KOLTIVA Tunjuk Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman, Tandai Babak Baru Kepemimpinan Global dalam Rantai Pasok Berkelanjutan - Koran Mandalika

KOLTIVA Tunjuk Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman, Tandai Babak Baru Kepemimpinan Global dalam Rantai Pasok Berkelanjutan

Selasa, 1 Juli 2025 - 21:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– KOLTIVA resmi mengangkat Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman, memperkuat langkah strategis perusahaan dalam memperluas kepemimpinan global di sektor pertanian berkelanjutan dan ketertelusuran rantai pasok.

– Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di perusahaan global seperti Microsoft dan Deloitte, Joe akan memimpin penguatan tata kelola, perluasan investasi, dan ekspansi pasar KOLTIVA di wilayah-wilayah strategis seperti Asia, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

– Kehadiran Joe memperkuat peran KOLTIVA sebagai mitra utama bagi perusahaan yang ingin memenuhi regulasi global seperti EUDR, dengan menghadirkan solusi end-to-end yang menggabungkan teknologi ketertelusuran digital berbasis geospasial dan pendampingan langsung kepada petani kecil untuk memastikan keberlanjutan dari hulu hingga hilir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Joe Keen Poon, Executive Chairman KOLTIVA

Dalam langkah strategis untuk mempertegas ekspansi global di bidang pertanian berkelanjutan dan ketertelusuran rantai pasok, perusahaan teknologi pertanian (AgriTech) yang berbasis di Indonesia dan Swiss serta didukung modal ventura, KOLTIVA, mengumumkan penunjukan Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman. Pengangkatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan KOLTIVA memperkuat kepemimpinan globalnya di sektor ini. 

Kepemimpinan baru ini menjadi momen krusial bagi KOLTIVA dalam mempercepat misinya membangun rantai pasokan yang inklusif, bebas deforestasi, dan sepenuhnya dapat ditelusur—selaras dengan regulasi global terkini seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR), CSDDD, CSRD, serta meningkatnya tuntutan kepatuhan terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).  

Penunjukan Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman menegaskan komitmen KOLTIVA terhadap keberlanjutan, transparansi, dan inovasi di sektor pertanian. Sebagai eksekutif global berpengalaman, Joe mempunyai lebih dari 30 tahun pengalaman mengembangkan teknologi berdampak sosial dan usaha ke arah keberlanjutan. Rekam jejak kepemimpinannya mencakup perusahaan-perusahaan papan atas seperti Microsoft, Deloitte, Surbana Jurong, dan terakhir sebagai Group CEO Singapore Institute of Management (SIM). 

Baca Juga :  Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini

Dalam perannya, Joe akan memegang peranan sentral dalam memperkuat tata kelola perusahaan, membuka jalur investasi baru, serta memastikan solusi KOLTIVA tetap dapat diskalakan, aman, dan berorientasi hasil nyata. Pengangkatannya menandai babak baru bagi KOLTIVA: memanfaatkan analisis canggih untuk menghadirkan bukan hanya transparansi, tetapi juga wawasan ke depan dan ketahanan dalam rantai pasokan pertanian. 

Didirikan pada 2013, KOLTIVA telah berkembang pesat menjadi salah satu mitra teknologi terpercaya di sektor pertanian, bekerja sama dengan lebih dari 1,9 juta produsen di 65 negara. Ekosistem terintegrasinya—mulai dari platform ketertelusuran, layanan perluasan kapasitas melalui pelatihan lapangan langsung oleh jaringan agronomis, hingga alat pembayaran digital dan program pelatihan petani kecil—telah menjadi komponen krusial bagi pelaku agribisnis, perusahaan, dan pemasok dalam menghadapi tantangan keberlanjutan yang semakin kompleks saat ini. 

Joe Keen Poon akan membantu KOLTIVA menyempurnakan visi jangka panjang, memperdalam dampak di seluruh rantai pasokan, dan membangun kemitraan masa depan yang selaras dengan triple bottom line—People, Planet, dan Profit.  “KOLTIVA berada di perpaduan antara pertanian, aksi iklim, inklusi keuangan, dan transformasi digital,” kata Joe Keen Poon. “Bergabung dengan tim ini bukan hanya pencapaian dalam bidang profesional—melainkan komitmen nyata untuk membentuk ulang cara dunia mendapatkan bahan makanan dan bahan baku, sekaligus mendukung petani kecil di daerah terpencil yang menanamnya.”  

Joe Keen Poon akan bekerja sama dengan CEO dan Co-Founder, Manfred Borer, serta tim manajemen untuk memperkuat kehadiran KOLTIVA di pasar utama mereka—termasuk Indonesia, Asia-Pasifik, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika—pasar strategis yang menentukan masa depan penyediaan bahan berkelanjutan. 

Baca Juga :  Transaksi Kripto di Indonesia Tembus Rp556,53 triliun, Apa Pendorongnya?

“Kami telah membangun fondasi yang kokoh, berakar pada integritas data, teknologi berfokus pada manusia, operasi lapangan, dan kepercayaan klien,” ujar Manfred Borer, CEO KOLTIVA. “Kini, saatnya memperluas skala. Dengan kehadiran Joe Keen Poon, kami memperoleh mitra yang memiliki wawasan dan pengalaman global untuk memandu babak berikutnya—ekspansi lintas benua sambil tetap terhubung erat dengan komunitas petani di pedesaan.” 

Meskipun penunjukan ini membawa perspektif global baru, hal ini juga menegaskan kesinambungan misi dan nilai KOLTIVA. Perusahaan tetap terfokus untuk mendukung upaya penyediaan bahan baku yang etis, inklusif, dan ketahanan iklim melalui kombinasi teknologi dan kehadiran langsung di lapangan. Pendekatan KOLTIVA yang mengintegrasikan keahlian lapangan dan ketertelusuran digital terus diakui oleh pelaku usaha global, lembaga pemerintah, kemitraan publik-swasta, organisasi non-pemerintah, hingga investor yang berorientasi pada dampak iklim. 

“Seiring bergesernya lanskap regulasi—terutama dengan diberlakukannya European Union Deforestation Regulation (EUDR)—perusahaan di seluruh dunia menghadapi tekanan untuk memverifikasi legalitas dan keberlanjutan sumber bahan baku mereka. KOLTIVA telah menjadi pelopor dalam gerakan ini, menghadirkan ketertelusuran menyeluruh dari hulu ke hilir dan verifikasi geospasial berbasis poligon untuk komoditas seperti minyak sawit, karet, kakao, dan kopi,” tutup Joe Keen Poon. “Hal menarik dari peran ini bagi saya bukan hanya teknologi, tetapi juga fokus berkelanjutan perusahaan dalam memberdayakan produsen dan membangun kepercayaan antar pemangku kepentingan. Di situlah keberlanjutan yang sebenarnya dimulai.” 

Berita Terkait

CLEAR Gandeng Shin Tae-yong untuk Kembangkan Talenta Muda Sepak Bola Indonesia
Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia
Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026
Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia
Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan
Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP
Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

CLEAR Gandeng Shin Tae-yong untuk Kembangkan Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Berita Terbaru