Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok - Koran Mandalika

Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Upaya memperluas akses pendidikan berbasis teknologi di daerah terpencil terus didorong berbagai pihak. Salah satunya dilakukan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo yang menyalurkan bantuan perangkat digital ke sekolah-sekolah di wilayah pelosok.

Sepanjang Januari 2025 hingga Maret 2026, perusahaan mencatat realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang pendidikan mencapai lebih dari Rp 12,9 miliar. Fokus utama program ini diarahkan pada percepatan digitalisasi pendidikan, terutama di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses teknologi.

Dalam kurun 15 bulan, lebih dari 500 program pendidikan telah direalisasikan. Bantuan yang disalurkan antara lain 37 unit komputer, 24 laptop, 20 modem internet, serta tiga unit proyektor yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di daerah terpencil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan seluruh perangkat tersebut telah diterima sekolah-sekolah sasaran dan diharapkan mampu membuka akses pembelajaran yang lebih luas.

Baca Juga :  KFC Memimpin Persaingan di Indonesia pada 2024

“Seluruh perangkat telah didistribusikan. Harapannya, sekolah-sekolah di pelosok kini bisa terhubung dengan dunia luar melalui jaringan internet yang memadai,” kata Jatmiko saat dihubungi, Senin (05/05/2026).

Menurut dia, keterbatasan infrastruktur digital selama ini menjadi salah satu kendala utama dalam proses belajar-mengajar di daerah terpencil. Melalui program ini, perusahaan ingin mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran digital atau *cyber education* yang lebih merata.

“Perkembangan pendidikan menuntut adaptasi terhadap teknologi. Kami ingin berkontribusi agar sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional tidak tertinggal dalam hal literasi digital,” sebutnya.

Langkah tersebut sejalan dengan agenda transformasi pendidikan nasional yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal akses, tetapi juga kualitas dan relevansi dengan perkembangan zaman.

Di tingkat sekolah, bantuan tersebut mulai dirasakan dampaknya. Kepala SMPN 2 Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Mutiara, menyebut keterbatasan perangkat dan jaringan selama ini menjadi hambatan utama bagi para guru dalam mengakses materi pembelajaran.

Baca Juga :  Helpdesk Modern? Barantum Jawab Tantangan Layanan Pelanggan Anda

“Kami sangat terbantu. Dengan adanya komputer dan akses internet, kegiatan belajar-mengajar menjadi lebih lancar dan referensi materi bisa diakses dengan mudah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Kepala SDN 006 Pendalian, Kabupaten Rokan Hulu, Bambang Asrita. Ia mengatakan sebelumnya pihak sekolah harus menempuh perjalanan ke pusat kecamatan hanya untuk mengakses materi pembelajaran berbasis internet.

“Sekarang fasilitas itu sudah tersedia di sekolah. Ini sangat membantu, terutama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah kami,” kata Bambang.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan sektor pendidikan dapat menjadi salah satu jalan untuk memperkecil kesenjangan akses teknologi, sekaligus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dog Training Tips di Rumah Agar Anjing Pintar
Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah
Berapa Biaya Broadcast WhatsApp Barantum untuk Bisnis?
Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api
KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?
Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung
Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:59

Pemprov NTB Sambut Baik Diskon Tiket 50 Persen bagi Warga NTB di Ajang MotoGP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:53

Gubernur Iqbal Ingatkan PUPRPKP NTB Good Governance

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:47

Kota Mataram Juara Umum pada Cabor Petanque, FOPI NTB Targetkan Empat Emas di PON 2028

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:44

Gubernur NTB Serahkan Radiogram Mendagri, Nurul Adha Dipercaya Nahkodai Lobar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:11

Raih Juara Umum, Loteng Borong 16 Medali Emas pada Cabor Taekwondo Porprov NTB 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:33

Beri Materi di PKN, Gubernur Iqbal Tegaskan Kualitas Pemerintahan Ditentukan oleh Sistem yang Dibangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:24

Tiga Bupati di Lobar Berurusan dengan KPK, Gubernur Iqbal: Perlu Pembenahan Total

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:26

Lobar dan Loteng Sabet Medali Emas pada Porprov NTB 2026 Cabor Voli Indoor

Berita Terbaru

Teknologi

Dog Training Tips di Rumah Agar Anjing Pintar

Jumat, 24 Jul 2026 - 09:02

Teknologi

Berapa Biaya Broadcast WhatsApp Barantum untuk Bisnis?

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:02

NTB Terkini

Gubernur Iqbal Ingatkan PUPRPKP NTB Good Governance

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:53