Mengenal Selaput Dara, Bagian dari Organ Reproduksi - Koran Mandalika

Mengenal Selaput Dara, Bagian dari Organ Reproduksi

Jumat, 18 Oktober 2024 - 21:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selaput dara atau yang lebih dikenal dengan hymen sudah lama menjadi topik kontroversial dalam berbagai budaya.

Salah satu mitos selaput dara umum yang mungkin pernah didengar adalah selaput tersebut berperan dalam tanda pasti keperawanan seorang perempuan.

Selain itu, banyak mitos yang menyebutkan bahwa area ini selalu pecah saat berhubungan seksual pertama kali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apakah hal ini benar adanya? Berikut fakta dan penjelasan lengkapnya!

Mengenal selaput dara

Selaput dara atau hymen dalam istilah medis adalah lipatan jaringan mukosa tipis yang melintang di dalam vagina perempuan. Hymen sering menjadi fokus perhatian karena dianggap sebagai tanda keperawanan. 

Nyatanya dalam realitas medis, pemahaman tentang hymen lebih kompleks daripada hal tersebut. Saat lahir, hymen ini biasanya berupa jaringan berbentuk cincin yang mengelilingi lubang vagina.

Baca Juga :  Smart Office: Penerapan Teknologi Modern di Lingkungan Perkantoran

Namun, ada juga hymen yang menutupi seluruh lubang vagina sehingga menyebabkan masalah menstruasi.

Lantas, apa fungsi selaput dara di tubuh kita? Pada faktanya, hymen tidak memiliki fungsi utama dalam tubuh atau sistem reproduksi.

Namun, beberapa orang berpikir bahwa selaput tersebut atau hymen mungkin mampu melindungi vagina dari bakteri atau benda asing.

Seperti apa bentuk hymen yang utuh?

Hymen yang masih utuh atau belum robek bisa terdiri dari berbagai bentuk dan variasi antara satu perempuan dengan yang lainnya. Berikut berbagai bentuk hymen yang perlu diketahui:

1. Annular: Menyerupai cincin atau lingkaran yang melintang di dalam vulva. Pada hymen ini, terdapat lubang kecil di tengah yang memungkinkan keluarnya darah menstruasi.

Baca Juga :  Berikut Daftar Universitas Swasta di Bandung Terbaik & Terfavorit Bagi Calon Mahasiswa

2. Septate: Bentuknya mirip dengan annular, tetapi memiliki lubang di tengah yang lebih kecil.

3. Cribriform: Ada banyak lubang kecil yang menembus hymen, mirip seperti saringan atau kain jaring.

4. Crescentic: Bentuknya setengah bulan sabit dan menutupi sebagian kecil vagina. Kemudian, bagian tengahnya biasanya terbuka dan ada lengkungan setengah bulan.

5. Dengan lobus: Memiliki lobus-lobus kecil yang menonjol ke dalam vagina, biasanya lebih sulit untuk dilewati.

Jadi, tidak semua wanita memiliki bentuk selaput yang sama. Umumnya, perbedaan ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti faktor genetik, perkembangan fetal, faktor hormonal, aktivitas fisik, dan pertumbuhan seiring berjalannya waktu. 

Nah, itulah penjelasan mengenai selaput dara atau hymen yang perlu diketahui. Temukan informasi seputar wanita dan kesehatan reproduksi lainnya di www.yoona.id/blog.

Berita Terkait

Saat Bisnis Bali Terus Berkembang, Oxygen.id Hadir dengan Solusi Digital
MoraRepublic Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026
MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin
Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan
Mahjong Makin Digemari, Hotel Ini Buka Kelas Belajar Akhir Pekan
Inflasi Mendingin, Wall Street Reli: Saatnya Investor Bersiap?
BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pasar EV dengan Pembiayaan Bunga Mulai 3,97%
Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapsiagaan, PPO Logistik BRI Region 6 Ikuti Simulasi Business Continuity Management

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:06

Fakultas Bisnis LSPR Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Perikanan Desa Persiapan Blongas melalui Pelatihan Pembuatan Abon Ikan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30

Buruan Cek! Pemprov NTB Lelang 29 Mobil Dinas, Pengumuman Segera Terbit

Senin, 13 Juli 2026 - 18:50

Kecewa dengan Kinerja Kejaksaan, Sejumlah Mahasiswa Desak Polri Tangani Kasus Korupsi di NTB

Senin, 13 Juli 2026 - 18:46

Soal Temuan BPK, Pemprov NTB Tegaskan Telah Ditindaklanjuti Seluruhnya

Senin, 13 Juli 2026 - 11:48

Wellness Tourism Strategi NTB Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:01

Wamenpar Apresiasi Sade Social Space, Mandalika Makin Kaya Atraksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:09

AHY Setujui Pembangunan Bypass Port to Port Lembar-Kayangan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:29

Pocari Sweat Run Gerakkan Sektor Pariwisata hingga UMKM di NTB

Berita Terbaru