Perbedaan Antara Market Maker dan Broker dalam Trading - Koran Mandalika

Perbedaan Antara Market Maker dan Broker dalam Trading

Rabu, 10 September 2025 - 15:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam dunia trading, istilah market maker dan broker sering digunakan, tetapi keduanya memiliki peran berbeda dalam ekosistem pasar. Memahami perbedaan di antara keduanya penting bagi trader agar bisa memilih jalur trading yang sesuai dengan strategi dan kebutuhan mereka.

Apa Itu Market Maker?

Market maker adalah pihak yang menyediakan likuiditas di pasar dengan cara selalu siap membeli dan menjual instrumen keuangan pada harga tertentu. Mereka menciptakan pasar dengan menampilkan harga bid (jual) dan ask (beli), sehingga trader selalu memiliki lawan transaksi.

Peran utama market maker adalah memastikan pasar tetap likuid. Namun, karena market maker bertransaksi langsung dengan trader, ada potensi konflik kepentingan—misalnya ketika harga ditentukan untuk keuntungan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Broker?

Berbeda dengan market maker, broker adalah perantara yang menghubungkan trader dengan pasar. Broker meneruskan order trader ke penyedia likuiditas atau bursa. Tugas utama broker adalah memastikan order dieksekusi dengan cepat dan transparan, tanpa intervensi harga.

Baca Juga :  Penyebab Hanya Keluar Flek Coklat dan Belum Kunjung Menstruasi

Broker yang legal biasanya teregulasi oleh otoritas keuangan resmi, sehingga menjamin keamanan dana nasabah. Di Indonesia, broker harus terdaftar di Bappebti dan diawasi oleh lembaga terkait.

Baca Juga: Perbedaan Market Maker dan Broker dalam Trading

Perbedaan Utama Market Maker vs Broker

Market maker menciptakan pasar dengan menyediakan likuiditas, sementara broker hanya menjadi penghubung antara trader dan pasar. Market maker sering mengambil posisi berlawanan dengan trader, sedangkan broker menyalurkan order ke pasar global.

Dari sisi biaya, market maker biasanya menetapkan spread yang lebih lebar karena mereka menanggung risiko harga. Broker cenderung menawarkan spread yang kompetitif dan transparan, terutama pada broker yang menggunakan model ECN (Electronic Communication Network).

Baca Juga :  Audit Pajak PT PMA di Era Pengawasan Berbasis Data

Mana yang Lebih Baik untuk Trader?

Pilihan antara market maker dan broker tergantung pada gaya trading. Trader yang mencari eksekusi cepat dengan biaya rendah cenderung memilih broker teregulasi. Sementara itu, market maker lebih cocok untuk trader pemula yang membutuhkan likuiditas tinggi meski spread sedikit lebih besar.

Mulai Trading di Platform Teregulasi: Register di KVB Sekarang

KVB Indonesia menyediakan layanan trading transparan, aman, dan legal di bawah pengawasan regulator resmi. Dengan akses ke forex, logam mulia, indeks, dan berbagai instrumen global, trader bisa mengembangkan strategi tanpa khawatir soal keamanan dana.

Market maker dan broker memiliki fungsi berbeda, namun keduanya sama-sama penting dalam mendukung likuiditas dan aksesibilitas pasar. Bagi trader, memahami perbedaan ini adalah langkah awal untuk memilih platform trading yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Produk Terkait: Broker Trading – KVB Indonesia

Berita Terkait

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang
Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App
Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI
Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?
10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari
Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Senin, 21 September 2026 - 10:02

10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari

Minggu, 20 September 2026 - 19:02

Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

Minggu, 20 September 2026 - 18:02

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Berita Terbaru