PENTINGNYA KELESTARIAN IKAN LOKAL AIR TAWAR, TIM PENGABDIAN MASYARAKAT AKUAKULTUR FIKKIA GENCARKAN EDUKASI PEMBENIHAN DI SMKN 1 GLAGAH BANYUWANGI - Koran Mandalika

PENTINGNYA KELESTARIAN IKAN LOKAL AIR TAWAR, TIM PENGABDIAN MASYARAKAT AKUAKULTUR FIKKIA GENCARKAN EDUKASI PEMBENIHAN DI SMKN 1 GLAGAH BANYUWANGI

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati perairan yang sangat melimpah. Setiap wilayah memiliki species ikan lokal air tawar dengan karakteristik dan potensi yang beragam. Namun keberadaan ikan tersebut kini kian menurun akibat praktik penangkapan berlebih (overfishing), masuknya species ikan invasif serta degradasi habitat aslinya.

Sebagai upaya pelestarian ikan lokal air tawar di Indonesia, Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Universitas Airlangga mulai mengajak generasi muda untuk terlibat langsung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan workshop mengenai optimalisasi pembenihan ikan lokal air tawar di SMKN 1 Glagah Banyuwangi, Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini melibatkan narasumber sekaligus dosen yang ahli dibidangnya, mahasiswa dan 50 siswa SMKN 1 Glagah Banyuwangi.

Suciyono, S.St.Pi., M.P., Ketua Pelaksana Tim Pengmas menjelaskan bahwa kegiatan transfer pengetahuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam kegiatan pembenihan ikan lokal air tawar sebagai upaya pelestarian sumber daya perairan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ikan lokal air tawar melalui penerapan teknik budidaya dan pembenihan yang tepat. Selain itu, kegiatan ini diharakan dapat mendorong siswa untuk lebih mengenal potensi ikan lokal serta mampu mengamplikasikan pengetahuan pembenihan secara langsung di lingkungan sekolah maupun masyarakat nantinya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Glagah, Suparman, S.T., M.T., menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat bekerja sama dengan instansi terkait khususnya dalam pelestarian dan pengembangan budidaya ikan lokal air tawar di lingkungan sekolah” ungkapnya.

Sesi materi worksop dibuka oleh Farida Mauludia, S.Pi., M.P., M.Sc. Ia mengenalkan berbagai jenis ikan lokal air tawar yang ada di Indonesia dan menekankan pentingnya pelestarian melalui restocking budidaya dan konservasi habitat. “Alasan utama kita perlu membudidayakan ikan lokal air tawar karena populasinya semakin menurun” ujarnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Hapsari Kenconojati, S.Si., M.Si yang membahas manajemen pemeliharaan induk dan larva ikan lokal air tawar berdasarkan aspek nutrisi. Hapsari menjelaskan bahwa nutrisi berperan penting dalam pertumbuhan, reproduksi dan sistem imun ikan. Selain itu manajemen pemberian pakan muali dari frekuensi, proporsi hingga konsistensi menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemeliharaan ikan lokal air tawar.

Pada sesi terakhir, Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si mengangkat topik pembenihan ikan lokal air tawar. Ia menyoroti mengenai keterbatasan stok dan kualitas induk sebagai tantangan utama yang berdampak pada kualitas dan kuantitas benih. Berbagai teknik pembenihan seperti rekasaya genetika, media conditioning serta manipulasi pemijahan juga turut dijelaskan kepada siswa. “Pembenihan merupakan fondasi utama dalam budidaya. Tanpa adanya pembenihan, tidak akan ada pembesaran. Tanpa pembenihan, akuakultur tidak akan berjalan.” Tegasnya.

Baca Juga :  Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

Sebagai bentuk implementasi, tim pengabdian masyarakat juga mengenalkan secara langsung metode pembenihan ikan lokal kepada siswa, mulai dari pemilihan induk, teknik pemijahan, hingga penanganan larva. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam kegiatan budidaya. Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan nyata, tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur FIKKIA Unair turut menyumbangkan beberapa pasang indukan ikan lokal kepada pihak sekolah, diantaranya nilem (Osteochilus haselti), Muraganting (Systomus sp.), Wader Pari (Rasbora argyrotaenia), Ikan Dewa (Neolissochilus soroides), dan Tawes (Puntius javanicus). Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai stok induk untuk kegiatan pembenihan di lingkungan sekolah.

Neolissochilus soroides ) secara simbolis” />

Antusiasme siswa juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas XI APAT 2, Rocella berharap kegiatan serupa dapat Kembali dilaksanakan. “Saya Berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi karena memberikan banyak wawasan mengenai cara pembenihan ikan lokal air tawar yang lebih dalam” ungkapnya.

Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan penurunan populasi ikan lokal khususnya di Banyuwangi dapat teratasi melalui pendekatan edukasi, konservasi, dan pengembangan budidaya yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hadir di ICCA 2026, VRITIMES Tunjukkan Peran Siaran Pers Digital dalam Membangun Kepercayaan Konsumen
OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal
Refleksi Tatler Front & Female Summit 2026: Dwi Andi Rohmatika (Trainer & Founder Sanggabiz) Tegaskan Kemandirian Finansial adalah Kendali Penuh atas Sistem Bisnis
Ultima Markets Rayakan 10 Tahun Pertumbuhan, Koneksi, dan Kesuksesan Bersama di Asia-Pasifik
Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Supplier dan distributor sparepart Komatsu
Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD
Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:02

Hadir di ICCA 2026, VRITIMES Tunjukkan Peran Siaran Pers Digital dalam Membangun Kepercayaan Konsumen

Kamis, 24 September 2026 - 18:02

OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal

Kamis, 24 September 2026 - 18:02

Refleksi Tatler Front & Female Summit 2026: Dwi Andi Rohmatika (Trainer & Founder Sanggabiz) Tegaskan Kemandirian Finansial adalah Kendali Penuh atas Sistem Bisnis

Kamis, 24 September 2026 - 16:02

Ultima Markets Rayakan 10 Tahun Pertumbuhan, Koneksi, dan Kesuksesan Bersama di Asia-Pasifik

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

Kamis, 24 September 2026 - 14:02

Bitcoin Bertahan di Kisaran US$80.000, Bittime: Pasar Kripto Tangguh di Tengah Ketidakpastian CLARITY Act

Berita Terbaru