PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo - Koran Mandalika

PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

Senin, 6 Juli 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026), untuk memulai kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke Indonesia. Setibanya di ibu kota, Modi disambut langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Turut hadir dalam penyambutan di Bandara Halim Perdanakusuma Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk ASEAN Srinivas Gotru, serta Atase Pertahanan India untuk Indonesia, Captain Shiv Kumar.

Kunjungan yang berlangsung pada 6–8 Juli ini menjadi lawatan bilateral pertama Modi ke Indonesia sejak India dan Indonesia meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership) pada 2018. Indonesia juga menjadi pemberhentian pertama dalam rangkaian kunjungan Modi ke tiga negara, yakni Indonesia, Australia, dan Selandia Baru, yang akan berlangsung pada 6–11 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan resmi sebelum keberangkatannya dari India, Modi mengatakan kunjungannya ke Indonesia dilakukan atas undangan Presiden Prabowo dan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat hubungan strategis kedua negara.

Baca Juga :  Baba Rafi Wujudkan Impian Pecinta Kebab dengan 15+ Outlet di Bandung

“Ini merupakan kunjungan bilateral pertama saya setelah India dan Indonesia meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif saat kunjungan saya ke Indonesia pada 2018,” ujar Modi.

Menurut Modi, kunjungan tersebut juga menjadi kelanjutan dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke India pada Januari 2025. Saat itu, Prabowo mendapat kehormatan sebagai Chief Guest (tamu utama) dalam perayaan Republic Day ke-76 pada 26 Januari 2025. Kehormatan tersebut merupakan tradisi diplomatik India yang diberikan kepada pemimpin negara sahabat sebagai simbol eratnya hubungan bilateral dan kemitraan strategis kedua negara.

Modi mengatakan India dan Indonesia memiliki hubungan yang telah terjalin selama berabad-abad melalui ikatan sejarah, peradaban, budaya, dan hubungan antar masyarakat yang kuat.

“India dan Indonesia berbagi ikatan peradaban dan hubungan antarmasyarakat yang erat. Kunjungan saya akan semakin memperdalam seluruh aspek kemitraan multifaset antara kedua negara,” kata Modi.

Selama berada di Indonesia, Modi dijadwalkan menggelar pembicaraan bilateral dengan Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk pertahanan dan keamanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta berbagai isu strategis kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga :  KAI – Kementerian Ekonomi Kreatif – Visinema Kolaborasi Hadirkan Karakter Si Jumbo

Selain agenda kenegaraan, Modi juga akan bertemu dengan diaspora India di Indonesia. Ia bersama Presiden Prabowo dijadwalkan mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta. Menurut Modi, kunjungan ke salah satu situs warisan budaya dunia tersebut menjadi simbol kuat kedekatan hubungan budaya dan peradaban antara India dan Indonesia.

“Saya juga akan berinteraksi dengan diaspora India di Indonesia dan mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta bersama Presiden Prabowo, yang menjadi bukti luar biasa atas kedekatan hubungan budaya kedua negara,” ujar Modi.

Usai menyelesaikan kunjungannya di Indonesia pada 8 Juli, Modi akan melanjutkan lawatan ke Australia atas undangan Perdana Menteri Anthony Albanese sebelum meneruskan perjalanan ke Selandia Baru untuk bertemu Perdana Menteri Christopher Luxon.

Menurut Modi, rangkaian kunjungannya ke Indonesia, Australia, dan Selandia Baru akan semakin memperkuat implementasi Act East Policy, visi MAHASAGAR (Mutual and Holistic Advancement for Security and Growth Across Regions), sekaligus mempertegas komitmen India terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, inklusif, dan sejahtera.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi
Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan
Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028
BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan
Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah
Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya
100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:02

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Selasa, 15 September 2026 - 11:20

Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan

Selasa, 15 September 2026 - 11:19

Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 15 September 2026 - 10:02

Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

Berita Terbaru

Teknologi

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:02