Perkuat Daya Saing Pariwisata, SUCOFINDO Sertifikasi Hotel Mercure Kuta - Koran Mandalika

Perkuat Daya Saing Pariwisata, SUCOFINDO Sertifikasi Hotel Mercure Kuta

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT SUCOFINDO (PERSERO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat daya saing industri pariwisata nasional melalui layanan sertifikasi usaha pariwisata berbasis risiko dan sertifikasi hotel berbintang. Peran ini dijalankan PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai lembaga Testing, Inspection, and Certification (TIC) sekaligus Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSUP) terakreditasi yang memastikan standar mutu, keselamatan, serta kepatuhan terhadap regulasi terpenuhi secara konsisten.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerbitan Sertifikat Hotel Berbintang dan Sertifikat Usaha Pariwisata Berbasis Risiko yang diraih oleh Hotel Mercure Kuta. Sertifikat ini diperoleh setelah melalui proses audit dan penilaian komprehensif oleh PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha Berbasis Risiko pada Sektor Pariwisata.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng kepada Manager Hotel Mercure Kuta, Pantri Arini bertempat di Aula Hotel Mercure Kuta, Bali.

Rusdi Palureng menjelaskan bahwa dalam Sertifikasi Hotel Berbintang, PT SUCOFINDO (PERSERO) melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek fasilitas fisik dan sarana prasarana, standar pelayanan, manajemen dan operasional, serta penerapan keselamatan, keamanan, dan kesehatan kerja. Sementara itu, Sertifikasi Usaha Pariwisata Berbasis Risiko menitikberatkan pada kesesuaian tingkat risiko usaha, pemenuhan perizinan berusaha berbasis risiko, penerapan standar usaha pariwisata, serta manajemen risiko operasional guna memastikan kegiatan usaha berjalan secara aman dan berkelanjutan.

“Sertifikasi yang kami lakukan bukan sekadar pemenuhan administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa usaha pariwisata dikelola secara profesional, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Kepatuhan berbasis risiko menjadi fondasi penting untuk menjaga keselamatan tamu, karyawan, serta lingkungan, khususnya di destinasi strategis seperti Kuta,” tegas Rusdi Palureng.

Dari sisi pelaku usaha, Pantri Arini menyampaikan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan hotel dalam menjaga kualitas layanan dan kepercayaan tamu.

“Perolehan Sertifikasi Hotel Berbintang dan Usaha Berbasis Risiko ini menjadi bukti bahwa operasional Hotel Mercure Kuta telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi para tamu, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025

Sebagai mitra pemerintah dan mitra strategis pelaku usaha perhotelan, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mendukung penguatan ekosistem pariwisata nasional melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC). Layanan tersebut meliputi Sertifikasi Usaha Pariwisata, Sertifikasi Halal, Pengujian Kualitas Air dan Lingkungan, Sertifikasi Sistem Manajemen (ISO), hingga Sertifikasi Usaha Pariwisata Berkelanjutan berbasis Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang menilai aspek pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat lokal.

“Melalui layanan sertifikasi yang komprehensif dan independen, SUCOFINDO mendorong terciptanya industri pariwisata yang tertib, berkualitas, dan berdaya saing, sekaligus mendukung citra pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun global,” tutup Rusdi Palureng.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Marianna Resort Luncurkan Paket Escape Lake Toba untuk Liburan Juli di Pulau Samosir
Ingin Punya Tas Branded dengan Harga Lebih Terjangkau? Coba Ikuti Luxury Bag Auction deGaiya Setiap Senin dan Kamis
Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru