Menjawab Tantangan Operasional Logistik Indonesia - Koran Mandalika

Menjawab Tantangan Operasional Logistik Indonesia

Selasa, 18 November 2025 - 07:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta 12 Nopember 2025 – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) secara resmi menggelar ALFI CONVEX 2025 mulai tanggal 12–14 November 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Pameran dan konferensi logistik terbesar di Indonesia ini menjadi ajang kolaborasi nasional dan internasional bagi para pemimpin industri untuk membahas strategi investasi dan masa depan logistik Indonesia. Adapun ajang ini juga dihadiri oleh Agus Harimurti Yudhoyonoselaku Menteri Koordinator Bidang , Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Ibu Dyah Roro Esti selaku Wakil Menteri Perdagangan Indonesia Republik serta kehadiran Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia melalui rekaman pidatonya.

Sektor logistik nasional hingga kini masih dihadapkan pada sejumlah persoalan mendasar, seperti biaya logistik yang tinggi akibat inefisiensi di pelabuhan, biaya truking yang besar, dan kerumitan birokrasi. Selain itu, ketimpangan infrastruktur antara wilayah Jawa dan luar Jawa turut memperlemah konektivitas nasional.

Kompleksitas regulasi dan birokrasi juga menjadi sorotan utama, dengan tingkat dwelling time yang masih tinggi serta tumpang tindih perizinan antara kebijakan pusat dan daerah. Kondisi ini kerap menimbulkan hambatan administratif dan memperlambat arus logistik, sehingga menekan efisiensi operasional secara keseluruhan. Di sisi lain, peningkatan kompetensi SDM logistik menjadi kebutuhan mendesak agar industri mampu beradaptasi dengan standar global dan dinamika perdagangan internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada sambutan pembukaan acara ALFI Convex 2025, Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), Akbar Djohan menyatakan bahwa logistik adalah urat nadi pembangunan ekonomi nasional.

“Ketika logistik berjalan efisien, industri bergerak, perdagangan tumbuh, ekspor meningkat, dan ekonomi nasional berputar. Sebaliknya, bila logistik tersendat, maka seluruh rantai produksi ikut terhenti. Karena itu, transformasi logistik bukan hanya persoalan teknis, ini adalah agenda strategis bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sekaligus Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA).

Penguatan Peran Strategis di Sektor Logistik

Baca Juga :  AI Connect Makassar Series, Kupas Cara Kerja Vibe Coding dan Prinsip Etis dalam AI-Assisted Development

Krakatau Bandar Samudera (PT KBS), perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan logistik dan kepelabuhanan turut berpartisipasi dalam ALFI Convex 2025 sebagai komitmen untuk memperkuat peran strategis di sektor logistik . Adapun PT KBA merupakan anak usaha dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,

Kehadiran KBS dalam ALFI Convex 2025, sebuah ajang tahunan yang digagas oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), menjadi bagian dari forum strategis yang mempertemukan pelaku industri logistik, operator pelabuhan, penyedia jasa transportasi, serta pemangku kebijakan. Acara ini berfungsi sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam mengatasi tantangan operasional dan memperkuat sistem logistik nasional yang berdaya saing global. KBS menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam upaya kolektif memperkuat pondasi logistik nasional. Perusahaan terus mendorong efisiensi operasional pelabuhan, penguatan infrastruktur pendukung, dan transformasi digital untuk menciptakan sistem logistik yang lebih cepat, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

Selalin itu KBS yang berperan aktif sebagai  pengelola kawasan pelabuhan dan penyedia layanan logistik terintegrasi di Cilegon, juga berperan penting dalam memastikan kelancaran arus barang dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Melalui inovasi berkelanjutan dan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) yang kompeten, KBS berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan rantai pasok nasional yang tangguh dan efisien.

