Menteri PU: Integritas Adalah Fondasi Utama Pembangunan Infrastruktur Nasional, Tidak Boleh Ada Korupsi di Semua Entitas Pemerintahan - Koran Mandalika

Menteri PU: Integritas Adalah Fondasi Utama Pembangunan Infrastruktur Nasional, Tidak Boleh Ada Korupsi di Semua Entitas Pemerintahan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 09:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Desember 2025 – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa integritas memegang peranan vital dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur nasional. Tanpa adanya integritas yang dibarengi kompetensi, pembangunan infrastruktur tidak akan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan justru berpotensi menimbulkan penyimpangan.

Pernyataan tegas itu disampaikan Menteri Dody saat membuka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Ruang Serbaguna Kementerian PU, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Dalam peringatan yang mengusung tema “Satukan Aksi, Jaga Integritas dan Infrastruktur Bangsa” tersebut, Menteri Dody menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi secara konsisten. Ia menyoroti perlunya pendekatan yang berkelanjutan, khususnya bagi Generasi Muda (Genmud) di lingkungan Kementerian PU.

“Peringatan Hakordia bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dalam membangun kesadaran antikorupsi melalui pendekatan yang relevan dengan anak muda,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Menteri Dody menegaskan komitmen penuh Kementerian PU dalam upaya pencegahan korupsi. Langkah ini sejalan dengan visi besar pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Gema Dongeng Anak di Stasiun Cawang, LRT Jabodebek Meriahkan Hari Anak Nasional 2025

“Perintah Bapak Presiden Prabowo jelas, tidak boleh ada korupsi di semua entitas pemerintahan. Jangan ada yang mencari keuntungan di tengah penderitaan rakyat. Ini adalah bukti nyata bahwa Bapak Presiden Prabowo tidak mentolerir segala bentuk penyelewengan,” tegas Menteri Dody.

Selama hampir delapan dekade, Kementerian PU telah berupaya menghadirkan infrastruktur berkeadilan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat. Saat ini, kementerian mengusung visi dan misi PU608 yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo. Program PU608 bertujuan untuk mendorong pengentasan kemiskinan, memacu pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat ideologi bangsa melalui pembangunan fisik yang berlandaskan integritas.

Dalam kesempatan itu, Menteri Dody juga memberikan pesan khusus kepada Genmud PU. Ia meminta agar integritas dijadikan nilai utama dalam setiap aktivitas pekerjaan, mulai dari hal administratif hingga teknis di lapangan.

“Kementerian PU sudah menjalankan PU608. Saya berharap Genmud PU juga menjalankannya dengan integritas, baik di setiap meja pengadaan, dalam keputusan kecil sehari-hari, maupun di pekerjaan lapangan meskipun berada di bawah tekanan,” pesan Menteri Dody.

Baca Juga :  Integrasi CRM & Omnichannel untuk Layanan Pelanggan Saling Terhubung

Menutup arahannya, Menteri Dody kembali menekankan bahwa integritas adalah kunci kepercayaan publik. Ia menaruh harapan besar kepada generasi muda di kementeriannya untuk menjadi motor penggerak perubahan budaya kerja yang bersih.

“Saya berharap Genmud PU dapat menjadi agen perubahan agar integritas terus tumbuh dan kepercayaan publik semakin meningkat. Saya optimis Genmud PU adalah generasi yang bersih, tegas, berani, dan selalu menempatkan Tuhan di hati masing-masing,” tandas Menteri Dody.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat
OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:02

Godrej Consumer Products Lanjutkan Ekspansi di Indonesia Dengan Meresmikan Pabrik Baru di Kendal

Berita Terbaru