Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek - Koran Mandalika

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mengalami peningkatan signifikan pengguna di Januari 2026, dengan rekor pengguna harian tertinggi pada 22 Januari 2026, berkat keandalan layanan dan integrasi antarmoda yang semakin matang.

Transportasi publik berbasis rel semakin menjadi pilihan utama masyarakat perkotaan. Sepanjang Januari 2026, KAI mencatat 2.714.594 perjalanan pengguna LRT Jabodebek, meningkat 26 persen atau tumbuh 567.735 pengguna LRT Jabodebek dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 2.146.859 pengguna LRT Jabodebek. Lonjakan ini mencerminkan pergeseran nyata pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Peningkatan signifikan tersebut terlihat jelas pada hari kerja, dimana rekor pengguna harian tertinggi tercatat pada Kamis, 22 Januari 2026, dengan 123.276 pengguna LRT Jabodebek dalam satu hari bertepatan dengan aktivitas perkantoran yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek mulai menjadi bagian dari rutinitas harian pekerja perkotaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pertumbuhan ini sebagai sinyal penting bagi pengelolaan transportasi perkotaan ke depan. Hal lain yang turut mendukung pertumbuhan pengguna LRT Jabodebek juga berkorelasi dengan keandalan layanan dan integrasi antarmoda yang semakin matang.

Baca Juga :  5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membuka Rekening Online

“Peningkatan pengguna menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap transportasi massal. Tantangan berikutnya adalah memastikan layanan tetap andal di jam sibuk agar peralihan dari kendaraan pribadi bersifat berkelanjutan, bukan sementara,” ujarnya.

Ketersediaan eskalator, lift, akses ramah disabilitas, serta sistem informasi perjalanan waktu nyata memungkinkan masyarakat merencanakan perjalanan secara lebih pasti, terutama di jam sibuk.

Radhitya menambahkan, penguatan operasional dan kesiapan rangkaian menjadi kunci agar lonjakan pengguna tidak berdampak pada kenyamanan perjalanan, terutama pada koridor dan jam dengan permintaan tinggi di hari kerja. Selain keandalan layanan, KAI juga mendukung dengan berbagai fasilitas penunjang di stasiun dan rangkaian untuk menjaga kenyamanan perjalanan pengguna LRT Jabodebek, terutama di tengah meningkatnya volume.

Fasilitas tersebut meliputi eskalator dan lift untuk memudahkan mobilitas antarperon, charging station, serta water station yang dapat dimanfaatkan secara gratis. Tidak hanya itu, KAI juga menyediakan fasilitas ramah disabilitas, seperti jalur pemandu (guiding block), akses lift prioritas, area khusus pengguna kursi roda, serta ruang dan tempat duduk prioritas bagi lansia, ibu hamil, dan orang tua yang bepergian bersama anak.

Baca Juga :  VRITIMES dan Baruberita.com Jalin Kerja Sama Strategis untuk Distribusi Berita Berkualitas

“Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan agar tetap inklusif dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna,” terangnya.

Dengan volume perjalanan yang mencapai 2,7 juta pengguna dalam satu bulan dan konsentrasi penggunaan yang kuat pada jam kerja, LRT Jabodebek menunjukkan tingkat keandalan yang semakin konsisten sebagai moda transportasi harian. Dukungan layanan yang terukur serta fasilitas yang memadai memberi masyarakat dasar yang jelas untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien, terutama bagi perjalanan rutin di wilayah Jabodetabek.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru