Lulusan Teknik Industri BINUS University Ini Wujudkan Mimpi Kuliah Lewat Beasiswa ASAK dan Kini Miliki Dua Outlet Laundry - Koran Mandalika

Lulusan Teknik Industri BINUS University Ini Wujudkan Mimpi Kuliah Lewat Beasiswa ASAK dan Kini Miliki Dua Outlet Laundry

Minggu, 22 Juni 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 Juni 2025 — Bermula dari pertemuan sederhana di gereja, Richard Dimas Julian Murphiyanto binusian 2017 lulusan Faculty of Engineering BINUS University, kini menjadi sosok inspiratif yang berhasil mewujudkan mimpi kuliah dan membangun bisnis keluarga dari nol. Melalui program Ayo Sekolah Ayo Kuliah (ASAK) BINUS University, Richard membuktikan bahwa keterbatasan finansial bukanlah penghalang untuk menempuh pendidikan tinggi dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik.

Richard pertama kali mengenal program ASAK saat diundang menghadiri sosialisasi “Ayo Kuliah” di Gereja Santo Thomas Rasul, Jakarta. Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang terbatas, Richard sempat merasa pesimis untuk melanjutkan pendidikan. Namun, setelah mendapat dukungan beasiswa dari program ASAK BINUS University harapannya kembali menyala.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya memang sejak SMA punya keinginan untuk kuliah, tapi karena keterbatasan biaya, saya tidak terlalu berharap. Tapi setelah tahu ada program beasiswa BINUS University, rasanya seperti ada harapan baru yang terbuka,” ujar Richard.

Baca Juga :  Tangani Bencana di Aceh, Balai Wilayah Sungai Sumatera I Kerahkan 21 Alat Berat untuk Perbaikan Tanggul dan Sungai

Karena ketekunan dan semangatnya, Richard diterima di BINUS University dan menjadi orang pertama di keluarganya yang berhasil meraih gelar sarjana.

Tak berhenti di situ, semangat kewirausahaan yang ia dapatkan selama kuliah mendorongnya untuk mendirikan usaha laundry. Berbekal ilmu dari mata kuliah entrepreneurship dan teknik industri, serta dorongan untuk membantu keluarganya, Richard berhasil membuka dua outlet laundry yang kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.

Image

Mama saya dulu bekerja sebagai tukang cuci gosok. Melihat beliau semakin lelah, saya ingin menciptakan usaha yang bisa menggantikan penghasilannya dan memberdayakan keluarga,” ungkapnya.

Pengalaman kuliah di BINUS University banyak memberikan bekal praktis bagi Richard dalam membangun bisnis, mulai dari menyusun rencana usaha, mengelola operasional, hingga membuat keputusan berdasarkan analisis teknis dan finansial.

Baca Juga :  Iklan "Negatif", Bisa Jadi Penjualan Positif? Ini Namanya Strategi Anti-Marketing

Kepada para calon mahasiswa dan Binusian lainnya, Richard membagikan pesannya:

Dalam membangun karir, tiga hal harus selaras: networking, kemampuan akademis, dan softskill. Aktiflah di kampus dan manfaatkan setiap kesempatan untuk bertumbuh. Karena semua itu akan membentuk kita jadi pribadi yang siap bersaing dan memberi dampak.

Kisah Richard adalah cerminan nyata dari visi BINUS University dalam menciptakan lulusan yang empowered to innovate dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Melalui program-program beasiswa seperti ASAK dan pembelajaran entrepreneurship, 

BINUS University terus mendukung generasi muda untuk tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan berdampak bagi sesama.

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh
Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat
Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3
Dupoin Futures Awali 2026 dengan Serangkaian Inisiatif Sosial dan Kolaborasi Industri
Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?
Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya
KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia
Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

Dupoin Futures Awali 2026 dengan Serangkaian Inisiatif Sosial dan Kolaborasi Industri

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00

Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00

Kementerian PU Mulai Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Desa Salah Sirong, Kabupaten Bireuen, Aceh

Berita Terbaru