Pengaruh Keputusan FOMC dan Krisis Timur Tengah pada Harga Bitcoin Hari Ini - Koran Mandalika

Pengaruh Keputusan FOMC dan Krisis Timur Tengah pada Harga Bitcoin Hari Ini

Kamis, 1 Agustus 2024 - 14:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin mengalami penurunan drastis hingga di bawah $65K akibat dua faktor utama: keputusan terbaru dari FOMC dan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah.

Peristiwa ini telah mengguncang pasar kripto secara signifikan, mempengaruhi harga dan sentimen investor.

Keputusan FOMC yang Mengguncang Pasar

Bitcoin turun dari sekitar $66,500 menjadi $64,500 setelah konferensi pers Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Powell menyatakan bahwa belum ada keputusan final mengenai penurunan suku bunga pada bulan September, meskipun dia menyebutkan bahwa penurunan suku bunga semakin mendekat. Pernyataan ini menyebabkan volatilitas di pasar kripto, dengan BTC turun lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, tolok ukur pasar kripto yang lebih luas, Indeks CoinDesk 20, turun 0,8% dibandingkan 24 jam yang lalu. Penurunan ini terjadi saat The Fed membiarkan suku bunga acuan tidak berubah, menambah ketidakpastian di pasar.

Baca Juga :  INDONESIA SIAP MENYAMBUT AOFOG CAMPUS 3: FORUM BERGENGSI PAKAR PCOS SE-ASIA OSEANIA

Ketegangan Timur Tengah yang Memicu Kepanikan

Selain keputusan FOMC, ketegangan yang meningkat di Timur Tengah turut berperan dalam penurunan harga BTC. Laporan dari New York Times menyatakan bahwa kepemimpinan Iran memerintahkan serangan balasan terhadap Israel setelah pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran. Berita ini meningkatkan risiko konflik yang lebih luas di wilayah tersebut, menyebabkan kekhawatiran di kalangan investor dan berkontribusi pada aksi jual di pasar kripto.

Image

Menurut Zach Pandl, kepala penelitian di Grayscale, perbedaan kinerja antar kelas aset mungkin disebabkan oleh posisi pedagang sebelum pertemuan Fed. Ekuitas mungkin kurang dimiliki setelah penarikan baru-baru ini, sementara Bitcoin mengalami periode kuat dengan arus masuk yang signifikan. Emas juga menguat setelah periode pelemahan.

Baca Juga :  ROI (Return on Investment): Cara Hitung & Strategi Mendongkrak Laba Bisnis

Gambaran yang lebih besar menunjukkan bahwa kombinasi penurunan suku bunga Fed, fokus bipartisan pada masalah kebijakan kripto, dan prospek pemerintahan Trump yang kedua dapat mendorong pelemahan dolar AS, yang dianggap sangat positif untuk Bitcoin.

Upaya Meningkatkan Peringkat

Dalam jangka panjang, Bitcoin diperkirakan akan menghadapi volatilitas lebih lanjut terkait perkembangan geopolitik dan keputusan kebijakan Federal Reserve. Namun, dengan minat yang terus meningkat dari investor institusional dan retail, serta adopsi yang lebih luas dalam sistem keuangan global, prospek Bitcoin tetap positif.

Investor yang tertarik untuk membeli Bitcoin harus mempertimbangkan untuk mengikuti berita pasar secara teratur dan memanfaatkan penurunan harga sebagai peluang untuk masuk ke pasar. Bagi yang belum familiar, memahami cara beli Bitcoin bisa menjadi langkah awal untuk memulai investasi dalam aset digital ini.

Berita Terkait

Tingkatkan Kolaborasi dan Kesehatan Pekerja, BRI Region 6 Gelar Fun Mini Soccer Bersama BRI BO Kramat Jati
PM India Narendra Modi Akhiri Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Lanjutkan Lawatan ke Australia
Barantum, Solusi Broadcast WhatsApp Resmi untuk Bisnis
Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan
KAI Bandara Layani Lebih dari 2,1 Juta Penumpang di Sumatera Utara Selama Semester I 2026
KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Mobilitas Masyarakat Terus Terjaga
India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam
BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:07

Tingkatkan Kolaborasi dan Kesehatan Pekerja, BRI Region 6 Gelar Fun Mini Soccer Bersama BRI BO Kramat Jati

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:02

PM India Narendra Modi Akhiri Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Lanjutkan Lawatan ke Australia

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:42

Barantum, Solusi Broadcast WhatsApp Resmi untuk Bisnis

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:02

Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:02

KAI Bandara Layani Lebih dari 2,1 Juta Penumpang di Sumatera Utara Selama Semester I 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:02

India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:57

BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:21

Dukung Pertamina Implementasi B50 Nasional, Elnusa Petrofin Gelar Go Live Penyaluran Perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut

Berita Terbaru

Teknologi

Barantum, Solusi Broadcast WhatsApp Resmi untuk Bisnis

Rabu, 8 Jul 2026 - 16:42