Makna Kemerdekaan dan Pelestarian Lingkungan Menurut CEO LindungiHutan - Koran Mandalika

Makna Kemerdekaan dan Pelestarian Lingkungan Menurut CEO LindungiHutan

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 21:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut Miftachur “Ben” Robani, pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda saat ini.

Dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, memberikan pandangannya tentang makna kemerdekaan sejalan dengan tanggung jawab dalam pelestarian lingkungan. 

Menurut Ben, kemerdekaan bukan hanya tentang lepas dari penjajahan, tetapi juga tentang kita sebagai bangsa yang merdeka dapat berdiri di atas kaki sendiri dan menjaga alam yang kita miliki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemerdekaan berarti kita lepas dari penjajahan dan ketergantungan pada orang lain, artinya kita punya pilihan untuk berdiri di atas kaki sendiri. Ini memberi kita kesempatan untuk bertanggung jawab penuh atas pelestarian lingkungan,” ujar Ben.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab untuk melestarikan alam kini berada di tangan kita sendiri, bukan lagi di tangan pihak luar. “Pelestarian lingkungan dalam makna kemerdekaan adalah sebuah tanggung jawab dan peran yang harus kita jalankan, bukan sesuatu yang kita serahkan kepada orang lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Fashion Program School of Design BINUS University Berhasil Raih Penghargaan di Grand Final Fashion Design Contest YouC1000

Ben melihat bahwa momentum peringatan kemerdekaan adalah kesempatan yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian hutan. Menurutnya, menjaga hutan berbeda dengan kegiatan lain yang sering kali terlihat jelas oleh masyarakat. 

“Menjaga hutan itu seperti menjaga sesuatu yang jauh di dalam belantara, kadang tidak terlihat langsung oleh mata. Oleh karena itu, kita perlu memanfaatkan momentum-momentum seperti kemerdekaan untuk mengingatkan masyarakat tentang Indonesia, potensinya, budayanya, termasuk hutannya,” ungkapnya.

Dengan semangat kemerdekaan, Ben berharap bahwa kampanye pelestarian lingkungan dapat membuat masyarakat lebih sadar bahwa Indonesia adalah sebuah negara yang luas dan kaya, tidak hanya dari hal-hal yang terlihat tetapi juga dari kekayaan alam yang tersembunyi seperti hutan.

Baca Juga :  5 Tools Wajib untuk Membangun Customer Service Modern dan Efisien

“Dengan kita membuat campaign orang bisa tersadarkan bahwa Indonesia itu luas, tidak hanya dari hal-hal yang terlihat, tetapi juga dari kekayaan alam yang tersembunyi,” ujar Ben.

Ben juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mencapai kemerdekaan. “Dalam sejarah, kemerdekaan Indonesia tidak hanya diperjuangkan oleh orang-orang tua, tetapi juga oleh generasi muda yang terlibat dalam kemerdekaan sampai proses proklamasi. Ini menunjukkan bahwa peran generasi muda sangat penting,” ujarnya.

Generasi muda saat ini memiliki kekuatan, pengetahuan, dan sensitivitas terhadap isu-isu lingkungan yang bisa menjadi modal besar dalam upaya pelestarian hutan. “Peran kita selanjutnya sebagai pemuda adalah menjaga yang telah diperjuangkan. Kita tidak bisa berpangku tangan atau melimpahkan tanggung jawab ini kepada orang lain. Generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga lingkungan ini agar dapat diwariskan kepada generasi-generasi selanjutnya,” tambahnya.

Berita Terkait

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek
Film Drama Original Pertama Lyto Pictures Siap Diproduksi, Angkat Fenomena “People Pleaser” Tayang di Bioskop 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:00

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:00

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:00

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:00

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 18:00

E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya

Kamis, 23 April 2026 - 18:00

Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Kamis, 23 April 2026 - 17:00

Film Drama Original Pertama Lyto Pictures Siap Diproduksi, Angkat Fenomena “People Pleaser” Tayang di Bioskop 2026

Kamis, 23 April 2026 - 16:00

Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Veteran Kenakan Pakaian Nasional Saat Layani Nasabah

Berita Terbaru