Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok - Koran Mandalika

Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok

Jumat, 21 Juni 2024 - 15:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghentikan kebiasaan merokok tidaklah mudah bagi perokok dewasa. Meski begitu, ada berbagai upaya yang bisa dioptimalkan perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO) akan memaparkan tentang pemanfaatan produk tembakau alternatif yang terbukti secara kajian ilmiah lebih rendah risiko daripada rokok.

Menghentikan kebiasaan
merokok tidaklah mudah bagi perokok dewasa. Meski begitu, ada berbagai upaya
yang bisa dioptimalkan perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. Masyarakat
Sadar Risiko Indonesia (MASINDO) akan memaparkan tentang pemanfaatan produk
tembakau alternatif yang terbukti secara kajian ilmiah lebih rendah risiko
daripada rokok.

Produk tembakau
alternatif menerapkan prinsip tobacco
harm reduction
, yakni pendekatan pengurangan dampak buruk akibat konsumsi
tembakau melalui penggunaan produk yang lebih rendah risiko. Pasalnya, sebagian
produk tembakau alternatif melalui proses pemanasan, bukan proses pembakaran,
yang terbukti secara signifikan mengurangi senyawa kimia berbahaya dan
berpotensi berbahaya. Artinya, produk tersebut mengeliminasi TAR (asap rokok)
yang bersifat karsinogenik. Karsinogen adalah zat yang dapat memicu pertumbuhan
sel kanker.

Pada prinsipnya, produk
tembakau alternatif merupakan inovasi lebih rendah risiko guna mendukung
perbaikan kualitas hidup masyarakat, khususnya perokok dewasa. Adapun
jenis-jenis produk tembakau alternatif antara lain rokok elektronik (vape),
produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

1.      
Rokok
Elektronik (Vape)

Rokok
elektronik (vape) adalah salah satu produk tembakau alternatif yang paling
populer di masyarakat. Cara mengonsumsinya melalui hisapan cairan hasil
sulingan tembakau yang sebelumnya dipanaskan, untuk menghasilkan penyerapan.
Tidak ada proses pembakaran yang menimbulkan zat berbahaya seperti TAR. Produk
ini hanya menghasilkan aerosol (uap air).

2.      
Produk
Tembakau yang Dipanaskan (Heated Tobacco
Product
)

Pada
produk tembakau yang dipanaskan, tembakau asli dipanaskan menggunakan perangkat
elektronik pada suhu terkontrol agar  proses pembakaran tidak akan terjadi. Ada
berbagai kajian ilmiah dari dalam dan luar negeri yang membuktikan produk
tembakau yang dipanaskan memiliki risiko lebih rendah daripada rokok. Proses
pemanasan pada penggunaan produk ini dapat mengurangi hingga 95% paparan
terhadap zat kimia berbahaya dan berpotensi berbahaya.

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara

3.      
Kantong
Nikotin

Kantong
nikotin atau snus adalah produk tembakau tanpa asap yang digunakan dengan cara
menempelkan produk pada gusi bagian atas. Populer di Swedia, kantong nikotin
telah dimanfaatkan sejak lama di negara tersebut untuk mengurangi angka
perokok. Untuk itu, kantong nikotin memiliki potensi dalam membantu perokok
dewasa beralih dari kebiasaan merokok.

Produk tembakau
alternatif masih memungkinkan penggunanya merasakan efek nikotin. Dengan
demikian, perokok dewasa yang beralih dari kebiasaan merokok bisa menghindari
gejala putus nikotin. Meski profil risikonya lebih rendah dibandingkan rokok,
produk tembakau alternatif tidak ditujukan untuk anak-anak, ibu hamil, maupun
non-perokok untuk memulai merokok. Produk ini ditargetkan untuk perokok dewasa
untuk beralih dari kebiasaan merokok.

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan
JTT Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Hadapi Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih 2026
Rupiah Berhasil Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Bittime Permudah Akses Diversifikasi Portofolio dengan IDR Swap Zero Fees
PTPP Dukung Asta Cita Pemerintah melalui Pembangunan Sekolah Garuda Belitung Timur
Kenapa Cavalier King Charles Spaniel Jadi Salah Satu Doggy Favorit Pecinta Hewan
Gaji Rp3 Juta Masih Bisa Nabung? Begini Cara Mengaturnya
KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus
Lintasarta Dorong Keamanan Siber sebagai Strategi Inti Ketahanan Perbankan di Era Digital melalui CxO Forum 2026

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:00

JTT Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Hadapi Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:00

Rupiah Berhasil Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Bittime Permudah Akses Diversifikasi Portofolio dengan IDR Swap Zero Fees

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:00

PTPP Dukung Asta Cita Pemerintah melalui Pembangunan Sekolah Garuda Belitung Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:00

Kenapa Cavalier King Charles Spaniel Jadi Salah Satu Doggy Favorit Pecinta Hewan

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00

KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:00

Lintasarta Dorong Keamanan Siber sebagai Strategi Inti Ketahanan Perbankan di Era Digital melalui CxO Forum 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:00

Tokocrypto Raih 5 Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru