MicroStrategy Jual Saham Sebagian Besar Demi Tambah Kepemilikan Bitcoin - Koran Mandalika

MicroStrategy Jual Saham Sebagian Besar Demi Tambah Kepemilikan Bitcoin

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan perangkat lunak, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, bermaksud menggunakan hasil dari penawaran yang akan datang untuk tujuan korporat umum, termasuk akuisisi Bitcoin dan modal kerja. Penawaran ini, yang akan dipatok harga akhir pekan ini setelah roadshow yang terdiri dari pertemuan satu lawan satu pada hari Selasa dan Rabu, akan membawa tingkat dividen tetap sebesar 10% per tahun. Lembaga keuangan terkemuka, termasuk Morgan Stanley, Barclays Plc, Citigroup Inc., dan Moelis & Co., bertindak sebagai bookrunners untuk penawaran ini, yang tidak akan diberi peringkat.

Penerbitan ini mengikuti pembelian Bitcoin senilai $10,7 juta oleh perusahaan tersebut. Ke depannya, perusahaan berencana untuk menerbitkan hingga $21 miliar saham preferen untuk mengakuisisi lebih banyak aset kripto sebagai bagian dari inisiatif pertumbuhan strategisnya.

Michael Saylor, Ketua Eksekutif MicroStrategy (Nasdaq: MSTR), baru-baru ini membagikan rincian mengenai pembelian Bitcoin (BTC) perusahaan intelijen perangkat lunak tersebut sepanjang tahun 2024. Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Saylor mengungkapkan pencapaian besar perusahaan dalam hal pertumbuhan kepemilikan Bitcoin, serta dampaknya terhadap nilai pemegang saham. Ia menyoroti bagaimana akuisisi Bitcoin yang konsisten sepanjang tahun telah membantu perusahaan memperkuat posisi keuangannya di pasar cryptocurrency.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang tahun 2024, MicroStrategy berhasil membeli total 258.320 BTC, yang bernilai sekitar USD 22,07 miliar, dengan harga rata-rata sekitar USD 85.450 per BTC. Pembelian ini berkontribusi besar terhadap hasil yang signifikan, dengan MicroStrategy mencatatkan Hasil BTC sebesar 74,3%. Perusahaan memulai tahun 2024 dengan 189.150 BTC, dan berkat strategi akuisisi yang agresif, mereka berhasil menambah 140.630 BTC sepanjang tahun, setara dengan 385 BTC per hari. Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus memperbesar portofolio Bitcoin mereka.

Baca Juga :  LRT Jabodebek Dukung Transportasi Modern dengan Sistem Perawatan yang Disiplin dan Terintegrasi

Saylor juga menekankan bahwa langkah-langkah ini berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang bagi pemegang saham MicroStrategy. Dengan strategi pembelian Bitcoin yang konsisten dan terencana, perusahaan berharap dapat meraih keuntungan yang signifikan seiring dengan terus berkembangnya pasar aset kripto. Keputusan untuk menambah kepemilikan Bitcoin ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang perusahaan untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan nilai BTC, yang diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan di masa depan.

Jika dihitung dalam nilai Rupiah, total pembelian Bitcoin yang dilakukan MicroStrategy senilai USD 22,07 miliar setara dengan sekitar Rp 357,7 triliun. Michael Saylor mengungkapkan bahwa dengan harga Bitcoin yang mencapai USD 100.000 per BTC, nilai yang diciptakan untuk pemegang saham pada tahun ini diperkirakan sebesar USD 14,06 miliar atau sekitar Rp 227,9 triliun. Hal ini menunjukkan hasil yang signifikan, dengan pencapaian sekitar USD 38,5 juta atau setara dengan Rp 609,7 miliar per hari. Ini menggambarkan strategi investasi agresif yang terus diterapkan oleh MicroStrategy dalam meningkatkan nilai kepemilikan Bitcoin mereka.

Akuisisi Bitcoin yang terus dilakukan oleh MicroStrategy mencerminkan komitmen perusahaan untuk memanfaatkan potensi besar dari aset digital tersebut sebagai bagian dari strategi pertumbuhannya. Pada 6 Januari 2025, perusahaan mengumumkan pembelian 1.070 BTC seharga USD 101 juta (sekitar Rp 1,6 triliun) dengan harga per BTC sebesar USD 94.004. Ini berhasil menghasilkan BTC Yield sebesar 48,0% pada kuartal IV 2024 dan 74,3% untuk seluruh tahun 2024, yang semakin memperkuat posisi MicroStrategy sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

Baca Juga :  Terima Kasih, 196.613 Penumpang. KAI Daop 8 Surabaya Siap Terus Layani Perjalananmu dengan Nyaman dan Aman

Lebih lanjut, perusahaan ini juga meluncurkan “Rencana 21/21” pada Oktober 2024, sebuah strategi ambisius untuk mengumpulkan dana sebesar USD 42 miliar dalam waktu tiga tahun. Rencana ini mencakup USD 21 miliar yang akan diperoleh melalui penawaran ekuitas dan tambahan USD 21 miliar (sekitar Rp 340,4 triliun) melalui sekuritas pendapatan tetap. Saylor memproyeksikan bahwa nilai Bitcoin dapat mencapai USD 13 juta pada tahun 2045 dalam skenario dasar, dengan estimasi nilai bearish sebesar USD 3 juta dan proyeksi bullish sebesar USD 49 juta per BTC, menandakan potensi besar yang dimiliki oleh Bitcoin sebagai aset investasi jangka panjang.

Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid
KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara
Dari Jalanan Kota ke Ruang Edukasi Keuangan, BRI Finance Berbagi Kepedulian dengan Lady Ojol
Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash
Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos
Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3
Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

Dari Jalanan Kota ke Ruang Edukasi Keuangan, BRI Finance Berbagi Kepedulian dengan Lady Ojol

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:00

Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00

Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026

Berita Terbaru