Tangani Bencana di Aceh, Balai Wilayah Sungai Sumatera I Kerahkan 21 Alat Berat untuk Perbaikan Tanggul dan Sungai - Koran Mandalika

Tangani Bencana di Aceh, Balai Wilayah Sungai Sumatera I Kerahkan 21 Alat Berat untuk Perbaikan Tanggul dan Sungai

Senin, 15 Desember 2025 - 21:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah mengerahkan total 21unit alat berat untuk memulihkan kondisi sungai, tanggul, serta layanan dasar masyarakat yang terkait pascabencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Pengerahan puluhan alat berat ini dilakukan karena banyak infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) yang mengalami kerusakan parah. Berdasarkan data lapangan, Kementerian PU mencatat ada 36 titik tanggul jebol, 143 titik tanggul kritis, serta kerusakan pada jaringan irigasi di berbagai kabupaten.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk selalu hadir di setiap titik lokasi bencana guna meringankan beban masyarakat. Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran teknis bekerja tanpa henti dalam masa tanggap darurat ini.

“Seluruh Balai Teknis Kementerian PU terus bergerak cepat membantu masyarakat. Penanganan darurat pada tanggul, sungai, dan akses vital harus dipastikan berjalan tanpa menunggu. Kita akan terus memperkuat dukungan alat berat dan personel sampai kondisi kembali pulih,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna memastikan penanganan berjalan efektif, mobilisasi 21 alat berat dilakukan secara paralel di kabupaten-kabupaten terdampak parah, yaitu: Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bireuen, dan Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Alternatif Fable 5: OrcaRouter Luncurkan Routing DSL, Hadirkan Performa Setara Claude Fable 5 dengan Biaya Jauh Lebih Rendah

Puluhan alat berat yang terdiri dari excavator, excavator long arm, hingga wheel loader dioperasikan di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan. Fokus utama pekerjaan di lapangan mencakup pengalihan aliran sungai, pembersihan sedimen lumpur, perbaikan tanggul darurat, serta pembukaan akses logistik untuk mempermudah proses evakuasi.

Salah satu prioritas penanganan dengan eskalasi tinggi berada di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Di lokasi ini, tim BWS Sumatera I bekerja nonstop sejak akhir November untuk melanjutkan pengalihan aliran Sungai Manyang. Upaya ini untuk mencegah limpasan air meluas kembali ke pemukiman warga.

Di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, tim BWS Sumatera I juga terlibat dalam membersihkan infrastruktur Dayah (Lembaga Pendidikan Islam Tradisional), serta membuka akses jalan inspeksi yang tertutup lumpur dan material banjir.

Sementara itu, di Aceh Tamiang, pembersihan sedimen dilakukan di ruas-ruas jalan utama kawasan Kuala Simpang untuk memulihkan aktivitas ekonomi warga. Bersamaan dengan pengerjaan fisik, Satker Bendungan dan PPK Operasi dan Pemeliharaan juga menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, selimut, dan kebutuhan pengungsi ke berbagai titik pengungsian.

Baca Juga :  Gunakan Kereta Inspeksi, KAI Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2025

Kementerian PU memastikan operasi tanggap darurat ini akan terus berlanjut hingga seluruh kerusakan infrastruktur tertangani dan aktivitas masyarakat kembali normal. Selain itu, koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, BPBD, serta TNI/Polri terus diperkuat guna menjamin distribusi alat berat dan logistik berjalan efektif dan terukur.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:01