Normalisasi Jalur Pekalongan - Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan - Koran Mandalika

Normalisasi Jalur Pekalongan – Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

Senin, 26 Januari 2026 - 21:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88.

KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88. Hingga Kamis (22/1), jalur tersebut tetap dapat dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas maksimal 40 km/jam dan tidak terdapat pembatalan perjalanan KA.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa proses pemulihan pada petak jalan Pekalongan – Sragi menunjukkan perkembangan positif. Genangan air yang sebelumnya terjadi pada jalur hulu dan hilir telah berhasil ditangani sehingga seluruh perjalanan kereta api kini kembali dapat melintas menggunakan lokomotif dinas masing – masing.

“Pada tahap ini masih diberlakukan pembatasan kecepatan 40 km/jam baik alur hulu maupun hilir, sambil menunggu kecukupan pemadatan balas serta perbaikan geometri rel agar kembali sesuai dengan standar keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.

Dalam penanganan di lapangan, KAI Daop 4 Semarang telah mengerahkan 4 unit Kereta Penolong Jalan Rel (KPJR) serta ratusan tenaga kerja yang bekerja secara intensif selama 24 jam.

Upaya normalisasi dilakukan melalui ecer balas, pengangkatan jalur secara manual, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.

“KAI Daop 4 Semarang juga menargetkan peninggian jalur kereta api hingga 50 cm dari kondisi sebelum terjadinya genangan air guna meningkatkan ketahanan prasarana terhadap potensi genangan air di kemudian hari,” lanjut Luqman.

Baca Juga :  Dari SAIF Shanghai, Garuda Ventrue Gagas Sinergi Baru RI–Tiongkok di Sektor Strategis

Luqman menambahkan bahwa selama proses normalisasi berlangsung, dampak operasional masih berupa kelambatan perjalanan kereta api, namun dalam batas yang sangat terkendali.

“Kelambatan yang terjadi berkisar antara 1 hingga 6 menit, dan terus kami upayakan agar tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.

Meski demikian, KAI Daop 4 tetap berkomitmen melakukan langkah cepat, terukur, dan berkesinambungan demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada para pelanggan untuk tetap memperhatikan informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI. KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan pemantauan intensif hingga kondisi jalur dinyatakan sepenuhnya aman dan dapat kembali dilalui dengan kecepatan normal.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan
Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas
Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa
Akselerasi Inovasi Teknologi Bisnis, Sanggabiz Resmi Terpilih Sebagai Penerima Hibah UGM Startup Grant 2026 Batch II
Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?
Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya
KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:02

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya

Selasa, 22 September 2026 - 15:02

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:58

Teknologi

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:03