Legalitas Tanda Tangan Digital di Indonesia: Masih Ragu? Ini Penjelasan Hukumnya! - Koran Mandalika

Legalitas Tanda Tangan Digital di Indonesia: Masih Ragu? Ini Penjelasan Hukumnya!

Kamis, 5 Juni 2025 - 10:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanda tangan digital memang praktis dan efisien, tapi legalitasnya harus dipastikan agar dokumen tetap sah di mata hukum. Menggunakan tanda tangan digital tanpa kepastian legal seperti berkendara tanpa SIM—berisiko besar jika terjadi masalah. Maka dari itu, penting memahami aturan hukum yang mengatur tanda tangan digital agar dokumen Anda tetap valid dan aman.

Mengapa Memastikan Legalitas Tanda Tangan Digital Itu Penting?

Menggunakan tanda tangan digital yang legalitas-nya tidak jelas sama saja seperti mengemudikan kendaraan tanpa SIM atau STNK yang sah. Mungkin bisa jalan, tapi sangat berisiko jika terjadi masalah atau pemeriksaan.

Memastikan legalitas tanda tangan digital itu krusial karena:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

● Menghindari Sengketa

Dokumen yang ditandatangani secara sah akan lebih kuat posisinya jika terjadi perselisihan di kemudian hari.

● Kepastian Transaksi

Memberikan rasa aman dan percaya bagi semua pihak yang terlibat dalam perjanjian atau transaksi.

● Kepatuhan Regulasi

Memastikan Anda atau bisnis Anda mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Jadi, memahami aspek legalitas tanda tangan digital bukan sekadar formalitas, tapi fondasi penting untuk keamanan dan kepastian hukum aktivitas digital Anda.

Payung Hukum yang Mengatur Legalitas Tanda Tangan Digital di Indonesia

Untungnya, Indonesia sudah memiliki landasan hukum yang cukup jelas mengenai legalitas tanda tangan digital. Dasar hukum utamanya adalah:

1. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU No. 1 Tahun 2024.

Baca Juga :  Bagaimana Crestron Membantu MLV Teknologi Mentransformasi Kantor dengan Solusi Otomasi Canggih

2. Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE).

Kedua peraturan ini secara tegas menyatakan bahwa tanda tangan digital) memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum yang sah, selama memenuhi persyaratan tertentu. Jadi, kuncinya ada pada pemenuhan syarat tersebut.

Syarat Kunci Agar Tanda Tangan Digital Diakui Sah Secara Hukum

Nah, inilah bagian terpenting yang menentukan legalitas tanda tangan digital. Menurut UU ITE dan PP PSTE, agar sah, tanda tangan elektronik harus memenuhi sejumlah kriteria teknis dan keamanan, yang intinya adalah:

● Data pembuatan tanda tangan saat proses penandatanganan hanya berada dalam kuasa penandatangan.

● Segala perubahan terhadap tanda tangan elektronik yang terjadi setelah waktu penandatanganan dapat diketahui.

● Terdapat cara tertentu yang dipakai untuk mengidentifikasi siapa penandatangannya.

Tenang, ada cara praktis untuk memastikan semua syarat ini terpenuhi, yaitu dengan menggunakan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi. Ini adalah tanda tangan digital yang dibuat menggunakan Sertifikat Elektronik yang diterbitkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang telah terdaftar atau berinduk di Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMDIGI).

Peran Vital PSrE dalam Menjamin Legalitas Tanda Tangan Digital

PSrE seperti ezSign bertindak sebagai pihak ketiga terpercaya yang menjamin proses pembuatan tanda tangan digital Anda memenuhi standar hukum dan keamanan. Mengapa?

● Verifikasi Identitas Ketat (e-KYC)

PSrE melakukan verifikasi identitas pemohon secara ketat sebelum menerbitkan Sertifikat Elektronik, memastikan penandatangan adalah orang yang benar.

Baca Juga :  Mulai Besok! Suite Class Compartment Resmi Meluncur di KA Argo Bromo Anggrek

● Teknologi Terstandar

PSrE menggunakan teknologi kriptografi dan infrastruktur yang aman untuk memastikan integritas dokumen dan keaslian tanda tangan.

● Kepatuhan Regulasi

PSrE beroperasi di bawah pengawasan KOMDIGI dan wajib mematuhi semua regulasi terkait legalitas tanda tangan digital.

Menggunakan layanan dari PSrE terpercaya adalah cara paling efektif dan efisien untuk memastikan legalitas tanda tangan digital Anda tidak diragukan lagi.

ezSign: Solusi Tanda Tangan Digital yang Terjamin Legalitasnya

Masih ragu dengan legalitas tanda tangan digital? PT SOLUSI IDENTITAS GLOBAL NET melalui ezSign hadir untuk memberikan solusi dan kepastian. Sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) Berinduk yang resmi terdaftar dan diawasi oleh KOMDIGI, ezSign menjamin bahwa setiap tanda tangan digital yang diterbitkan melalui platform kami memenuhi seluruh persyaratan hukum yang berlaku di Indonesia.

Kami memastikan proses verifikasi yang aman dan teknologi yang andal, sehingga Anda dapat menggunakan tanda tangan digital ezSign dengan penuh keyakinan untuk berbagai dokumen penting Anda.

Kesimpulannya, legalitas tanda tangan digital di Indonesia sudah sangat jelas diatur. Kuncinya adalah menggunakan tanda tangan digital bersertifikasi dari PSrE terpercaya. Jangan ambil risiko dengan solusi yang tidak jelas dasar hukumnya.

Pastikan legalitas tanda tangan digital Anda terjamin! Gunakan solusi tanda tangan digital dari ezSign yang aman dan patuh hukum. 

Kunjungi website kami atau hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.    

Berita Terkait

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna
Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Masyarakat Semakin Aktif Bertransaksi di Aplikasi Raya
Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini
Menguatkan Iman di Tengah Tantangan, PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema “Di Dalam Tekanan Kuasa Tuhan Bekerja”
Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%
Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia
SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP
Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Masyarakat Semakin Aktif Bertransaksi di Aplikasi Raya

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00

Menguatkan Iman di Tengah Tantangan, PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema “Di Dalam Tekanan Kuasa Tuhan Bekerja”

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:56

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Siap Digelar di Jakarta: Satukan Raksasa Teknologi Global untuk Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi

Berita Terbaru