Startup Indonesia Bina Kids Luncurkan Platform AI Aman & Etis untuk Anak, Raih Pendanaan Strategis dari Hasan VC Singapura - Koran Mandalika

Startup Indonesia Bina Kids Luncurkan Platform AI Aman & Etis untuk Anak, Raih Pendanaan Strategis dari Hasan VC Singapura

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bina Kids secara resmi meluncurkan platform ‘Halal & Ethical AI Parental Guidance’ pertama untuk membantu orang tua mendampingi anak menggunakan kecerdasan buatan/ Artificial Intelligence (AI) secara aman dan sehat. Didirikan oleh Dian Widyahapsari, startup ini juga berhasil mengamankan pendanaan strategis dari modal ventura terkemuka Singapura, Hasan VC.

BATU, INDONESIA, 7 Agustus 2026 – Bina Kids, sebuah platform rintisan (startup) asal Indonesia, baru-baru ini secara resmi meluncurkan platform “Halal & Ethical AI Parental Guidance” pertama yang dirancang khusus untuk membantu orang tua mendampingi anak menggunakan kecerdasan buatan (AI) secara aman, sehat, dan bertanggung jawab. Langkah penting ini diperkuat dengan keberhasilan Bina Kids memperoleh dukungan strategis serta pendanaan dari Hasan VC, sebuah perusahaan modal ventura terkemuka yang berbasis di Singapura dengan fokus pada startup berdampak sosial.

Menjawab Tantangan Pengasuhan Anak di Era AI

Berawal dari perannya sebagai seorang ibu rumah tangga yang mendampingi anak-anak belajar di rumah (homeschooling), Dian Widyahapsari menyadari bahwa hadirnya teknologi kecerdasan buatan membawa peluang besar sekaligus tantangan baru bagi ketahanan keluarga. Dengan latar belakang pendidikan di bidang Psikologi, Dian melihat bahwa anak-anak masa kini tidak hanya membutuhkan akses ke teknologi yang cerdas & didesain sesuai untuk anak, melainkan juga pendampingan yang aman, beretika, dan selaras dengan nilai-nilai keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keyakinan kuat tersebut kemudian melahirkan Bina Kids. Perjalanan inovatif platform ini mendapatkan pengakuan di kancah internasional saat sang pendiri terpilih sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia dalam program Hasan VC Venture Studio di Kelantan, Malaysia, setelah menyisihkan berbagai pelamar dari berbagai negara dalam proses seleksi yang kompetitif.

Baca Juga :  PT Teknologi Raya Sejahtera Jalin Kemitraan Strategis dengan Soundtrack untuk Kebutuhan Musik Komersial di Indonesia

Setelah menyelesaikan program akselerasi lanjutan di Hasan VC Accelerator Cohort 3, Bina Kids terus dikembangkan menjadi sebuah solusi matang yang siap menjawab kebutuhan keluarga digital modern. Pendanaan strategis yang diperoleh dari Hasan VC Singapura kini menjadi pendorong utama bagi Bina Kids untuk memperluas jangkauan layanannya guna menghadirkan ekosistem AI yang aman dan inklusif bagi jutaan keluarga di Indonesia, Asia Tenggara, hingga dunia.

Fitur-Fitur Unggulan Bina Kids

Untuk mewujudkan ekosistem digital yang ramah anak, Bina Kids memadukan solusi kecerdasan buatan dengan kendali pengasuhan dalam satu aplikasi praktis. Beberapa fitur utama yang dihadirkan meliputi:

1. Safe AI for Kids: Layanan chatbot AI interaktif yang memberikan respons aman, mendidik, mengembangkan rasa ingin tahu & kemampuan berpikir kritis, disesuaikan dengan tahapan perkembangan usia anak serta diselaraskan dengan etika dan nilai-nilai Islam.

2. Parental Dashboard: Panel kendali yang memudahkan orang tua untuk melihat secara transparan aktivitas eksplorasi dan proses belajar anak saat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

3. Screen Time Management & App Control: Fitur pengatur waktu layar serta pembatasan akses aplikasi guna membantu anak membentuk pola kebiasaan menggunakan gawai yang lebih sehat.

Baca Juga :  9,9 Juta Gen Z Nganggur, Tapi Gen-Z Di Blacklist dari Interview

4. Offline Activity Rewards: Program apresiasi yang memotivasi anak untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas digital di layar dengan kegiatan positif di dunia nyata.

Komitmen Pengasuhan Digital Berbasis Karakter

Pendiri Bina Kids, Dian Widyahapsari, menekankan pentingnya pengasuhan yang aktif di tengah pesatnya adopsi teknologi saat ini.

“Sebagai seorang ibu, saya percaya bahwa AI bukan sesuatu yang harus ditakuti, tetapi harus didampingi. Anak-anak berhak mendapatkan akses terhadap teknologi yang aman, etis, dan membantu mereka bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab. Melalui Bina Kids, kami ingin memberdayakan setiap orang tua agar dapat mendampingi anak menghadapi era AI dengan percaya diri, tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi fondasi keluarga,” jelas Dian.

Bagi Bina Kids, pengembangan startup ini bukan sekadar mengejar performa bisnis, melainkan sebuah misi jangka panjang untuk menjaga rasa ingin tahu alamiah anak-anak di era modern agar tetap terarah di koridor yang aman, sehat, dan menumbuhkan karakter yang kuat.

Platform Bina Kids saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat luas. Orang tua yang ingin mencoba dan memanfaatkan fitur-fitur pengasuhan digital berbasis AI ini dapat mengunjungi situs web resmi di https://binakids.com atau mengunduh aplikasi secara langsung melalui Google Play Store di tautan Bina Kids on Google Play.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

USDJPY Berpotensi Naik ke 157.503, Dupoin Futures Waspadai Tren Bearish
Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah
XAUUSD Berpotensi Lanjut Turun, Dupoin Futures Soroti Level 4.318
LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun
LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi
Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya
Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:02

USDJPY Berpotensi Naik ke 157.503, Dupoin Futures Waspadai Tren Bearish

Kamis, 17 September 2026 - 12:02

Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah

Kamis, 17 September 2026 - 11:02

XAUUSD Berpotensi Lanjut Turun, Dupoin Futures Soroti Level 4.318

Kamis, 17 September 2026 - 10:02

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun

Kamis, 17 September 2026 - 09:02

Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:02

Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Berita Terbaru