Pelindo Multi Terminal Perkuat Transformasi Pelabuhan melalui Terminalisasi - Koran Mandalika

Pelindo Multi Terminal Perkuat Transformasi Pelabuhan melalui Terminalisasi

Minggu, 4 Januari 2026 - 01:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menegaskan komitmen dan konsistensi dalam melakukan standarisasi dan transformasi pelabuhan nonpetikemas yang dikelolanya. Salah satu upayanya melalui terminalisasi untuk meningkatkan kualitas layanan operasional kepada para pengguna jasa.

Terminalisasi merupakan peningkatan kemampuan pengoperasian fasilitas pelabuhan dari fasilitas untuk melayani barang umum (general cargo/multipurpose) menjadi fasilitas yang dioperasikan secara lebih khusus (dedicated) untuk melayani angkutan curah cair, curah kering, kendaraan, atau RoRo (Roll on/Roll off). Upaya ini sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 50 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

“Terminalisasi ini termasuk dalam inisiatif strategis perusahaan yang sangat penting untuk diimplementasikan, khususnya untuk layanan yang membutuhkan keandalan, kecepatan, keamanan, dan kontrol yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan khusus dan menjaga kualitas yang konsisten. Dengan implementasi terminalisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pelabuhan yang juga akan berdampak pada kepercayaan pengguna jasa yang turut meningkat,” terang Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pelindo Multi terminal baru saja menerima Surat Keputusan Pengoperasian Fasilitas Pelabuhan dari fasilitas untuk melayani barang umum menjadi untuk melayani angkutan curah cair di Terminal Curah Cair 3 dan Terminal Curah Kering di Terminal MTP01 di Branch Bumiharjo Bagendang oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai serta Terminal Curah Kering Mooring Bouy Bosowa dan Mooring Bouy Indocement Branch Lembar oleh KSOP Kelas III Lembar pada November lalu.

Hingga saat ini pengembangan terminalisasi di Pelindo Multi Terminal Group telah dilakukan di 44 terminal baik itu untuk terminal curah cair, curah kering, hingga kendaraan yang berada di 14 branch/cabang yakni: Belawan, Dumai, Bengkulu, Pontianak, Panjang, Teluk Bayur, Tanjung Intan, Tanjung Emas, Gresik, Jamrud Nilam Mirah, Lembar, Trisakti, Bumiharjo Bagendang, dan Makassar.

Baca Juga :  KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi terminalisasi ini juga berdampak pada peningkatan produktivitas kinerja operasional, sampai dengan November 2025 tercatat rata-rata peningkatan produktivitas pelabuhan Ton/Ship/Day (T/S/D) sebesar 21,52% yang juga diikuti dengan percepatan waktu sandar kapal (port stay) sebesar 21,28%.

“Melalui implementasi terminalisasi yang merupakan bagian dari transformasi pelabuhan, kami berkomitmen membangun ekosistem layanan pelabuhan yang lebih modern, produktif, dan memberikan nilai tambah. Langkah ini memperkuat peran Pelindo Multi Terminal dalam mendukung konektivitas dan logistik nasional serta menjawab dinamika kebutuhan industri yang terus berkembang,” tutup Arif Rusman Yulianto.

About PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) merupakan Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Universitas Brawijaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Unggulan Cybersecurity Indonesia Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies
Rating Bintang 3 Validasi Komitmen Gokomodo terhadap Agribisnis Berkelanjutan
Pembangunan Huntap Dipercepat, Satgas PRR Pastikan Penyintas Tak Lama di Huntara
Sulit Menabung dengan Target Terlalu Besar? Begini Cara Mengatasinya
Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?
Bittime Perkuat Strategi “Regulatory-First dan User-Centric” di Era Aset Kripto Indonesia Bersama IPB, Stellar, dan Rise In
KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Patuhi Aturan Barang Bawaan
KAI Daop 1 Jakarta Layani Hampir 56 Ribu Pelanggan KA Lokal, Volume Tertinggi Terjadi pada 26 Mei 2026

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:00

Universitas Brawijaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Unggulan Cybersecurity Indonesia Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:00

Rating Bintang 3 Validasi Komitmen Gokomodo terhadap Agribisnis Berkelanjutan

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00

Pembangunan Huntap Dipercepat, Satgas PRR Pastikan Penyintas Tak Lama di Huntara

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00

Sulit Menabung dengan Target Terlalu Besar? Begini Cara Mengatasinya

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:00

Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Patuhi Aturan Barang Bawaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00

KAI Daop 1 Jakarta Layani Hampir 56 Ribu Pelanggan KA Lokal, Volume Tertinggi Terjadi pada 26 Mei 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00

Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

Berita Terbaru