Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern - Koran Mandalika

Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Timur mempercepat implementasi transformasi teknologi pada jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah strategis ini memperkuat peran korporasi desa agar tetap relevan dan memiliki daya saing kompetitif di era digital. Kebijakan ini sekaligus mendukung perluasan Program Koperasi Merah Putih nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai pilar kesejahteraan berbasis kerakyatan.

Kepala Dinkop UKM Jatim, Endy Alim Abdi Nusa, memaparkan arah kebijakan ini dalam forum ekonomi Airlangga Support for Economic Collaboration (ASEC). Kegiatan ilmiah tersebut diselenggarakan oleh Mahasiswa Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Angkatan 65-66 di Plaza Universitas Airlangga Kampus C, Surabaya, Kamis (18/6). Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 150 peserta yang terdiri dari pelaku koperasi dan mahasiswa. Endy menjelaskan bahwa kedatangan ekosistem digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) menciptakan peluang profesi baru, bukan sekadar memicu disrupsi lapangan kerja.

“Pemerintah mendorong revitalisasi peran ekonomi institusi ini secara fundamental. Koperasi tidak lagi sekadar mengelola aktivitas simpan pinjam konvensional. Ekosistem ini harus bertindak sebagai agregator komoditas hasil tani dan produk UMKM guna meningkatkan nilai tambah ekonomi perdesaan,” jelas Endy.

Dinkop UKM Jatim merujuk kesuksesan pengelolaan aset skala besar pada entitas besar di Jawa Timur.

Entitas percontohan tersebut meliputi Koperasi Sidogiri, Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat, Koperasi Semen Indonesia, dan Koperasi Petrokimia (K3PG). Pemerintah mengaplikasikan standar manajemen serupa melalui penugasan manajer profesional lulusan perguruan tinggi (S1) dengan proses penyaringan ketat bersama BUMN.

Koordinator Mata Kuliah Etika Bisnis dan Creating Shared Value Universitas Airlangga, Prof. Gancar Candra Premananto, menegaskan urgensi adopsi instruksi digital ini. Institusi ekonomi saat ini menghadapi fenomena polycrisis. Tantangan ini meliputi disrupsi teknologi masif, instabilitas ekonomi global, dan perubahan perilaku pasar. Koperasi wajib mengadopsi platform digital guna mencegah risiko kehilangan basis loyalitas anggota.

Baca Juga :  Touring Motor Makin Populer, Simak Tips Touring Aman dan Nyaman ala BRI Finance

Pada forum yang sama, Manajer Pengembangan K3PG, Dwi Anggraini Futurhesa, membagikan studi kasus empiris mengenai proses pembaruan tata kelola yang mereka rintis sejak tahun 2012. K3PG membuktikan keberhasilan pengubahan citra institusi tradisional menjadi korporasi modern yang adaptif.

Keberhasilan transformasi sistem layanan digital K3PG bertumpu pada empat pilar strategi utama:

1. Modernisasi infrastruktur teknologi dan digitalisasi sistem operasional secara menyeluruh.

2. Penguatan kompetensi sumber daya manusia serta implementasi tata kelola organisasi yang akuntabel.

3. Diversifikasi lini bisnis komersial sesuai dengan fluktuasi kebutuhan pasar global.

4. Akselerasi rasa memiliki (sense of belonging) para anggota terhadap ekosistem usaha bersama.

Integrasi sistemik ini memastikan seluruh operasional koperasi, mulai dari pengelolaan simpanan hingga pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), dapat berjalan secara transparan. Sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi industri menjadi prasyarat mutlak dalam membangun ekosistem ekonomi perdesaan yang sehat. [pp.nl]

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Berita Terbaru