Pangkas Waktu Tempuh, Jembatan Gantung Babakan Losari Lor Percepat Perjalanan Warga Cirebon-Brebes - Koran Mandalika

Pangkas Waktu Tempuh, Jembatan Gantung Babakan Losari Lor Percepat Perjalanan Warga Cirebon-Brebes

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon, 20 Agustus 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah membangun jembatan gantung sebagai solusi langsung bagi masyarakat di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kehadiran Jembatan Gantung Babakan Losari Lor kini menjadi urat nadi baru yang mempermudah mobilitas dan aktivitas ekonomi warga di kedua provinsi itu.

Jembatan yang membentang
sepanjang 100 meter di atas Sungai Cisanggarung ini secara konkret
menghubungkan Desa Babakan Losari Lor di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dengan
Desa Babakan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pembangunan infrastruktur
kerakyatan ini secara efektif memangkas jarak dan waktu tempuh warga yang
setiap hari beraktivitas melintasi dua provinsi.

Menteri PU, Dody Hanggodo,
mengatakan bahwa manfaat jembatan ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,
terutama bagi warga dari tiga desa di Brebes yang sebagian besar bekerja di
wilayah Kuningan, Jawa Barat.

“Tadi disampaikan ada 3 desa
yang berada di Brebes dan masyarakatnya rata-rata bekerja di Kuningan. Mereka
harus memutar sekitar 13-15 kilometer kalau bekerja, jadi menurut saya adanya
jembatan gantung ini sangat membantu kelancaran transportasi masyarakat,”
kata Menteri Dody saat meninjau lokasi, Rabu (20/8/2025).

Jembatan Gantung Babakan Losari Lor

Pembangunan jembatan ini sendiri
menelan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp13,8
miliar. Proyek yang dimulai sejak November 2024 dan rampung pada akhir Juni
2025 ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas
di wilayah pedesaan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar
Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, Rina Kumalasari,
menjelaskan bahwa jembatan ini dirancang khusus untuk pejalan kaki, kendaraan
roda dua, dan mobil ambulans dalam kondisi darurat. Menurutnya, jembatan ini
menjadi akses krusial bagi banyak kalangan.

Baca Juga :  Supply Bitcoin Kian Terbatas, Potensi Dampaknya di Masa Depan

“Jembatan ini sangat penting,
karena menjadi akses utama bagi warga yang sehari-hari melintasi perbatasan
provinsi, termasuk anak-anak sekolah dan petani yang mendistribusikan hasil
panen mereka,” ujar Rina.

Manfaat tersebut diamini oleh
Kusnandar, salah seorang warga Desa Babakan. Ia mengucapkan terima kasih karena
jembatan ini memudahkannya mengangkut hasil pertanian ke Pasar Babakan yang
berjarak sekitar 12 kilometer.

“Adanya jembatan ini bisa lebih
cepat tidak harus memutar. Jadi saya sangat berterima kasih sudah dibangun
jembatan ini bisa memudahkan masyarakat,” tutur Kusnandar.

Kedua dari Kiri Jajaran Terdepan, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo

Dengan demikian, pembangunan
Jembatan Gantung Babakan Losari Lor oleh Kementerian PU bukan hanya sekadar
proyek fisik, tetapi sebuah solusi nyata yang menjawab langsung kebutuhan
konektivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di perbatasan Jawa Tengah
dan Jawa Barat.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026
MetScan V1: Pemindai Metana Berbasis Drone dengan TDLAS untuk Industri Migas
BINUS University @Semarang Gelar DIGINEXIA 2026 x Discovery Day, Kenalkan Dunia Perkuliahan Digital Sejak Dini
TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan
10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace
Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:18

Peluang Kuliah Makin Besar, Poltekpar Lombok Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57

The Mandalika Tak Cuma Bikin Pembalap Juara, Kini Giliran Atlet NTB Bersinar

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:56

Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:51

MRS 2026: Gian Muhammad Gibran Rebut Podium Pertama, Pembalap Lokal Unjuk Taji

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:12

20.000 Mangrove untuk Satu Misi: Menjaga Masa Depan The Mandalika

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:09

107 Starter Akan Beradu Kecepatan pada Kejurnas MRS Putaran ke-3

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05

KKN Angkatan 40 UMMAT Edukasi Warga Desa Lepak Timur Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09

Lindungi Anak Sejak Kini, Bupati Pathul: Masa Depan Lombok Tengah Ada di Tangan Mereka

Berita Terbaru