Pelanggan Kereta Panoramic Tumbuh 34%, Menghadirkan Standar Baru dalam Pengalaman Perjalanan Kereta Api - Koran Mandalika

Pelanggan Kereta Panoramic Tumbuh 34%, Menghadirkan Standar Baru dalam Pengalaman Perjalanan Kereta Api

Sabtu, 14 Juni 2025 - 15:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan dalam kinerja layanan Kereta Panoramic sepanjang Januari hingga Mei 2025. Selama lima bulan pertama tahun ini, KA Panoramic telah melayani 48.822 pelanggan, meningkat 34,38% dibandingkan periode yang sama pada 2024 dengan 36.330 pelanggan.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan, peningkatan ini menandakan bahwa masyarakat semakin melihat perjalanan kereta api bukan semata sebagai sarana transportasi, melainkan sebagai bagian dari pengalaman berwisata yang berkesan dan bernilai tambah.

“Melalui Kereta Panoramic, kami menghadirkan cara baru menikmati perjalanan kereta api, di mana penumpang tidak hanya berpindah tujuan, tetapi turut menyaksikan keindahan bentang alam Indonesia secara langsung. Jalur selatan yang KA Panoramic lintasi menawarkan lanskap pegunungan hijau, hamparan sawah, rangkaian jembatan panjang yang melintasi lembah, hingga deretan terowongan yang menjadi ciri khas lintasan ini,” ujar Anne.

Secara khusus, antusiasme pelanggan kian terasa pada periode Mei 2025, di mana jumlah pelanggan mencapai 11.708 orang. Angka ini mencerminkan lonjakan pertumbuhan sebesar 27,34% dibandingkan Mei tahun lalu yang tercatat 9.194 pelanggan, memperlihatkan bagaimana pengalaman visual Kereta Panoramic semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam menikmati perjalanan.

Saat ini, Kereta Panoramic terangkai pada sejumlah perjalanan kereta api strategis yang menghubungkan berbagai destinasi utama di Pulau Jawa, antara lain:

• KA Argo Wilis Panoramic relasi Bandung – Surabaya Gubeng pp

• KA Turangga Panoramic relasi Bandung – Surabaya Gubeng pp

• KA Parahyangan Panoramic relasi Jakarta – Bandung pp

• KA Pangandaran Panoramic relasi Banjar – Gambir pp

• KA Papandayan Panoramic relasi Garut – Gambir pp

• KA Mutiara Timur Panoramic relasi Surabaya Gubeng – Ketapang pp (fakultatif/pada momen-momen tertentu)

Rangkaian layanan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk menikmati keindahan jalur selatan maupun kawasan timur Pulau Jawa, sekaligus memperluas cakupan wisata berbasis kereta api.

Baca Juga :  Bitcoin Koreksi Tajam Ke Angka $76.000, Bittime Ingatkan Pentingnya Kunci Literasi bagi Investor

Kereta Panoramic yang dikelola oleh KAI Wisata dirancang dengan pendekatan inovatif melalui modifikasi sarana eksekutif yang mengutamakan kenyamanan dan estetika visual. Setiap perjalanan menawarkan atmosfer eksklusif dengan konfigurasi kabin berkapasitas 38 kursi yang lapang, panoramic window berdimensi ekstra lebar, serta fitur automatic sunroof yang memperkaya sudut pandang panorama. Selama perjalanan, pelanggan dilayani oleh kru khusus (dedicated train attendant) yang siap memastikan kenyamanan, mulai dari penyajian makanan, ragam pilihan minuman, hingga layanan hiburan seperti pemutaran film. Fasilitas konektivitas melalui akses Wi-Fi gratis turut menambah kenyamanan perjalanan, baik untuk keperluan pribadi maupun profesional.

“Transformasi layanan Kereta Panoramic merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memperluas peran kereta api modern sebagai transportasi yang menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan. Tidak sekadar mobilitas, namun juga menghadirkan pengalaman berkualitas di setiap momen perjalanan,” tutup Anne.

Berita Terkait

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02