Peresmian Satgas MBG DPP APJI - Koran Mandalika

Peresmian Satgas MBG DPP APJI

Senin, 15 Desember 2025 - 17:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) resmi meluncurkan Satgas MBG APJI sebagai komitmen nyata mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. Peresmian dilakukan di Gedung Nawasena 6, Jakarta Selatan, dengan dipimpin oleh Ketua Umum APJI, Ibu Tashya Megananda Yukki bersama perwakilan BGN, Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Bapak Tigor Pangaribuan.

Tujuan Pembentukan Satgas

APJI, yang menaungi lebih dari 3.000 Pengusaha Jasaboga dan Makanan Minuman di Indonesia, sejauh ini telah mendampingi lebih dari 1.000 dapur penyelenggara Makanan Bergizi Gratis (SPPG) di berbagai daerah. Pembentukan Satgas MBG APJI bertujuan memastikan Program MBG berjalan dengan standar tinggi — dari aspek gizi, kebersihan, hingga manajemen dapur.

Seiring upaya ini, BGN terus mendapatkan apresiasi publik atas keberhasilan MBG — di antaranya dari media massa yang menilai bahwa kehadiran BGN “positif di mata masyarakat” berkat dampak nyata program terhadap gizi dan kualitas hidup penerima manfaat. Pernyataan dari pejabat BGN seperti deputi atau perwakilan lainnya (termasuk sosok seperti “Pak Tigor” dalam laporan media) menunjukkan bahwa lembaga ini berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi seperti APJI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mandat dan Peran Satgas MBG APJI

Sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APJI, Ibu Tashya Megananda Yukki menyampaikan bahwa Satgas MBG APJI dibentuk dengan acuan regulasi (misalnya Perpres dan AD/ART internal), dan memiliki mandat sebagai berikut:

●      Menyusun rencana kerja bersama BGN serta SPPG di berbagai daerah.

Baca Juga :  Tim Cook Kunjungi Apple Developer Academy @BINUS, Perkuat Komitmen Pengembangan Talenta Digital Indonesia

●      Melaksanakan program, termasuk pelatihan hygiene dan food-handling, penerapan HACCP, manajemen dapur, pengendalian mutu makanan, dan edukasi gizi kepada masyarakat.

●      Melakukan monitoring & evaluasi untuk memastikan bahwa distribusi makanan dan penyelenggaraan MBG sesuai standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan.

●      Menyusun laporan rutin kepada BGN untuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.

Satgas juga akan menangani:

●      Pelatihan bagi chef, relawan, dan staf dapur

●      Sertifikasi hygiene & food-safety

●      Pengembangan menu sehat dan bergizi

●      Pemanfaatan bahan lokal dan pangan yang aman

●      Koordinasi dan supervisi langsung terhadap SPPG di lapangan — termasuk di luar anggota APJI bila bekerja sama dengan BGN.

Sinergi APJI – BGN: Dampak Sosial dan Ekonomi

Dengan dukungan dari BGN dan pelaksanaan MBG secara masif, Ibu Tashya menyampaikan, “Program ini tidak hanya berkontribusi terhadap perbaikan gizi dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal.” Menurut publikasi media, MBG telah diakui sebagai salah satu penggerak ekonomi rakyat melalui pemberdayaan dapur penyedia, UMKM pangan lokal, dan distribusi bahan makanan.

“Keberadaan Satgas MBG APJI memperkuat lapisan teknis dan profesional di lapangan, menjaga agar standardisasi, kualitas, dan keamanan pangan tetap terjaga. Dengan demikian, MBG diharapkan bisa berkelanjutan — memberi manfaat jangka panjang bagi gizi, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” ungkap Bu Tashya sebelum menyerahkan mandat kepada Ketua Satgas MBG APJI, Ibu Indah Yuli Sartika.

Pernyataan APJI dan Harapan ke Depan

Ibu Indah Yuli Sartika dalam sambutannya, secara yakin menyatakan, “Satgas ini bukan sekadar struktur organisasi. Ini adalah komitmen kami menjaga kualitas generasi masa depan. APJI siap menjadi mitra strategis pemerintah melalui BGN untuk memastikan Program MBG berjalan aman, higienis, tepat waktu, dan tepat gizi.”

Baca Juga :  Saat Dunia Sibuk, MuslimAi Tetap Mendengar

Sementara itu, perwakilan BGN, Deputi bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, mengatakan, sejauh ini program MBG sudah berjalan dengan baik, sangat membesarkan hati. Bayangkan, ungkapnya, ada negara tertentu yang baru mencapai target program makanan bergizi setelah 11 tahun. Tapi BGN dalam 12 bulan telah memperlihatkan bentuk yang jelas dan pasti. Bahkan kini bergerak ke arah semakin terarah.

Sebelumnya, banyak orang pesimis bahwa program Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan dengan baik mengingat Indonesia bangsa yang besar. Pak Tigor Pangaribuan menyambut baik inisiatif kolaboratif dari sektor swasta dan organisasi profesi seperti APJI. Mereka menegaskan bahwa lembaga semakin mendapat kepercayaan publik, dan kerja sama ini penting untuk menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan MBG.

Dengan terbentuknya Satgas MBG APJI, diharapkan program MBG dapat dijalankan secara konsisten dan profesional di seluruh Indonesia, mendukung target gizi nasional, serta menciptakan dampak positif bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat luas.

Tentang Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia

Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) merupakan organisasi profesi yang menaungi lebih dari 3.000 Pengusaha Jasaboga dan Makanan Minuman di seluruh Indonesia dan memiliki Komite perwakilan APJI di Amsterdam, United Kingdom dan Belanda. APJI juga berkomitmen meningkatkan kompetensi, standar industri pangan, dan mendukung kebijakan nasional melalui kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah
KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi
Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi
Dukung Mobilitas Lebaran, LRT Jabodebek Perkuat Integrasi Antarmoda dan Akses ke Destinasi Wisata
Perubahan Kepemimpinan Iran dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah
BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara
Masih Minta Customer Copy Paste Data di Chat? WA Form Barantum Solusinya
Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:43

LPK ARK Jinzai Solusi Group Targetkan 1.000 Peserta ke Jepang

Senin, 23 Maret 2026 - 14:41

30 Rumah Terdampak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:19

Jelang Lebaran, Gubernur Iqbal Tinjau Sistem Penjualan Tiket dan Fasilitas di Terminal Mandalika

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:23

Pastikan Pasokan Cabai Tercukupi, Pemprov NTB Siapkan Program Penguatan Produksi

Berita Terbaru