Pertarungan Marvell dan Nvidia: Revolusi Teknologi AI di Depan Mata - Koran Mandalika

Pertarungan Marvell dan Nvidia: Revolusi Teknologi AI di Depan Mata

Kamis, 12 Desember 2024 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai perangkat keras, tidak ada yang bisa mengalahkan hegemoni Nvidia. Nvidia sampai Q2 2024 mengantongi USD $26,1 miliar dari bisnis chip pusat data (data center) AI. Pesaing terdekatnya adalah AMD dan Intel, itupun tidak lebih dari USD $3 miliar. Namun dominasi Nvidia ini bisa saja terganjal mengingat janji mereka untuk merilis chipset Blackwell sudah terkatung-katung dalam 12 bulan terakhir. Hal ini bisa saja mendorong pengembang pusat data AI untuk melirik produk lain.

Marvell Technology yang menawarkan sesuatu untuk mengisi kekosongan tersebut. Marvell Technology didirikan oleh diaspora Indonesia Dr. Sehat Sutarja pada tahun 1995 di California. Marvell Technology menawarkan chipset dengan arsitektur application-specific integrated circuit (ASIC). Konfigurasi ini membuka kesempatan pengguna untuk hyperscale. Arsitektur application-specific integrated circuit (ASIC) ini menggunakan Field-programmable gate arrays (FPGA) yang merupakan inovasi terkini yang bisa diprogram khusus untuk aplikasi teknologi AI secara khusus pula. Dengan fitur ini, arsitektur ASIC dapat mengeksekusi instruksi komputasi AI dengan murah dan efisien.

Nvidia saat ini menitikberatkan pada konfigurasi CUDA pada seluruh iterasi chip GPU. CUDA memiliki platform paralel yang mengeksekusi perintah komputasi secara paralel pula. Arsitektur ini memiliki kelebihan yaitu sifatnya yang general dan serbaguna. Namun keterlambatan dari Nvidia rupanya belum mampu membendung permintaan chipset pusat data AI, sehingga muncul celah bagi Marvell untuk mengisi permintaan chipset AI untuk komputasi khusus untuk keperluan hyperscale.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa produk Marvel dengan arsitektur ASIC sudah beredar di pasaran antara lain Maia-2 yang didesain khusus untuk Microsoft Azure. Selain itu, ada chipset Axion untuk komputasi layanan Google Cloud. Ada juga Trainium dan Inferentia yang secara khusus didesain untuk Amazon Web Services. Ketiga chipset ini memiliki kekhususan masing-masing. Maia-2 misalnya, dikhususkan untuk melatih agen AI dengan workload tinggi, Axion untuk optimasi workload komputasi awan (cloud computing), Trainium digunakan untuk pemodelan machine learning, dan Inferentia melatih efisiensi dan optimasi akselerator AI AWS.

Baca Juga :  Aplikasi "Nama Keren FF dan ML" Dibahas oleh 5 Content Creator Gaming Indonesia dalam Sepekan

Siap Lepas Landas Mulai Q3

Pada kuartal ketiga tahun ini, pendapatan yang berasal dari pusat data AI meroket sampai 98%. Hal ini merambat pada kinerja keuangan Marvell yang meraup USD $1,52 miliar pendapatan di periode tersebut. Angka pendapatan ini naik 7% secara tahunan dan 19% bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Khusus pendapatan dari pusat data, Marvell meraup USD $1,1 miliar atau lebih dari 70% keseluruhan pendapatan.

Pendapatan Marvel ini masih kalah jauh dengan pendapatan Nvidia yang mencapai USD $35 miliar dan Broadcom yang mencapai USD $13 miliar yang sama-sama menggunakan arsitektur ASIC. Di sisi lain, gross margin Marvell masih bertengger di level 60%, kalah dari Nvidia dan Broadcom yang masing-masing memiliki gross margin 75% dan 64%.

Untuk bersaing dengan Nvidia dan Broadcom, Marvell memiliki posisi yang kuat fitur keamanan serta portofolio produk yang beragam yang melayani berbagai end-user, termasuk di dalamnya pusat data, infrastruktur operator, bahkan sektor otomotif.

Komitmen Marvell terhadap penelitian dan pengembangan termasuk tinggi. Marvel setidaknya sudah menganggarkan sekitar $2 miliar untuk mendorong inovasi serta proses yang streamline untuk mendukung efisiensi. Selain itu, Marvell mampu melakukan integrasi teknis antara lain perangkat semikonduktor untuk jaringan dan pemrosesan sinyal yang memang dibutuhkan oleh pusat data. Untuk memperkuat posisinya agar siap tempur dengan Nvidia, Marvel gencar melakukan ekspansi mengingat begitu pesatnya perkembangan teknologi pendorong pasar seperti 5G, cloud dan AI. Keahlian Marvell untuk mengembangkan solusi integratif menghadirkan peluang yang sig

Ekspansi ke Teknologi Baru:

Marvell Technology Inc memiliki posisi yang baik untuk memanfaatkan pertumbuhan teknologi baru seperti 5G, Cloud, dan Kecerdasan Buatan (AI). Keahlian perusahaan dalam mengembangkan solusi untuk area ini menghadirkan peluang signifikan untuk memperluas pangsa pasarnya dan mendorong pertumbuhan pendapatan di masa mendatang. Kemampuan Marvell untuk merancang dan memperkenalkan produk baru di domain ini dapat menjadi landasan bagi keunggulan kompetitif yang kuat.

Baca Juga :  Lima Game Telegram yang Menawarkan Peluang Airdrop Kripto Selain Hamster Kombat

Akuisisi dan Kemitraan Strategis:

Perusahaan memiliki sejarah akuisisi strategis yang telah memperkuat penawaran produk dan jangkauan pasarnya. Penggabungan dan kemitraan di masa mendatang dapat memberi Marvell akses ke teknologi, pasar, dan bakat baru, yang selanjutnya meningkatkan prospek pertumbuhannya. Kemampuan untuk berhasil mengintegrasikan akuisisi ini dan mewujudkan sinergi akan sangat penting untuk memanfaatkan peluang ini. Kemampuan perusahaan untuk mengintegrasikan fungsionalitas pemrosesan sinyal analog, sinyal campuran, dan sinyal digital ke dalam produknya merupakan bukti kecakapan R&D-nya. Arsitektur System-on-a-Chip dan firmware keamanan Marvell merupakan inti dari keunggulan kompetitifnya, yang memungkinkan perusahaan untuk memenuhi tuntutan infrastruktur data yang kompleks.

Pergerakan harga Kedua saham tersebut Marvell dan Nvidia bisa kamu cek di aplikasi Nanovest, selain itu ada juga Aset Kripto dan Emas Digital. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat
OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Berita Terbaru