara berkala guna memastikan kesiapan saat kondisi darurat.

Baca Juga :  Jalur Hulu Dapat Dilalui dengan Kecepatan Terbatas

“Begitu pula lift, eskalator, generator set, dan Automatic Transfer Switch (ATS) turut dirawat untuk memastikan kenyamanan pengguna serta keandalan pasokan listrik cadangan,” tambahnya.

Apabila dalam proses perawatan ditemukan potensi risiko, petugas akan segera melakukan penanganan. “Keselamatan dan kenyamanan pengguna LRT Jabodebek menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Melalui perawatan berkala ini, LRT Jabodebek terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Jabodebek.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:10

Sisi Lain Baliho Pesan Keberagaman Ramadan Rachmat Hidayat dan Selly Andayani

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:04

Rachmat Beri Kode Terakhir Pimpin Partai di Musancab PDIP Lotim: Ini Periode Terakhir Saya

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:26

‎Pengurus DPC PKS Praya Dikukuhkan, Ketua DPD: Berpartai Bukan Untuk Cari Uang

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:55

Pengurus DPC PKS Prabar-Prabarda Diharapkan Beri Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:09

PDI Perjuangan Kota Mataram Konsolidasi Kader, Tegas Tolak Pilkada Melalui DPRD

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:28

Nursiah: Kader Golkar Wajib Membesarkan Partai

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:35

Stasiun Gambir Raih Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan Kategori GOLD dari Baharkam Polri

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:27

Hadiri Konferda DPD PDIP NTB, Ganjar Tegaskan Pentingnya Nilai Perjuangan

Berita Terbaru

Teknologi

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 Apr 2026 - 10:00