Lonjakan Laba Antam, Prospek Saham Grup MIND ID Makin Solid Didukung - Koran Mandalika

Lonjakan Laba Antam, Prospek Saham Grup MIND ID Makin Solid Didukung

Rabu, 10 September 2025 - 15:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Prospek saham emiten dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID semakin solid setelah Anggotanya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan lonjakan profitabilitas semester pertama 2025 dengan sebesar 240% atau mencapai sebesar Rp5,14 triliun.

Pada periode enam bulan pertama tahun 2025 (Januari – Juni 2025, 1H25), ANTAM berhasil mencatatkan capaian kinerja keuangan yang cemerlang dengan didorong pertumbuhan kinerja komoditas emas dan nikel.

ANTAM berhasil mencatatkan pertumbuhan profitabilitas semester pertama 2025 dengan capaian laba periode berjalan yang meningkat signifikan sebesar 240% atau mencapai sebesar Rp5,14 triliun, dibandingkan capaian laba periode berjalan pada periode enam bulan pertama tahun 2024 sebesar Rp1,51 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaras dengan capaian laba periode berjalan, ANTAM mencatatkan pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada semester pertama 2025 sebesar Rp7,11 triliun, meningkat signifikan 194% dibandingkan EBITDA periode sebelumnnya sebesar Rp2,42 triliun.

Petumbuhan penjualan domestik, mencerminkan implementasi strategi Perusahaan untuk memperkuat basis pelanggan di dalam negeri pada produk-produk emas, bijih nikel dan bijih bauksit.

Baca Juga :  Edspert for Corporation Luncurkan Program BEECOME Bersama PT Tuah Turangga Agung: Inovasi Baru dalam Pelatihan Kepemimpinan dan Keterampilan Komunikasi

Segmen emas menjadi kontributor terbesar penjualan ANTAM, dengan capaian pertumbuhan penjualan yang signifikan di semester pertama 2025 sebesar 163% dengan nilai Rp49,54 triliun jika dibandingkan dengan penjualan emas periode sama tahun sebelumnya senilai Rp18,83 triliun.

Produk emas menjadi kontributor terbesar penjualan ANTAM dengan proporsi 84% terhadap total penjualan ANTAM pada semester pertama 2025. Pertumbuhan penjualan emas pada semester pertama 2025, didorong oleh kondisi geoekonomi dan geopolitik global serta strategi bisnis yang efektif.

ANTAM mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan kembali mencetak rekor penjualan emas triwulanan tertinggi sepanjang sejarah pada triwulan kedua tahun 2025 (2Q25).

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan, menyampaikan bahwa lonjakan kinerja Antam pada paruh pertama tahun ini tidak hanya disokong oleh kenaikan harga emas dunia, tetapi juga efisiensi operasional yang berhasil dijalankan.

“Kinerja solid tersebut mencerminkan efisiensi operasional dan peningkatan harga jual rata-rata, seiring dengan sentimen bullish di pasar komoditas emas,” ujarnya.

Menurut Ekky, harga emas dunia yang terus mencetak level tertinggi baru memberikan dukungan fundamental yang solid bagi emiten pengelola emas.

Baca Juga :  Telkom dan Inkubator Bisnis Unpad Perkuat Dukungan Ekosistem Startup Lokal

Kondisi tersebut membuat valuasi saham emiten emas, termasuk Antam yang merupakan salah satu emiten Grup MIND ID ini masih menarik untuk diakumulasi oleh para investor khususnya dalam jangka pendek hingga menengah.

Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menilai ANTM masih memiliki ruang kenaikan seiring tren positif harga emas dunia.

Menurutnya, perseroan berpotensi mendapat keuntungan dari kenaikan average selling price (ASP) emas yang berdampak pada kinerja pendapatan dan laba bersih.

Selain itu, perseroan juga disebut memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas produksi dan volume penjualan guna menjaga kinerja tetap optimal.

Namun demikian, Nafan menekankan pentingnya diversifikasi bisnis bagi emiten tambang Grup MIND ID ini untuk menghadapi fluktuasi harga komoditas, seperti nikel, batu bara, dan tembaga.

“Hilirisasi tidak bisa ditinggalkan. Proses pembangunan industri hilir akan memberikan added value yang signifikan, sehingga prospek sektor tambang positif di masa depan,” ucapnya.

Berita Terkait

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia
Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan
Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP
Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa
Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

Berita Terbaru