OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool - Koran Mandalika

OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool

Jakarta, 06 Oktober 2026 –  OSL Indonesia, perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan, melalui Head of Marketing, Vincent Salaka, mendorong masyarakat terkait pentingnya strategi investasi yang lebih terarah dan berdasarkan pada pemahaman atas risiko investasi masing-masing.

Perkembangan industri aset digital di Indonesia terus membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengenal dan berpartisipasi dalam ekosistem keuangan digital. Namun, seiring dengan semakin luasnya akses terhadap aset digital, investor juga dihadapkan pada tantangan untuk menentukan strategi yang sesuai dengan kebutuhan, profil, dan tujuan masing-masing.

Head of Marketing OSL Indonesia, Vincent Salaka, melihat bahwa salah satu tantangan terbesar dalam berinvestasi bukan hanya memahami pergerakan pasar, tetapi juga memahami diri sendiri sebagai investor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi investor baru dan ingin berinvestasi pada aset kripto, sangat penting untuk selalu melakukan riset terlebih dahulu. Jangan pernah berinvestasi pada aset investasi yang belum dikenal dan belum mengerti sepenuhnya. Kenali dulu aset investasi dan profil risiko masing-masing,” jelas Vincent.

Baca Juga :  TEKNOLOGI SENYAP BERTENAGA! MOTOR LISTRIK TAKTIS "SPRINT" DARI LEN INDUSTRI SIAP TAKLUKKAN MEDAN EKSTREM

Lebih lanjut, pemahaman terhadap aset dan perilaku diri sendiri menjadi bagian penting dalam membangun strategi investasi. Dalam hal ini, pendekatan Dollar-Cost Averaging (DCA) menjadi salah satu strategi yang mengedepankan konsistensi. Dengan investasi yang dilakukan secara terjadwal, investor dapat membangun kebiasaan secara lebih konsisten tanpa harus terus menentukan waktu pembelian secara manual.

Sejalan dengan ini, OSL Indonesia menghadirkan fitur Auto-Invest (DCA) pada platform nya. Fitur yang didesain berdasarkan pendekatan DCA, sehingga dapat membantu investor dengan fokus dan strategi investasi jangka panjang.

Sedangkan, bagi investor dengan kebutuhan dan aktivitas transaksi yang lebih tinggi, OSL Indonesia merilis OSL Elite. Guna menghadirkan pengalaman yang lebih eksklusif dengan benefit dan layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan investor dengan investasi dengan jumlah lebih besar. 

Menurut Vincent, setiap investor memiliki karakter yang berbeda, karena itu, pendekatan investasi juga tidak dapat disamaratakan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari filosofi OSL Indonesia dalam mengembangkan pengalaman pengguna. 

Selain itu, OSL Indonesia juga menghadirkan OSL Launchpool, fitur yang memungkinkan pengguna yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam program alokasi aset kripto tertentu dengan mengalokasikan aset kripto yang dimilikinya selama periode program. Alokasi yang diterima pengguna bergantung pada ketentuan masing-masing program, tidak dijamin, dan nilai aset kripto yang dialokasikan dapat berfluktuasi mengikuti kondisi pasar. OSL Launchpool menjadi fitur launchpool pertama di Indonesia yang dirancang untuk memberdayakan investor dalam mengembangkan portofolionya.

Baca Juga :  Kerjasama Media VRITIMES dengan Waspadaindonesia.com, Detiktimur.com, Indonesiapost.icu, dan Investigasinews24.biz.id

Alih-alih menawarkan satu pendekatan untuk semua, OSL Indonesia berupaya menyediakan berbagai pilihan yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna.

Berdasar pada pilar Global. Compliant. Empowering.OSL Indonesia terus membangun ekosistem aset digital yang dapat mendukung pengguna dalam berbagai tahap perjalanan mereka.

Tentu, bersama dengan ini perlu dipahami bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi. Oleh karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Uji Ketelitian Lewat Puzzle Quiz, LRT Jabodebek Siapkan Merchandise Eksklusif bagi Pemenang
FLOQ Meriahkan Konser YE di GBK, Hadirkan Aktivasi Interaktif Berhadiah Rp17 Juta
deGadai Menjadi Pilihan Utama Layanan Luxury Pawn di Indonesia
Harga Emas (XAUUSD) Hari Ini Berpotensi Pulih Menuju US$4.086
Karya Mahasiswa Fashion BINUS UNIVERSITY Hadir di Hong Kong, Bawa Kreativitas Indonesia ke Panggung Internasional
Melalui Program Jaga Air Bersih untuk Desa, SUCOFINDO Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan di Cirebon
AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis
PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:25

Pembangunan 6 Rumah Ibadah di KEK Mandalika Tanpa APBD, FKUB Loteng Buka-Bukaan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:11

Gebrakan Wabup Nursiah di Rakornas TPAKD 2026: Pasang Badan Buka Akses Modal untuk UMKM dan Petani Loteng!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:49

Suhu Panas dan Debu Mengancam Kesehatan, Ini Imbauan Dinkes Loteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:39

Operasi 2 Hari di Loteng, Satpol PP dan Bea Cukai Garuk 26 Ribu Rokok Ilegal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09

SPAM Cerorong-Danau Biru Dikebut, 15 Ribu Pelanggan Baru Jadi Target

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:26

BPBD Loteng Catat Distribusi Air Bersih Lebih Sedikit Dibanding Tahun Lalu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49

Kemarau 2026, Kekeringan Landa 9 Kecamatan di Lombok Tengah

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:46

DPRD Lombok Tengah Buka Suara Terkait Rencana Rumah Ibadah 6 Agama di KEK Mandalika

Berita Terbaru