Menatap Prospek 2026: Emiten Grup MIND ID Cetak Performa Impresif - Koran Mandalika

Menatap Prospek 2026: Emiten Grup MIND ID Cetak Performa Impresif

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengakhiri kalender perdagangan tahun 2025 dengan catatan positif bagi deretan emiten tambang yang tergabung dalam Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID.

Di tengah fluktuasi pasar global, integrasi strategis dan program penguatan hilirisasi akan menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan nilai saham para anggota Grup MIND ID.

Berdasarkan data penutupan perdagangan Selasa (30/12/2025), PT Timah Tbk. (TINS) tampil sebagai juara dengan pertumbuhan harga saham tertinggi di grup MIND ID, melesat 190,65% secara year-to-date (YtD) ke Rp3.110 per saham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tren positif tersebut diikuti oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang membukukan lonjakan 106,56% YtD ke posisi Rp3.150 per saham. capaian ini disokong oleh prospek cerah logam mulia domestik dan ekspansi operasional.

Emiten nikel PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turut mempertegas ketangguhannya dengan mencatat kenaikan 42,96% YtD ke level Rp5.175 per saham, sekaligus membuktikan kemampuan perseroan dalam menavigasi volatilitas pasar global. Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) mampu menutup tahun pada level Rp2.310 per saham.

Baca Juga :  KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menyoroti bahwa tren positif saham BUMN nonbank sepanjang 2025 menjadi pemanis di luar dominasi sektor perbankan. Dia menilai emiten pertambangan seperti TINS dan ANTM memiliki fondasi teknikal yang solid untuk melanjutkan tren penguatan.

“Sejumlah emiten pelat merah nonbank memperlihatkan tren teknikal yang positif. Saham seperti TINS, ANTM, lalu ada saham lain seperti TLKM, dan PGEO juga memiliki prospek yang relatif kuat,” ujar Nafan.

Nafan menekankan bahwa faktor kepemimpinan dan aksi korporasi menjadi kunci di balik kepercayaan pasar.

Perombakan pengurus, baik di jajaran komisaris maupun direksi di lingkungan BUMN, juga mampu memberikan sinyal disiplin belanja modal dan efisiensi operasional yang lebih ketat.

Baca Juga :  KAI Logistik Kelola 1,1 Juta Ton Barang di Januari 2026, 47% Di antaranya Non Batu Bara

Selain itu, kehadiran Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia serta wacana restrukturisasi BUMN menjadi katalisator baru bagi optimisme investor ke depan.

“Jika dinamika Danantara berjalan konsisten dalam mengelola aset-aset strategis, peluang perbaikan kinerja emiten BUMN dan indeks terkait akan terbuka lebar menuju 2026,” pungkas Nafan.

Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menambahkan bahwa terdapat sejumlah sentimen positif yang dapat menjadi bahan bakar indeks BUMN tambang ke depan.

Hal tersebut terdiri dari peluang biaya dana (cost of fund) yang lebih ramah hingga valuasi emiten pelat yang kini masuk dalam kategori value-stocks.

Untuk tahun depan, sektor komoditas strategis dan energi diprediksi masih akan mendominasi panggung pasar modal. Liza pun menjagokan ANTM sebagai kandidat kuat dari sisi sektor tambang.

Press release ini juga sudah tayang di VRITMES.

Berita Terkait

ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM
Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO
ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis
Public Expose 2026: Laba Tembus Rp1,91 T, Jasa Marga Siap Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang
Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan
Mitra Penjahit Terdekat untuk Kebutuhan Seragam dan Manufaktur Pakaian Perusahaan Anda
Ondo Finance dan FLOQ Kolaborasi Hadirkan Akses Tokenisasi Saham & ETF AS di Indonesia
Proyek Bangunan Makin Kompleks, Roda Bangun Mandiri Dorong Pendekatan Terintegrasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:02

ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

Rabu, 9 September 2026 - 22:02

Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

Rabu, 9 September 2026 - 21:02

ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis

Rabu, 9 September 2026 - 18:02

Public Expose 2026: Laba Tembus Rp1,91 T, Jasa Marga Siap Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 17:02

Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan

Rabu, 9 September 2026 - 17:02

Ondo Finance dan FLOQ Kolaborasi Hadirkan Akses Tokenisasi Saham & ETF AS di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 16:02

Proyek Bangunan Makin Kompleks, Roda Bangun Mandiri Dorong Pendekatan Terintegrasi

Rabu, 9 September 2026 - 15:02

Dupoin Futures Raih 4 Penghargaan JFX dan KBI, Volume Transaksi Capai 833 Ribu Lot

Berita Terbaru