Adapun dalam mendukung penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), PT KBS saat ini mengoperasikan layanan kapal Ro-Ro dan kontainer sebagai solusi transportasi yang efisien dan berkelanjutan. Pelayanan kapal Ro-Ro dan kontainer ini menjadi produk unggulan PT KBS, yang berperan penting dalam mendukung pengembangan industry connectivity dan menghubungkan kawasan ekonomi serta bisnis antara Lampung dan Banten. Melalui konektivitas tersebut, KBS berkomitmen untuk mendorong peningkatan layanan rantai pasok (supply chain services) bagi berbagai sektor industri di kedua wilayah, sehingga tercipta efisiensi logistik dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sejalan dengan hal tersebut, Akbar Djohan pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Agus Harimurti Yudhoyono atas arah kebijakan yang visioner, termasuk dalam inisiatif Zero ODOL (Over Dimension Over Load). “Kebijakan ini bukanlah pembatasan, melainkan langkah menuju keselamatan, efisiensi biaya, dan keberlanjutan infrastruktur nasional,” tambah Akbar Djohan pada sambutannya. Diketahui, hal Ini merupakan implementasi perdana multimoda logistik terpadu di Indonesia, dengan ALFI berdiri di garda depan pelaksanaannya. Akbar pun melanjutkan, “Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang terus mendorong penguatan National Logistic Ecosystem (NLE), sebuah inisiatif besar untuk menurunkan biaya logistik nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.”

Baca Juga :  Dirut Jasa Marga: Upayakan Kelancaran Distribusi Lalu Lintas pada Periode Lebaran 2026, Jalur Fungsional di DIY dan Jateng Disiapkan

Selaras dengan semangat diatas yaitu “Berantas Inefisiensi, Wujudkan Logistik yang Lincah,” KBS terus memperkuat perannya dalam mendorong efisiensi, mengatasi hambatan operasional, dan menghadirkan sistem logistik yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Dengan langkah berkelanjutan dan kolaboratif, perusahaan optimistis mampu berkontribusi nyata dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah logistik global.

Tentang Krakatau Steel Tbk

Sekilas tentang PT Krakatau Bandar Samudera PT KBS adalah anak perusahaan PT Krakatau Steel yang memiliki pelabuhan curah kering terbesar dan terdalam di Indonesia, PT KBS memiliki kapasitas bongkar muat mencapai 25 juta ton per tahun. Selain layanan bongkar muat kargo curah, PT KBS juga menyediakan berbagai fasilitas dan jasa pelabuhan lainnya, seperti Port Services, jasa Pandu dan Tunda, angkutan kereta api dari barat pulau Jawa hingga bagian timur Jawa, serta fasilitas pergudangan. Salah satu infrastruktur andalan PT KBS adalah Integrated Warehouse (IWH), yang menjadi salah satu gudang terbesar di kawasan ASEAN. Gudang ini memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 200.000 MT di atas lahan seluas 11,6 hektare, dan telah dilengkapi dengan teknologi modern. IWH terhubung langsung dengan Continuous Ship Unloader (Portalink) yang berada di dermaga PT KBS, dengan kapasitas bongkar hingga 1.300 ton per jam (TPH), khusus untuk melayani kargo grain seperti gandum, jagung, dan kedelai.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA
Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data
Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional
Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang
“Sangat Terkesan oleh Pengalaman Bak Menjelajah Dunia Lain,” Aktris Tao Tsuchiya Resmi Ditunjuk sebagai Duta TOKYO LIGHTS 2026; Jajaran Lengkap 12 Karya Light Art Park di bawah Arahan Artistik Kenji Kohashi Diumumkan. Program ini menghadirkan karya terbaru Yoichi Ochiai serta debut perdana GAIA di Jepang; pendaftaran awal untuk area penonton kini dibuka.
Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00

Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:01

Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00

Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00

“Sangat Terkesan oleh Pengalaman Bak Menjelajah Dunia Lain,” Aktris Tao Tsuchiya Resmi Ditunjuk sebagai Duta TOKYO LIGHTS 2026; Jajaran Lengkap 12 Karya Light Art Park di bawah Arahan Artistik Kenji Kohashi Diumumkan. Program ini menghadirkan karya terbaru Yoichi Ochiai serta debut perdana GAIA di Jepang; pendaftaran awal untuk area penonton kini dibuka.

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:00

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Indonesia: Event B2B Software Pertama Terbesar di Indonesia

Berita Terbaru