Para Profesional PR & Media Berkumpul: Menakar Masa Depan Industri Inovatif & Edukatif di 2025 - Koran Mandalika

Para Profesional PR & Media Berkumpul: Menakar Masa Depan Industri Inovatif & Edukatif di 2025

Kamis, 6 Maret 2025 - 21:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Profesional PR & Media Berkumpul: Menakar Masa Depan Industri Inovatif & Edukatif di 2025

Industri Public Relations terus mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi dan tren komunikasi. Dalam menghadapi dinamika ini, Vritimes kembali menggelar LINK UP VOL. 8, sebuah forum diskusi dan networking yang mempertemukan para profesional PR, media, serta akademisi untuk membahas strategi dan inovasi dalam industri ini.

Mengusung tema The Future of PR 2025: Transforming Strategies Through Innovative Education, acara ini menyoroti bagaimana pendidikan dan inovasi dapat membantu praktisi PR menghadapi tantangan masa depan.

Pembicara utama dalam acara ini, Sydney Rosalind, Marketing Executive Manager di MAXY Academy, menekankan pentingnya kesiapan adaptasi di tengah perubahan yang cepat.

“Di era digital, PR bukan hanya tentang membangun citra, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat terus beradaptasi dengan perubahan media dan teknologi. Pendidikan yang inovatif menjadi kunci bagi para profesional untuk tetap relevan dan kompetitif di industri ini,” ujar Sydney Rosalind.

Diskusi ini juga mengangkat berbagai tantangan yang dihadapi industri PR saat ini, mulai dari disrupsi media digital hingga perubahan perilaku audiens.

Para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta membangun koneksi dengan sesama profesional dalam suasana yang lebih santai dan interaktif.

Baca Juga :  Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Acara ini akan berlangsung pada 12 Maret 2025, bertempat di kawasan Tegalsari, Surabaya. Dimulai pada pukul 16.00 WIB, peserta akan disambut dengan sesi diskusi panel yang membahas tren industri terbaru, diikuti dengan sesi networking untuk memperluas koneksi profesional.

Sebagai platform yang mendukung pertukaran wawasan dan kolaborasi di industri PR, LINK UP VOL. 8 diharapkan dapat menjadi ajang refleksi dan diskusi yang bermanfaat bagi seluruh peserta. Dengan keterlibatan berbagai pihak dari dunia profesional dan akademik, acara ini menegaskan bahwa masa depan PR terletak pada kemampuan untuk terus belajar dan berinovasi.

Berita Terkait

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek
KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan
Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat
AI Connect Bandung Hadirkan Be The Hustler, Bekali Calon Founder Strategi Menemukan Peluang Bisnis Berbasis AI
ezSign Satukan Tanda Tangan Elektronik dan e-Meterai dalam Satu Aplikasi
Minerba Convex 2026, MIND ID Hadirkan Arti Mineral untuk Kehidupan
Analisis Dupoin Futures: Prospek WTI Dibayangi Harapan Perdamaian AS-Iran
Isi Kuliah Praktisi di USU, Dirut PTPN III (Persero) Bagikan Pengalaman Pembenahan Proses Bisnis

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

GOW Loteng Ajarkan Kader Olah Jajanan Sehat untuk Cegah Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Berita Terbaru