Lintasarta Perkuat Ekosistem AI Nasional melalui Semesta AI dengan Dukungan dari Program NVIDIA Inception - Koran Mandalika

Lintasarta Perkuat Ekosistem AI Nasional melalui Semesta AI dengan Dukungan dari Program NVIDIA Inception

Kamis, 20 Maret 2025 - 10:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 Maret 2025 – Lintasarta, sebagai AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, semakin memperkuat komitmennya dalam mendorong akselerasi adopsi kecerdasan artifisial (AI) dengan menghadirkan Semesta AI, program pertama di Indonesia yang didukung kolaborasi dengan NVIDIA Inception yang merupakan sebuah program global yang dirancang untuk membina perusahaan rintisan (startup). Kolaborasi strategis dengan NVIDIA ini menegaskan komitmen Lintasarta dalam memberdayakan startup untuk mempercepat inovasi berbasis AI yang berdampak luas bagi industri nasional.

Sebagai satu-satunya NVIDIA Cloud Partner (NCP) di Indonesia, Lintasarta mendapatkan dukungan penuh dari NVIDIA untuk terus memperkuat ekosistem AI nasional. Semesta AI, sebagai bagian dari inisiatif gerakan AI Merdeka, bertujuan untuk membuka akses lebih luas terhadap pengembangan solusi AI inovatif menggunakan use case lokal yang ada di Tanah Air.

Semesta AI akan dipresentasikan di NVIDIA GTC 2025 di San Jose, California, Amerika Serikat, menyoroti peran Indonesia yang semakin berkembang dalam lanskap inovasi AI global. Acara ini mencakup diskusi industri bertajuk, “Bagaimana Indonesia Mewujudkan Platform AI Berdaulat yang dipimpin oleh Sektor Telekomunikasi untuk 270 Juta Pengguna.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semesta AI: Mengakselerasi AI untuk Indonesia

Semesta AI sebagai bagian dari NVIDIA Inception program menawarkan manfaat strategis bagi startup, antara lain:

Baca Juga :  Pentingnya Power Transformer untuk Infrastruktur Listrik di Indonesia

· Bimbingan ahli dan mentor dari para profesional industri AI

· Dukungan teknis untuk pengembangan dan implementasi solusi AI

· Akses ke teknologi accelerated computing dari NVIDIA

· Peluang kolaborasi dengan perusahaan terkemuka di dalam jaringan Lintasarta

· Voucher GPU Merdeka hingga USD 15.000 untuk proyek AI terbaik

Startup yang tergabung dalam program ini harus menunjukkan skalabilitas solusi AI yang kuat serta potensi implementasi nyata di berbagai sektor industri nasional. Sejak diperkenalkan dalam peluncuran AI Merdeka bulan November lalu-yang di hadiri oleh 419 startup- hingga kini sudah lebih dari 150 startup dan Independent Software Vendor (ISV) yang telah mendaftarkan diri dalam Semesta AI. Dari jumlah tersebut, 10 startup dan ISV terbaik akan melangkah ke fase Black Belt, tahap akhir dari program ini.

Mendorong Inovasi AI Berkelanjutan

President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dari tujuan mulia Lintasarta dalam memberdayakan Indonesia untuk mempercepat pencapaian potensi digital bangsa.

“Melalui Semesta AI, kami ingin memberdayakan startup dan ISV di Tanah Air agar mampu menciptakan solusi AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi industri dan perekonomian nasional. Untuk mendukung misi tersebut, kami akan terus membangun ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia”, ujar Bayu.

Baca Juga :  Libur Sekolah Usai, 103.691 Penumpang Naik Kereta di Divre IV Tanjungkarang

Peluang Menjanjikan bagi Startup

Startup yang berhasil melalui semua tahapan dalam Semesta AI akan berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Lintasarta dalam skala pengembangan yang lebih luas. Dengan jaringan lebih dari 2.300 pelanggan dari berbagai sektor strategis- termasuk keuangan, manufaktur, layanan kesehatan, sumber daya alam, dan sektor pelayanan publik- Lintasarta membuka peluang bagi startup untuk mengimplementasikan solusi AI mereka secara langsung di industri.

Selain itu, Lintasarta juga memastikan bahwa inisiatif Semesta AI sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dengan membangun infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan menghadirkan Semesta AI, kami ingin memastikan bahwa ekosistem AI Indonesia semakin matang dan siap bersaing di tingkat global, seraya terus mengakselerasi pengembangan teknologi AI di Indonesia. Kami berharap Lintasarta tetap menjadi pionir dalam memperkuat ekosistem AI nasional yang berdampak nyata bagi percepatan adopsi AI untuk pertumbuhan ekonomi digital Indonesia”, tutup Bayu.

Berbagai berita terbaru dan informasi produk unggulan Lintasarta dapat dengan mudah diakses pada akun media sosial Instagram @lintasarta.official dan LinkedIn Lintasarta, serta situs resmi www.lintasarta.net.

Berita Terkait

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta
Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi
Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia
Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026
Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik
Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:02

SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

Berita Terbaru