bitbybit Bahas Pergeseran Tren 'Mobile-First' ke 'AI-First' di AI Business Summit 2025 - Koran Mandalika

bitbybit Bahas Pergeseran Tren ‘Mobile-First’ ke ‘AI-First’ di AI Business Summit 2025

Jumat, 28 November 2025 - 21:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 25 November 2025 – Pergeseran fundamental dalam interaksi konsumen dan bisnis menjadi fokus utama dalam “AI Business Summit 2025: Shaping The Future of AI-Driven Commerce” yang digelar di Ciputra World 2 Tower, Jakarta, Selasa (18/11). Acara yang diselenggarakan oleh bitbybit ini menghadirkan diskusi teknis mengenai adopsi Artificial Intelligence (AI) untuk efisiensi operasional.

Forum ini menyoroti bahwa fase adopsi teknologi commerce telah bergerak dari era web (2009) dan aplikasi mobile (2015) menuju integrasi AI penuh pada 2025. Dipandu oleh MC Cinthia Karani, diskusi panel menghadirkan Founder bitbybit William Tunggaldjaja, Strategic Partner Meta Eddyman Kharma, dan COO Torch Ivan Kurniawan.

Otomatisasi dan Peran Manusia

Dalam paparan utamanya, William Tunggaldjaja menguraikan data operasional di mana implementasi AI saat ini mampu menangani hingga 80% inquiries (pertanyaan pelanggan) dari awal hingga akhir. Kapabilitas ini mencakup penanganan tugas repetitif seperti pengecekan status pesanan dan stok barang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut William, adopsi AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan posisi manusia, melainkan untuk mengelevasi peran tenaga kerja ke fungsi-fungsi yang membutuhkan sentuhan personal dan kreativitas.

Baca Juga :  Christmas Magic Spectacle: Liburan Akhir Tahun di Hublife!

“AI efektif untuk pekerjaan berulang. Namun, manusia memiliki keunggulan dalam eskalasi masalah dan penyelesaian masalah secara kreatif. Integrasi ini membebaskan manusia dari pekerjaan robotik untuk fokus pada pekerjaan yang membutuhkan empati,” ujar William.

Pendekatan “Power Message” dan Infrastruktur Tanpa Kode

Forum ini juga memperkenalkan konsep teknis “Power Message”. Berbeda dengan sistem chatbot pasif konvensional, model ini dirancang untuk proaktif menginisiasi percakapan dengan pelanggan (“jemput bola”) tanpa menunggu input pengguna.

Teknologi ini didukung oleh infrastruktur AI Studio yang memungkinkan bisnis membangun agen AI tanpa penulisan kode (no-code). Platform ini mencakup pre-built skillset dan pengujian (playground) yang mendukung skenario percakapan dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa asing.

Prasetyo Budi Utomo, Product Manager bitbybit, mendemonstrasikan penerapan teknologi ini melalui studi kasus nibbl.id.

“Agen AI mampu mencatat preferensi rasa pelanggan ke dalam basis data saat interaksi terjadi. Data ini kemudian digunakan untuk segmentasi pasar, sehingga kampanye pemasaran di masa depan dapat ditargetkan secara spesifik berdasarkan profil selera konsumen,” jelas Prasetyo.

Baca Juga :  Transformator Pad Mounted untuk Distribusi Listrik Lebih Handal

Data Nyata Efisiensi Operasional

Efektivitas implementasi AI divalidasi oleh data internal dari jenama lokal, Torch. Ivan Kurniawan mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan penggunaan sistem bitbybit, beban kerja tim layanan pelanggan berkurang signifikan.

“Sebanyak 44% percakapan kini ditangani sepenuhnya oleh AI. Jika manusia bisa melakukan pekerjaan tersebut secara manual, AI dapat mengakselerasinya dengan lebih cepat dan akurat,” ungkap Ivan.

bitbybit menyatakan bahwa solusi ini telah terintegrasi dengan ekosistem e-commerce, termasuk Shopify dan Xendit, untuk mendukung skalabilitas bisnis di pasar Indonesia. Acara ini ditutup dengan sesi networking di mana peserta dapat mengunjungi booth interaktif dari SSDC (Shopify Expert Partner di Indonesia), KiriminAja (platform pengiriman terintegrasi untuk UMKM), Torch, dan nibbl.

About bitbybit
bitbybit adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan solusi AI-driven commerce. Dengan misi melebarkan akses teknologi kecerdasan buatan, bitbybit menyediakan platform AI Agent yang mudah diintegrasikan, multilingual, dan mampu beroperasi 24/7 untuk membantu bisnis meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02