Mentan Soroti Harga Minyak Goreng, Holding Perkebunan Nusantara Jaga Pasokan dan Harga MinyaKita Selama Ramadhan - Koran Mandalika

Mentan Soroti Harga Minyak Goreng, Holding Perkebunan Nusantara Jaga Pasokan dan Harga MinyaKita Selama Ramadhan

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri, pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjadi prioritas utama.

Merespons tingginya harga minyak goreng rakyat di pasaran yang sempat menembus angka Rp19.000 per liter, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus mengawal ketersediaan pasokan dan harga jual di tingkat distributor agar program stabilisasi harga pemerintah berjalan optimal.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti adanya anomali harga minyak goreng di pasar domestik. Dalam inspeksi mendadaknya di Pasar Kebayoran, Jakarta, beberapa waktu lalu, Mentan menemukan produk MinyaKita dipasarkan jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mentan dengan tegas menyatakan bahwa minyak goreng tidak boleh mahal apalagi langka. Ia menilai kenaikan harga di tengah masyarakat ini sebagai sebuah ironi, mengingat mekanisme supply and demand komoditas sawit global berjalan normal. Terlebih, data Badan Pusat Statistik (BPS) mengonfirmasi posisi strategis Indonesia sebagai produsen terbesar dunia, di mana nilai ekspor CPO dan produk turunannya sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai US$24,42 miliar, meningkat 21,83% dari tahun sebelumnya.

Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian untuk menertibkan rantai distribusi dan mengendalikan harga di tingkat hulu-tengah, PTPN IV PalmCo mengambil langkah yang berkelanjutan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan komitmen perusahaan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga kedaulatan pangan, terutama pada momen krusial pertengahan Ramadhan hingga Lebaran nanti.

Baca Juga :  Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

“Sebagai BUMN yang bergerak di industri perkebunan sawit, kami memiliki tanggung jawab baik moral maupun strategis untuk memastikan masyarakat bisa menjalani ibadah puasa hingga menyambut Idulfitri dengan tenang, tanpa terbebani lonjakan harga minyak goreng. Menindaklanjuti ketegasan Bapak Mentan, kami di PTPN IV PalmCo konsisten menerapkan harga jual yang sangat rasional di tingkat hulu untuk memutus mata rantai anomali harga tersebut,” ujar Jatmiko.

Jatmiko mengungkapkan, PT Industri Nabati Lestari (INL) yang merupakan Anak Perusahaan PTPN IV PalmCo, memproduksi minyak goreng program pemerintah “MinyaKita” dengan harga jual tetap terjaga di angka Rp13.439 per liter.

“Perlu dipahami bahwa harga Rp13.439 per liter ini adalah harga jual kepada customer atau mitra distributor secara B2B (Business to Business), bukan harga jual langsung ke konsumen akhir di pasar. Dengan memberikan margin yang cukup luas di tingkat hulu, kami berharap distributor menyalurkannya ke pedagang eceran dengan harga yang sehat. Tujuannya satu, agar saat tiba di tangan masyarakat, harganya tetap mematuhi HET Rp15.700 per liter sebagaimana instruksi pemerintah,” jelas Jatmiko.

Pacu Kapasitas Produksi Jelang Puncak Konsumsi

Selain memastikan kepatuhan harga di tingkat distributor, PTPN IV PalmCo juga terus memacu produksi harian agar ketersediaan barang di lapangan aman jelang puncak konsumsi Lebaran.

Baca Juga :  Produk Premium Eropah: Pengetahuan Yang Lebih Baik, Pilihan Yang Lebih Baik

Jatmiko memaparkan, pada sektor hulu, produksi Crude Palm Oil (CPO) perusahaan ditargetkan terus meningkat lebih dari 10,5% menjadi sekitar 225.940 ton pada bulan April 2026. Sementara di sektor hilir, PT Industri Nabati Lestari (INL) juga telah menggenjot kapasitas produksinya secara maksimal di pertengahan bulan puasa ini.

Target produksi minyak goreng ritel oleh INL terus dipacu hingga menyentuh angka sekitar 4,2 juta liter pada bulan Maret ini, dan akan kembali ditingkatkan sebesar 7,6% menjadi lebih dari 4,55 juta liter pada bulan April 2026 mendatang.

“Seluruh kapasitas produksi pabrik kami saat ini didedikasikan dan difokuskan penuh untuk MinyaKita. Kami bahkan mengambil kebijakan untuk menunda sementara produksi beberapa merek komersial internal perusahaan. Langkah ini semata-mata agar jalur distribusi dan kapasitas pabrik secara penuh menopang ketersediaan MinyaKita di tengah masyarakat hingga Hari Raya Idulfitri,” tutup Jatmiko.

Melalui kolaborasi antara pengawasan Kementerian Pertanian di lapangan dan komitmen pasokan dari BUMN seperti PTPN IV PalmCo, diharapkan anomali harga minyak goreng tidak lagi terjadi, sehingga masyarakat dapat menjangkau kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan merayakan Lebaran dengan suka cita.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global
BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli
BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus
Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan
Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa
Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani
AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 22:02

Open Pit Mining dan Drone: Cara Survey Tambang Terbuka Lebih Cepat dan Aman

Rabu, 30 September 2026 - 22:02

Membangun Rencana Karier 5 Tahun ke Depan, Mulai dari Tujuan hingga Keuangan

Rabu, 30 September 2026 - 21:02

Digital Twin Konstruksi dengan Drone: Cara Membuat Model 3D Proyek dan Membandingkannya dengan BIM

Rabu, 30 September 2026 - 19:02

Sanct Resmi Meluncur di Indonesia: Sosial Media yang Meminta Penggunanya Memulai dari Lima Orang Terdekat

Rabu, 30 September 2026 - 19:02

PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Bawa Kisah Petani Sukses ke Hadapan Ribuan Mahasiswa

Rabu, 30 September 2026 - 17:02

Tujuh Stasiun Daop 2 Bandung Jadi Simpul Mobilitas Yang Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Jabar

Rabu, 30 September 2026 - 17:02

Tingkatkan Pemahaman Ibadah, BRI Region 6 Bahas Sholat Qashar dalam Pengajian Jumat Rutin

Rabu, 30 September 2026 - 17:02

BRILiaN Culture Festival BO Sunter, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja

Berita Terbaru