Menteri PU Targetkan 86 Sumur Bor di Daerah Terdampak Bencana Sumatera Rampung Sebelum Ramadan - Koran Mandalika

Menteri PU Targetkan 86 Sumur Bor di Daerah Terdampak Bencana Sumatera Rampung Sebelum Ramadan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Februari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi penyediaan air bersih di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri PU, Dody Hanggodo, menginstruksikan agar pembangunan 86 unit sumur bor di wilayah tersebut dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadan.

Menteri Dody menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan prioritas utama dalam masa pemulihan pascabencana. Instruksi percepatan ini ditujukan langsung kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air dan Ditjen Cipta Karya.

“Targetnya sebelum bulan Ramadan, kita sudah bisa menyelesaikan sumur-sumur bor ini,” tegas Menteri Dody.

Hingga 27 Januari 2026, tercatat sebanyak 86 unit sumur bor tengah dikerjakan di wilayah Sumatera. Pembangunan ini difokuskan untuk memulihkan layanan air bersih pada fasilitas publik dan kawasan hunian terdampak. Lokasi pembangunan tersebar di titik strategis meliputi masjid, pasar, puskesmas, rumah sakit, perkantoran, dan sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaran pembangunan sumur bor meliputi 67 unit di Provinsi Aceh dan 19 unit di Provinsi Sumatera Barat. Sementara itu, penanganan di Provinsi Sumatera Utara difokuskan pada dukungan optimalisasi sistem air minum yang ada.

Terdapat dua jenis sumur yang dibangun oleh Kementerian PU, yakni sumur bor air dalam dan sumur bor dangkal. Keduanya dibangun sesuai fungsi spesifik kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  AnyMind Group menyelesaikan akuisisi perusahaan e-commerce asal Malaysia, Arche Digital

“Kami melakukan beberapa pemboran sumur dalam dan sumur dangkal. Sumur dalam ini adalah untuk sumur-sumur yang lebih dari 80 meter dan berkualitas air premium yang bisa untuk diminum,” ujar Menteri Dody.

“Sedangkan sumur-sumur dangkal dengan kualitas air yang di bawah air minum, namun bisa dipakai untuk mandi dan cuci, dan biasanya digunakan untuk pembersihan lumpur pascabencana,” tambah Menteri Dody.

Secara teknis, sumur bor air dalam dibangun dengan kedalaman rata-rata sekitar 100 meter dan diameter lebih dari 4 inci. Sumur ini dirancang menggunakan metode pemboran teknis yang dilengkapi uji logging dan pumping test untuk mengambil air tanah dari akuifer terkekang maupun semiterkekang, dengan debit air lebih dari 2 liter per detik.

Untuk menjamin keberlanjutan sumber air, penentuan kedalaman sumur didasarkan pada survei geolistrik. Setiap unit juga dilengkapi fasilitas pendukung berupa pompa submersible, rumah tenaga listrik, reservoar atau toren berkapasitas lebih dari 1.000 liter, serta hidran umum.

Terkait kualitas, air dari sumur bor ini telah memenuhi standar parameter utama, yakni pH sekitar 7,1, kadar besi di bawah 1 mg/l, serta tingkat kekeruhan di bawah 1.000 mg/l. Standar ini memastikan air baku aman untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan operasional fasilitas pelayanan publik.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Meriahkan Jateng Fair 2025 dengan Diskon Tiket KA

Mengenai progres konstruksi dari total 86 titik, penyelesaian sumur bor air dalam saat ini telah mencapai sekitar 15%, sedangkan sumur bor dangkal mencatatkan progres yang lebih cepat, yakni mencapai 53%.

Pembangunan infrastruktur ini juga berfungsi sebagai sistem pendukung agar 176 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana dapat kembali berfungsi optimal. Penegasan yang disampaikan Menteri Dody merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam upaya build back better (membangun kembali dengan lebih baik) pada daerah yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PPTJ 2026 Ruang Eksplorasi Pendidikan Global & Membuka Peluang Berkarier Bersama BINUS University
Tiket KA Lebaran 2026 Laris Manis, KAI Daop 2 Bandung Bagikan Tips Berburu Tiket Hari H
BINUS @Medan Dorong Generasi Muda Hadapi Tantangan Pembangunan Berkelanjutan
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Pengiriman Logistik Jelang Ramadan Diprediksi Naik Hingga 30%, Bagaimana Kesiapan Customer Service Anda?
Wakil Menteri UMKM Apresiasi Pemanfaatan Ruang Bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta
Manajemen Modal Selama Ramadan: Cara Bertahan di Market yang Fluktuatif
Kolaborasi Lintas Negara: BINUS @Bandung, BINUS ASO School of Engineering, Faculty of Engineering dan Arizona State University Inisiasi Program EPICS

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:53

PPTJ 2026 Ruang Eksplorasi Pendidikan Global & Membuka Peluang Berkarier Bersama BINUS University

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:23

Tiket KA Lebaran 2026 Laris Manis, KAI Daop 2 Bandung Bagikan Tips Berburu Tiket Hari H

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:40

BINUS @Medan Dorong Generasi Muda Hadapi Tantangan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:14

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:02

Wakil Menteri UMKM Apresiasi Pemanfaatan Ruang Bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:25

Manajemen Modal Selama Ramadan: Cara Bertahan di Market yang Fluktuatif

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:45

Kolaborasi Lintas Negara: BINUS @Bandung, BINUS ASO School of Engineering, Faculty of Engineering dan Arizona State University Inisiasi Program EPICS

Selasa, 10 Februari 2026 - 00:18

Angkutan Lebaran 2026 Kian Dekat, KAI Daop 4 Ingatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Berita Terbaru