POGI tegaskan komitmen terhadap etika dan perlindungan pasien usai dugaan pelanggaran anggota - Koran Mandalika

POGI tegaskan komitmen terhadap etika dan perlindungan pasien usai dugaan pelanggaran anggota

Kamis, 17 April 2025 - 19:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan pelanggaran etik dan tindakan pelecehan seksual oleh seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi berinisial MSF, sebagaimana ramai diberitakan di media sosial.

Peristiwa tersebut tidak hanya mencoreng nama individu yang bersangkutan, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi dokter serta merusak marwah organisasi POGI yang selama ini dijaga dengan penuh integritas. Menanggapi hal ini, POGI secara resmi menyatakan sikap dan komitmen organisasi terhadap etika profesi serta perlindungan pasien, khususnya perempuan, dalam seluruh praktik pelayanan kesehatan.

Jakarta, 15 April 2025 – Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan pelanggaran etik dan tindakan pelecehan seksual oleh seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi berinisial MSF, sebagaimana ramai diberitakan di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut tidak hanya mencoreng nama individu yang bersangkutan, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi dokter serta merusak marwah organisasi POGI yang selama ini dijaga dengan penuh integritas. Menanggapi hal ini, POGI secara resmi menyatakan sikap dan komitmen organisasi terhadap etika profesi serta perlindungan pasien, khususnya perempuan, dalam seluruh praktik pelayanan kesehatan.

Pengurus Pusat POGI

Prof. Dr. dr. Yudi M. Hidayat, Sp.OG., Subsp. Onk, DMAS, M.Kes., selaku Ketua Umum POGI, menyatakan, “Kami tidak mentoleransi pelanggaran terhadap martabat pasien dan akan menindaklanjuti kasus ini dengan penuh keseriusan serta mendukung proses hukum yang berlaku.”

Baca Juga :  BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Surat tersebut bernomor 055/Int-Ketum/IV/25 yang ditandatangani oleh Prof. Dr. dr. Yudi M. Hidayat, Sp.OG., Subsp. Onk, DMAS, M.Kes. selaku Ketua Umum POGI, dan Dr. dr. Surahman Hakim, Sp.OG., Subsp. Urogin Re., MPH selaku Sekretaris Jenderal POGI.

Berikut adalah isi lengkap pernyataan sikap resmi Pengurus Pusat POGI:

PERNYATAAN SIKAP PENGURUS PUSAT PERKUMPULAN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI INDONESIA

Dengan ini, kami, Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), menyatakan komitmen serta sikap tegas kami terhadap segala bentuk pelecehan seksual yang mungkin terjadi dalam praktik pelayanan kesehatan kepada pasien perempuan.

Kami berpegang pada nilai-nilai etika profesi yang dijunjung tinggi dalam Buku Pedoman Etik dan Profesionalisme Obstetri dan Ginekologi di Indonesia, serta mengedepankan rasa hormat dan perlindungan terhadap hak-hak perempuan.

Kami menggarisbawahi bahwa:

1. ⁠Keselamatan Pasien adalah Prioritas Utama

Setiap anggota POGI harus mengutamakan keselamatan pasien dalam setiap tindakan medis, sebagaimana tertuang dalam Pasal 5 Pedoman Etik. Hal ini mencakup perlindungan dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual, yang dapat merugikan pasien dan mencederai kepercayaan mereka.

2. ⁠Prinsip Profesional dan Etika

Anggota POGI wajib mematuhi Kode Etik Kedokteran Indonesia dan pedoman etik POGI. Setiap dokter spesialis obstetri dan ginekologi berkomitmen untuk menjalankan praktik medis dengan penuh integritas, menjaga martabat pasien, serta memberikan pelayanan yang berkualitas tanpa diskriminasi atau perlakuan merendahkan.

3. Sikap terhadap Pasien Perempuan

Sikap dan perilaku dokter terhadap pasien perempuan harus didasari oleh penghormatan dan empati. Dalam setiap interaksi, kami meyakini bahwa pendekatan humanistik merupakan hal yang penting, memastikan bahwa pasien merasa aman, dihargai, dan diperlakukan dengan baik.

Baca Juga :  Liburan di Winter Glitters PIK Avenue, Bisa Ice Skating dan Belanja Sepuasnya

4. Lingkungan yang Aman dan Nyaman bagi Pasien

Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dalam setiap ruang praktik. Ruangan pelayanan harus menjaga privasi dan kerahasiaan pasien, dan pendampingan oleh tenaga kesehatan yang sesuai akan selalu dilakukan.

5. Tindakan Tegas terhadap Pelanggaran

Kami akan menindaklanjuti setiap laporan pelecehan seksual dengan serius dan disiplin, sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam pedoman etik. POGI tidak akan menoleransi pelanggaran terhadap etika profesi dan akan memberikan sanksi tegas kepada pelanggar. POGI mendukung proses hukum terhadap pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

6. Pendidikan dan Advokasi

Sejalan dengan kewajiban memajukan pendidikan kedokteran (Bab XIV), kami berkomitmen untuk terus mendidik anggota tentang pentingnya menjaga etika dan hak asasi perempuan dalam pelayanan kesehatan. Kami percaya bahwa dengan pengetahuan yang tepat, setiap anggota dapat berkontribusi untuk mencegah dan melawan pelecehan seksual.

7. Penghormatan Terhadap Hak Pasien

Dalam menjalankan tugas, kami akan selalu menghargai harkat dan martabat setiap perempuan, serta memperjuangkan hak-hak mereka atas pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas, sesuai dengan tujuan POGI sebagai advokat kesehatan reproduksi.

Kami percaya bahwa dengan komitmen yang kuat dan tindakan nyata dari setiap anggota POGI, kita dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat bagi semua perempuan yang mencari pelayanan kesehatan.

Surat dapat diakses melalui https://s.id/PernyataanPOGI 

Dikutip dari: https://www.pogi.or.id/r/138/pernyataan-sikap-pogi-atas-dugaan-pelanggaran-etik-oleh-oknum-dokter-spesialis-obstetri-dan-ginekologi 

Image

Berita Terkait

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional
DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL
Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah
Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan
HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom
Tiga Hari Penuh Keseruan dan Kolaborasi, MUKERNAS TDA 9.0 Ajak Pengusaha Bertumbuh Bersama
Tren Streaming Multiplatform Makin Ramai, Ini yang Perlu Diperhatikan Streamer
KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02

DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02

Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

Tren Streaming Multiplatform Makin Ramai, Ini yang Perlu Diperhatikan Streamer

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030

Berita Terbaru