Mulai 1 Oktober 2026, Balasan WhatsApp Bisnis Jadi Berbayar - Koran Mandalika

Mulai 1 Oktober 2026, Balasan WhatsApp Bisnis Jadi Berbayar

Kamis, 10 September 2026 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Mulai 1 Oktober 2026, cara bisnis membalas pelanggan melalui WhatsApp Business API akan berubah. Balasan kategori service atau non-template di dalam customer service window tidak lagi gratis tanpa batas. Pesan yang dikirim agent manusia, chatbot, maupun AI tetap dihitung sebagai pesan keluar bisnis.

Perubahan ini penting karena biaya komunikasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah pelanggan yang menghubungi, tetapi juga oleh panjang alur dan banyaknya respons. Bisnis yang masih menanyakan data satu per satu atau mengulang jawaban dasar akan merasakan dampaknya lebih besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa yang Berubah pada Biaya Balasan WhatsApp

Pesan yang dikirim pelanggan ke bisnis tetap tidak berbayar. Biaya muncul ketika bisnis mengirim balasan service atau non-template. Karena itu, pembeda utamanya bukan siapa yang mengetik, melainkan apakah ada pesan keluar dari sisi bisnis. Balasan otomatis tetap perlu dihitung bersama balasan agent.

Perubahan tersebut perlu diterjemahkan menjadi aturan operasional. Tim harus mengetahui kapan percakapan dimulai, jenis pesan yang dikirim, dan bagian mana dari alur yang menghasilkan respons berulang tanpa membantu pelanggan maju menuju penyelesaian.

Perubahan juga perlu dibahas lintas fungsi. Marketing memahami sumber percakapan, customer service mengetahui pertanyaan yang paling sering berulang, sales melihat kualitas lead, dan finance membutuhkan proyeksi biaya. Tanpa koordinasi, satu tim dapat mengurangi pesan sementara tim lain menambah follow-up yang tidak terukur.

Baca Juga :  RSUD Tamiang Kembali Beroperasi, Kementerian PU Lanjutkan Pembersihan Lumpur dan Sediakan Air Bersih

Tujuannya bukan mengurangi akses layanan. Satu respons yang langsung menjawab kebutuhan lebih efisien daripada beberapa pesan pendek yang memecah informasi dan membuat pelanggan menunggu lebih lama.

Keringanan yang Masih Bisa Dimanfaatkan

Meta tetap menyediakan kuota 1.000 pesan service gratis setiap bulan untuk setiap akun bisnis. Kuota ini dapat menahan sebagian biaya, terutama bagi bisnis dengan volume rendah. Namun, perusahaan dengan ribuan percakapan tetap perlu mengendalikan jumlah respons setelah kuota habis.

Keringanan lain berlaku pada percakapan yang berasal dari iklan Click-to-WhatsApp. Ketika pelanggan memulai chat dari iklan dan bisnis memberikan respons dalam 24 jam, window gratis 72 jam dapat terbuka sejak balasan pertama bisnis terkirim. Periode tersebut dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan, melakukan kualifikasi, dan menyiapkan tindak lanjut.

Kuota dan window gratis tetap bukan pengganti desain alur. Jika agent masih meminta informasi secara bertahap atau pelanggan harus mengulang konteks, volume pesan akan kembali meningkat setelah masa gratis berakhir.

Siapkan Alur Layanan Sebelum Aturan Berlaku

Sebelum menambah anggaran, bisnis perlu memetakan pertanyaan berulang, jenis kasus yang membutuhkan manusia, serta kanal yang paling sesuai untuk setiap kebutuhan. Langkah ini membentuk kebutuhan terhadap sistem yang menjaga konteks ketika pelanggan berpindah dari satu jalur layanan ke jalur lain.

Baca Juga :  Demi Keselamatan, KAI Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Aktifitas "Ngabuburit" di Jalur KA

Untuk kebutuhan tersebut, bisnis dapat menggunakan WhatsApp Business API Barantum agar percakapan pelanggan dikelola dalam alur yang lebih terukur. Penggunaannya tetap perlu disertai pemetaan jenis pertanyaan, aturan eskalasi, dan pilihan kanal agar setiap respons memiliki fungsi yang jelas.

FAQ atau portal self-service dapat digunakan untuk jawaban yang stabil, Form untuk mengumpulkan data sekaligus, AI untuk pertanyaan umum, dan panggilan untuk kasus yang memerlukan banyak klarifikasi. Ketika pelanggan perlu berpindah kanal, Omnichannel Barantum dapat menyatukan chat dari WhatsApp, Live Chat, media sosial, dan kanal lain dalam satu inbox sehingga konteks tidak terputus.

Tetapkan pula metrik awal seperti rata-rata balasan per percakapan, persentase kasus yang selesai pada kontak pertama, jumlah eskalasi, dan percakapan yang dibuka ulang. Data tersebut dapat ditinjau melalui CRM Barantum agar histori, lead, pipeline, dan tindak lanjut tetap berada dalam satu alur, sekaligus membantu tim menilai apakah efisiensi berasal dari alur yang lebih baik atau sekadar penurunan aktivitas pelanggan.

Penutupnya, persiapan terbaik bukan sekadar mengirim pesan sesedikit mungkin. Tetapkan baseline jumlah percakapan, rata-rata balasan, dan waktu penyelesaian, lalu tinjau hasil setelah satu siklus tagihan. Detail kebijakan tetap perlu dicek melalui dokumentasi resmi Meta sebelum SOP dan proyeksi biaya ditetapkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru