Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya - Koran Mandalika

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Jakarta, 16 Juli 2026 — Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak orang menghabiskan sebagian besar harinya untuk beraktifitas seperti membalas email, menghadiri rapat, mengecek notifikasi, scrolling media sosial atau pekerjaan lainnya. Ironisnya, mengirim satu pesan singkat kepada orang tua, pasangan, sahabat, atau keluarga justru sering menjadi hal yang terus ditunda. Melihat fenomena ini, AIA Indonesia mengajak masyarakat untuk kembali memaknai bahwa hidup sehat hanya bicara soal bagaimana menjaga tubuh agar tetap bugar, tetapi juga merawat hubungan dengan orang-orang yang kita sayangi melalui aksi sederhana: meluangkan satu menit untuk berkabar.

Fenomena tersebut ternyata bukan sekadar persoalan kebiasaan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengakui kesepian (loneliness) dan isolasi sosial sebagai salah satu tantangan kesehatan global yang berkontribusi terhadap lebih dari 871.000 kematian setiap tahunnya. Namun, berbeda dengan penyakit pada umumnya, kesepian seringkali datang tanpa disadari. Banyak orang terlihat baik-baik saja, aktif bekerja, bahkan tetap berinteraksi di media sosial, tetapi perlahan kehilangan koneksi yang bermakna dengan orang-orang terdekatnya.

Baca Juga :  Dari Dompet Digital (E-Wallet) sampai Pembayaran Transfer Bank, Mana Metode Top Up yang Sering Kamu Pakai di Isigame Store?

Kondisi ini semakin relevan di Indonesia. Budaya kerja yang dinamis, mobilitas tinggi, hingga semakin banyaknya anak muda yang merantau membuat waktu bersama keluarga menjadi semakin terbatas. Tidak sedikit yang baru menyadari sudah berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, belum sempat memberi kabar kepada orang tua atau orang terdekat karena merasa “nanti saja”. Padahal, bagi mereka yang menunggu di rumah, satu pesan sederhana sering kali menjadi bentuk kepedulian yang paling berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah pesan singkat seperti “Aku sudah sampai”, “Hari ini baik-baik saja”, atau “Apa kabar?” mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk dikirim. Namun, bagi penerimanya, pesan tersebut dapat memberikan rasa tenang, kepastian, sekaligus memperkuat hubungan emosional yang menjadi bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh.

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya Permudah Pelanggan, Pembatalan Tiket Terdampak Gangguan Perjalanan Kini Bisa Via Contact Center 121 via telpon 021-121 dan fitur VoIP di aplikasi Access by KAI

Berangkat dari pemahaman bahwa hidup sehat juga berarti menjaga hubungan sosial yang sehat, AIA Indonesia sebagai perusahaan asuransi melalui inisiatif Rethink Healthy mengajak masyarakat untuk kembali membangun kebiasaan sederhana tersebut. Bersama Dion Wiyoko dan Anya, asisten digital AIA, masyarakat diingatkan bahwa satu menit untuk mengirim pesan kepada orang yang disayangi dapat menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar.

Pengingat tersebut dihadirkan melalui berbagai titik dalam keseharian masyarakat. Pengguna aplikasi AIA Vitality menerima pengingat pada pukul 08.00 saat memulai aktivitas dan pukul 20.00 ketika kembali beristirahat di rumah. 

Melalui Rethink Healthy, AIA Indonesia ingin mengajak masyarakat melihat kesehatan dari perspektif yang lebih menyeluruh. Sebab, terkadang tindakan paling sederhana seperti mengirim satu pesan untuk memberi tahu bahwa kita baik-baik saja, dapat menjadi bentuk kepedulian yang paling berarti bagi orang-orang yang kita cintai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

SWM Returns to EICMA with Four World Premieres “Smart Evolution · Boundless Adventure”
Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari
BP Tapera Sosialisasikan KPR FLPP kepada Pegawai KPPN Mojokerto dan Satker Mitra
Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui
Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil
Bank Mandiri Taspen Palu Gelar Mantap Cooking Club, Dorong Nasabah Kembangkan Peluang Usaha Kuliner
Perjanjian Tanpa Meterai Tetap Sah, Tapi Ada Konsekuensinya
Berapa Lama Kantor Siap Pakai? Hitung Mundur dari Tanggal Pindah

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:02

SWM Returns to EICMA with Four World Premieres “Smart Evolution · Boundless Adventure”

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:02

Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:02

BP Tapera Sosialisasikan KPR FLPP kepada Pegawai KPPN Mojokerto dan Satker Mitra

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:02

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:02

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Perjanjian Tanpa Meterai Tetap Sah, Tapi Ada Konsekuensinya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Berapa Lama Kantor Siap Pakai? Hitung Mundur dari Tanggal Pindah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Teknologi

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:02

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Teknologi

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:02