Pernyataan Resmi India Terkait Insiden Kekerasan di Pahalgam, Jammu, dan Kashmir - Koran Mandalika

Pernyataan Resmi India Terkait Insiden Kekerasan di Pahalgam, Jammu, dan Kashmir

Rabu, 7 Mei 2025 - 13:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 7 Mei 2025 — Kedutaan Besar India di Jakarta menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kekerasan yang terjadi di wilayah Pahalgam, Jammu, dan Kashmir, pada tanggal 22 April 2025. Dalam peristiwa tragis tersebut, sebanyak 26 warga sipil kehilangan nyawa dalam sebuah serangan yang digambarkan sebagai brutal dan sangat memprihatinkan.

Sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia, Pemerintah India memandang peristiwa ini sebagai pelanggaran serius terhadap keamanan dan kemanusiaan. Segera setelah insiden terjadi, otoritas India melakukan penyelidikan menyeluruh yang melibatkan berbagai lembaga keamanan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, India mengidentifikasi sejumlah bukti yang kredibel, termasuk data teknis, kesaksian para penyintas, dan informasi lain yang dikumpulkan di lapangan. Bukti-bukti ini memberikan indikasi kuat mengenai keterlibatan kelompok-kelompok tertentu yang memiliki hubungan dengan jaringan terorisme lintas batas. Namun demikian, India tetap menekankan pentingnya proses penyelidikan yang hati-hati dan akurat untuk memastikan bahwa setiap tindakan lanjutan didasarkan pada fakta dan tanggung jawab yang jelas.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan nasional dan perlindungan terhadap warga sipil, India mengambil langkah-langkah terbatas dan terukur yang secara spesifik diarahkan kepada lokasi-lokasi yang telah diidentifikasi sebagai kamp pelatihan kelompok bersenjata. Dalam pelaksanaan langkah ini, India memastikan bahwa tidak ada sasaran sipil, ekonomi, atau militer dari negara lain yang terkena dampak. Fokus utama dari tindakan ini adalah pencegahan terhadap potensi ancaman lanjutan dan perlindungan terhadap kehidupan warga.

India juga terus berkomunikasi secara aktif dengan mitra-mitra internasional. Tidak lama setelah insiden terjadi, Penasihat Keamanan Nasional India, Shri Ajit Doval, menjalin kontak langsung dengan Penasihat Keamanan Nasional dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, untuk memberikan penjelasan tentang langkah-langkah yang telah diambil serta menyampaikan komitmen India terhadap transparansi dan kerja sama internasional.

Baca Juga :  Menghadapi Krisis Emisi, Kredit Karbon untuk Bisnis Berkelanjutan

India tetap terbuka terhadap dialog dan penyelesaian damai atas segala bentuk konflik, serta menghormati prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional. Dalam konteks ini, India terus menyerukan kerja sama regional dan global dalam memerangi terorisme dalam segala bentuknya, termasuk dengan meningkatkan pertukaran informasi, koordinasi penegakan hukum, dan penguatan kapasitas pencegahan di kawasan Asia Selatan dan sekitarnya.

Sebagai negara demokratis yang memiliki sejarah panjang dalam menghadapi tantangan keamanan, India menegaskan kembali bahwa setiap respons terhadap aksi kekerasan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan dalam kerangka hukum yang berlaku, baik nasional maupun internasional.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat pernyataan resmi dari Kedutaan Besar India Jakarta di bawah:

https://www.indianembassyjakarta.gov.in/users/assets/pdf/press/press__448847190.pdf

Berita Terkait

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual
KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru