Kripto vs Instrumen Investasi Lain: Mana yang Lebih Menarik di Era Digital? - Koran Mandalika

Kripto vs Instrumen Investasi Lain: Mana yang Lebih Menarik di Era Digital?

Selasa, 20 Mei 2025 - 12:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah meningkatnya literasi keuangan dan akses teknologi, masyarakat kini memiliki banyak pilihan dalam berinvestasi. Dari instrumen konvensional seperti saham, obligasi, reksa dana, emas, hingga deposito. Semuanya menawarkan karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, satu instrumen yang semakin mencuri perhatian adalah aset kripto.

Apakah kripto layak dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi keuangan Anda? Mari kita bandingkan

Mengenal Singkat Setiap Instrumen

Kripto: Aset digital yang berjalan di jaringan blockchain, seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. Harga sangat fluktuatif, tapi menawarkan potensi pertumbuhan yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham: Kepemilikan sebagian dari perusahaan. Return jangka panjang tinggi, tapi rentan terhadap gejolak pasar.

Obligasi: Surat utang dari pemerintah atau korporasi dengan imbal hasil tetap.

Reksa Dana: Dana kolektif yang dikelola manajer investasi, cocok untuk diversifikasi.

Emas: Aset fisik tahan inflasi dan aman saat krisis.

Deposito: Simpanan berjangka di bank, risikonya rendah, tapi return-nya juga terbatas.

Kripto vs Instrumen Investasi lain : Mana yang lebih menarik di Era Digital?

Kenapa Kripto Semakin Dilirik?

Aksesibilitas Tinggi Hanya bermodal smartphone dan internet, siapa pun kini bisa mulai berinvestasi di kripto bahkan dengan modal yang sangat rendah yaitu mulai dari Rp10,000

Baca Juga :  Gadget Rusak? Ini yang Harus Diperhatikan Saat Ingin Mengganti HP

Potensi Imbal Hasil Besar Volatilitas kripto memang tinggi, tapi di balik risiko itu terdapat peluang imbal hasil yang sangat signifikan, bahkan dalam waktu singkat.

Diversifikasi Masa Depan Kripto bisa menjadi pelengkap yang agresif dalam portofolio. Bagi investor muda atau tech-savvy, ini adalah cara untuk tidak tertinggal zaman.

Komunitas dan Teknologi yang Berkembang Dengan dukungan komunitas yang kuat, edukasi gratis, serta ekosistem DeFi dan NFT yang terus tumbuh, kripto bukan sekadar tren sesaat.

Kapan Instrumen Lain Lebih Cocok?

Jika Anda sangat menghindari risiko dan mengutamakan kestabilan, deposito atau obligasi bisa jadi pilihan utama.

Jika Anda ingin investasi jangka panjang dengan dasar fundamental kuat, saham dan reksadana bisa diandalkan.

Namun, tidak ada salahnya mengalokasikan sebagian kecil dari portofolio untuk kripto selama anda memahami risikonya.

Saatnya Melangkah ke Aset Masa Depan

Dalam dunia keuangan, tidak ada satu instrumen yang cocok untuk semua orang. Namun, perkembangan zaman menuntut kita untuk adaptif. Dengan pendekatan yang bijak dan pemahaman yang cukup, kripto bisa menjadi bagian penting dalam perjalanan finansial Anda.

Baca Juga :  Telkom dan Google Developer Student Berikan Panduan Praktis dan Inspiratif Cara Menavigasi Karir di Bidang Teknologi untuk Para Developer

Xenorize, Memberikan kemudahan bagi semua.

Xenorize hadir sebagai salah satu inovasi yang membuka akses kripto untuk semua kalangan. Platform ini dirancang untuk membantu siapa pun, baik pemula maupun trader berpengalaman, dalam mengelola aset kripto secara otomatis, aman, dan mudah. Dengan menggunakan bot seperti Xenoarc, pengguna bisa menjalankan strategi trading 24/7 tanpa stres berlebih.

Tidak hanya itu, Xenorize juga menyediakan edukasi lengkap dan komunitas aktif. Melalui berbagai sumber belajar dan diskusi bersama sesama pengguna, Xenorize memastikan bahwa siapa pun bisa mengembangkan pengetahuan mereka, membangun jaringan, dan mengambil keputusan investasi yang lebih baik.

Mulai dari kecil, pelajari secara bertahap, dan jangan takut untuk mencoba. Dunia kripto bukan hanya tentang cuan, tapi juga tentang masa depan finansial yang lebih inklusif.

Disclaimer: Investasi di aset kripto tetap memiliki risiko. Nilai aset dapat berfluktuasi dengan cepat, dan penting untuk memahami risiko sebelum berinvestasi. Selalu lakukan riset dan pertimbangkan kondisi keuangan pribadi sebelum mengambil keputusan.

Berita Terkait

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:35

Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terbaru

NTB Terkini

‎Pemprov NTB Buka Suara Soal Video Viral WNI di Libya

Jumat, 27 Feb 2026 - 18:05