Meski Belum Dilantik, Lalu Iqbal Jemput Bola ke Menhub Bahas Beberapa Hal - Koran Mandalika

Meski Belum Dilantik, Lalu Iqbal Jemput Bola ke Menhub Bahas Beberapa Hal

Selasa, 10 Desember 2024 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski Belum Dilantik, Lalu Iqbal Jemput Bola ke Menhub Bahas Beberapa Hal

Koran Mandalika, Jakarta – Meski belum dilantik, Gubernur NTB terpilih Dr HL Muhamad Iqbal mulai jemput bola bertemu Menteri Kabinet Merah Putih. Menteri pertama yang ditemui adalah Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.

Pertemuan dua kawan lama yang berlangsung sembari makan siang. LMI membahas sejumlah isu yang strategis untuk pembangunan NTB antara lain rencana penguatan transportasi publik, khususnya penggunaan bus listrik yang ramah lingkungan, pembangunan pelabuhan penumpang kapal cepat Benoa-Senggigi dan penyelesaian Pelabuhan Penumoang dan Barang di Desa Karumbu, Langgudu, Bima.

“Waktu 5 tahun itu singkat, tidak perlu menunggu dilantik kita mulai kerja,” kata LMI melalui press rilis ke media, Selasa (10/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gubernur itu perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Jadi dari awal memang harus koordinasi dengan Kabinet supaya kerja-kerjanya sejalan dengan visi pimpinan nasional,” sambungnya.

Baca Juga :  Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Terkait bus listrik LMI menyampaikan, jangkauan transportasi publik di NTB masih sangat rendah. Kondisi ini menghambat upaya peningkatan pembangunan pariwisata.

“Karena itu perlu memikirkan alternatif kebijakan untuk mempercepat pengembangan transportasi publik dengan moda yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Untuk mendukung perkembangan pariwisata, sambung LMI, ia membahas dengan Menhub juga membahas rencana pembangunan pelabuhan khusus penumpang kapal cepat yang menghubungkan Senggigi dengan Pelabuhan Benoa di Bali.

Selain untuk menyiapkan alternatif transportasi cepat selain jalur udara Bali-Lombok, juga untuk menghidupkan kembali pariwisata di Senggigi serta Kota Tua Ampenan.

“Pembangunan pelabuhan ini kemungkinan akan menggunakan model kerjasama pemerintah dengan swasta,” ucapnya.

Sementara itu, terkait pelabuhan di Karumbu, Kecamatan Langgudu Kab Bima, saat ini pelabuhan yang dibangun oleh Pemerintah Pusat tersebut belum berfungsi secara optimal. Pelabuhan yang berstatus Pelabuhan Nusantara ini baru dipakai hanya untuk pelabuhan kapal-kapal ikan kecil.

Baca Juga :  Kerja Sama Regional Bali, NTB dan NTT Dipastikan Berjalan Tahun Depan

“Pelabuhan ini nantinya harus dijadikan pelabuhan penumpang dan barang Bima-Sumba menggunakan kapal-kapal ASDP. Optimalisasi ini akan secara signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Bima Selatan,” tandasnya.

Pada kesempatan ini Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan selamat atas terpilihnya LMI sebagai Gubernur NTB 2025-2030. Menhub juga menyampaikan pentingnya optimalisasi infrastruktur transportasi yang sudah ada dan penguatan sumber pembiayaan alternatif untuk pembangunan infrastruktur transportasi baru.

“Banyak sekali infrastruktur transportasi yang sudah dibangun tapi belum optimal pemanfaatannya. Ini akan kita optimalkan. Kita juga akan dorong sumber pembiayaan alternatif untuk pembangunan infrastruktur baru, termasuk pelibatan swasta,” bebernya. (*)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri
Perluas Ekosistem Transaksi Digital, Bank NTB Syariah Dekatkan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Dompu

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:02

Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:02

Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Hasilkan Perbaikan Kesehatan Mulut

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:02

Ruang Rapat Berisik dan Silau: Dua Hal yang Jarang Dihitung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 3,33% per Tahun untuk Pembiayaan Mobil Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

NPF di Bawah Rata-Rata Industri, BRI Finance Konsisten Jaga Kualitas Pembiayaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

Perkuat Literasi Keuangan, BRI Finance Dorong Pembiayaan yang Bertanggung Jawab

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

Mengapa Pemeriksaan Keaslian Menjadi Langkah Penting dalam Gadai Tas Branded?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:02

Profesor Kardiologi University College London (UCL) Inggris: Pencegahan Jadi Kunci Penting Ketahanan Kesehatan

Berita Terbaru