Pengaruh USDT di Pasar Kripto dan Potensinya di Industri Komoditas - Koran Mandalika

Pengaruh USDT di Pasar Kripto dan Potensinya di Industri Komoditas

Rabu, 24 Juli 2024 - 13:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USDT, atau juga dikenal sebagai Tether, adalah salah satu stablecoin terbesar dan paling berpengaruh di dunia kripto. Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai lebih dari $114 miliar, USDT menjadi aset kripto terbesar ketiga di dunia, setelah Bitcoin dan Ethereum.

Sebagai stablecoin yang dipatok pada dolar AS, USDT memiliki peran penting dalam pasar komoditas dan sering digunakan sebagai alat pembayaran lintas negara. USDT telah berkembang menjadi sistem pembayaran global yang banyak digunakan oleh negara-negara yang mengalami inflasi tinggi dan memproduksi bahan mentah. Menurut CEO Tether, Paolo Ardoino, volume perdagangan harian USDT sering kali melebihi volume perdagangan Bitcoin dan Ethereum jika digabungkan. 

Ardoino menambahkan bahwa USDT semakin disukai oleh negara-negara seperti Turki, Argentina, dan Brasil untuk membeli bahan baku seperti kapas dan emas. Penggunaan USDT dalam industri komoditas menunjukkan potensi besar stablecoin ini untuk merevolusi sistem pembayaran global.

Stabilitas USDT di Tengah Persaingan Stablecoin

Meskipun persaingan di pasar stablecoin semakin meningkat dengan hadirnya stablecoin dari perusahaan seperti Circle dan PayPal, USDT tetap menjadi yang terdepan. Ardoino menganggap bahwa meningkatnya persaingan adalah hal positif karena menciptakan pasar yang lebih tangguh dan alternatif yang lebih banyak. Meskipun demikian, Tether tetap optimis dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar karena pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan pengguna.

Image

Pengaruh USDT terhadap Nilai Tukar USDT to IDR

Nilai tukar USDT to IDR dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk volume perdagangan, permintaan, dan stabilitas pasar kripto secara keseluruhan. USDT sering digunakan oleh trader di Indonesia sebagai alat lindung nilai terhadap volatilitas harga mata uang kripto lainnya. Dengan volume perdagangan yang tinggi dan kestabilannya yang dipatok pada dolar AS, USDT menawarkan kepercayaan bagi para pengguna di Indonesia untuk melakukan transaksi dan investasi.

Baca Juga :  Believe Fitness Luncurkan 'Signature Classes' dengan Protokol Performa Global

Keunggulan USDT dalam Industri Kripto

Sebagai stablecoin terbesar, USDT memiliki beberapa keunggulan dibandingkan stablecoin lainnya:

Likuiditas Tinggi: USDT memiliki volume perdagangan harian yang sangat tinggi, membuatnya mudah untuk dibeli dan dijual tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan.

Stabilitas: Dengan dipatok pada dolar AS, USDT menawarkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan mata uang kripto lainnya yang cenderung lebih volatil.

Adopsi Global: USDT digunakan secara luas di berbagai negara dan platform perdagangan kripto, menjadikannya alat pembayaran yang populer di kalangan trader dan investor.

Meskipun memiliki banyak keunggulan, USDT juga menghadapi beberapa tantangan, termasuk regulasi yang semakin ketat dan persaingan dari stablecoin baru. Namun, Ardoino tetap optimis bahwa USDT akan terus memimpin pasar stablecoin karena pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna dan komitmen untuk menyediakan layanan yang andal.

Berita Terkait

Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan
Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek
KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan
Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat
AI Connect Bandung Hadirkan Be The Hustler, Bekali Calon Founder Strategi Menemukan Peluang Bisnis Berbasis AI

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:02

Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto

Rabu, 4 November 2026 - 19:02

Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”

Rabu, 4 November 2026 - 17:02

KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan

Rabu, 4 November 2026 - 16:03

Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 15:02

AI Connect Bandung Hadirkan Be The Hustler, Bekali Calon Founder Strategi Menemukan Peluang Bisnis Berbasis AI

Rabu, 4 November 2026 - 15:02

ezSign Satukan Tanda Tangan Elektronik dan e-Meterai dalam Satu Aplikasi

Berita Terbaru